Istri Kecil Di Keluarga Mafia

Istri Kecil Di Keluarga Mafia
Chapter22 Sebenarnya tidak seindah yang terlihat


__ADS_3

"Apa kau sudah menyerah dengan cita-citamu?" Tanya YuuGi


"Bukannya menyerah tapi nikmati yang sudah ada dulu. Hal yang sudah ada ngapain di cari lagi? Iya toh mending dipakai dulu kalau habis baru di cari lagi" Jawabku. Ayahku setuju dengan apa yang aku katakan, tapi YuuGi masih tidak mengerti


",Intinya gini, aku tidak mau kejadian dulu yang menimpaku terulang lagi di kehidupan anak-anakku nanti. Karena ayah sibuk mengejar uang, keluarganya sampai terlupakan. Kalau aku sekarang lebih baik memilih keluarga lebih dulu daripada uang, iya kan yah?" Jelasku


"Benar sekali! Anakku memang pintar!" pujinya


....


Pagi hari telah usai digantikan oleh siang yang sangat panas. Ayah masih berada di rumah ini dan daritadi belum dapat keluar, aku tak tau sampai kapan ayah akan disini. Dia menikmati rumah ini dengan baik, pagi-pagi bangun joging habis itu mandi, sarapan, nonton TV, tidur dan bersantai.


Aku senang melihat ayah bersantai seperti ini di rumah menantunya, biasanya dia sangat sibuk bekerja bahkan rela tidak makan demi mengejar sebuah kerjaan di organisasi. Sekarang giliran YuuGi yang sangat sibuk di Hotel kaderal Dellamorta. Jadwalnya sangat sibuk, tapi aku tenang di rumah karena ada ayah yang menemani.


Baru kali ini aku menghabiskan hari-hari ku bersama dengan ayah, seperti sedang kencan! Tapi ditengah keasyikan nonton drama bersama ayah, ayah tiba-tiba mematikan TV dan bertanya padaku dengan wajah yang serius.


"Apa YuuGi sering meninggalkanmu seperti ini? Apa dia perduli padamu dan tidak pernah menyakiti mu kan?" Tanyanya, Aku terkesiap dan terdiam sesaat. Kemudian aku tersenyum canggung dengan pertanyaan nya ayah yang begitu mendadak


"A-apa? Ngga kok, YuuGi sangat sayang padaku, dia juga sangat perduli denganku apalagi saat aku sakit dia yang merawatku dengan baik." Jelasku

__ADS_1


"Apa benar begitu? Apa kau serius dengan kata-kata mu? Kau tidak sedang menutupi sesuatu kan? Katakan dengan jujur! Ayah sangat merasa bersalah karena sudah membuatmu menderita seperti ini" Bujuk ayahku, sambil membelai rambutku.


Padahal aku ingin menutupi semuanya tapi ternyata aku tidak bisa menutupi nya lagi. Sudah berkali-kali aku tersakiti, mirip cerita di Indosiar sih tapi ini memang benar demikian.


Aku menceritakan semuanya ke ayah, ayah menyimak dengan serius tanpa memotong pembicaraan ku. Aku menceritakan seluruh detailnya tanpa ada yang terkecuali.


Aku menceritakan tentang YuuGi akhir-akhir ini. Memang di bulan kemarin dia sudah berubah dari yang sebelumnya, sifatnya yang jarang pulang sudah mulai berkurang, sekarang dia sudah sering pulang. Dadi dulunya tidak pernah peduli, sekarang sudah mulai perduli denganku.


Dia bahkan sering membelikan beberapa hadiah yang mewah untukku di saat hari hari tertentu atau di saat dia ingin memberikannya. Tapi ternyata semua itu palsu saat aku tidak sengaja melihatnya di depan Mal.


YuuGi turun dari mobil bersama dengan wanita cantik di sampingnya, tadinya aku berfikir positif siapa tau wanita itu adalah rekan kerjanya YuuGi di perusahaan. Tapi melihat kemesraan mereka berdua aku jadi berubah pikiran, berubah menjadi kecurigaan dan rasa cemburu yang tidak bisa ku tutupi. (Nasib punya suami ganteng kaya raya)


Tapi tidak cuma sekali dua kali aku melihatnya dengan wanita yang sama, aku sampai mencari tahu soal wanita itu lewat bantuan departemen informasi di organisasi. Tapi identitas wanita itu dijaga ketat, sepertinya mereka mengetahuinya tapi tidak mau memberitahu ku mungkin itu perintah dari seseorang.


Melihat sikap YuuGi di rumah tidak kasar seperti dulu lagi, aku jadi mulai menerima semuanya. Aku pasrah mau suami selingkuh atau gimana aku tidak mau perduli sekarang. Toh dari awal YuuGi tidak pernah mengucapkan "aku mencintaimu" padaku. Pernikahan beda umur ini murni hanya sebuah perjodohan, tidak melibatkan perasaan sama sekali.


Jadi mulai saat itu aku pura-pura tidak melihat apapun dan tetap bersikap seperti biasanya. Bersandiwara di depan orang dengan menjadi pasangan suami istri idaman yang tidak pernah bertengkar dan terlihat tanpa ada masalah sedikit pun. Bahkan pak kepala pelayan dan pak koki tidak mengetahui hal ini, hanya aku yang tau aku inginnya begitu. Tapi sepertinya orang selain aku juga sudah mulai mengetahuinya.


Bahkan sudah lebih dari puluhan kali dalam 3 bulan ini aku melihat YuuGi bersama wanita itu. Aku lebih memilih diam daripada menanyakan nya langsung ke YuuGi. Aku hanya ingin kedamaian aku tidak mau ada pertikaian lagi seperti dulu, lebih baik berpura-pura untuk selamanya.

__ADS_1


Tapi aku tidak memberi tahu soal itu kepada ayah, yang aku beli tau hanya tentang awal pernikahan sampai sikap YuuGi yang mulai berubah. Untuk kelanjutannya lebih baik untuk di pendam saja untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan.


"Jadi gitu ayah ceritanya, aku senang banget karena YuuGi sudah mulai perhatian denganku. Begitu juga denganku, aku tidak mau jadi istri yang mengecewakan suaminya. Aku belajar banyak dari pak kepala pelayan dan pak koki disini, aku sangat berterimakasih pada mereka" Jelasku.


Ayah yang mendengar hal itu ikut senang dan sepertinya tidak ada yang dia khawatirkan lagi. Ayah juga mulai mengajakku bekerja dengannya lagi seperti dulu yang pernah aku lakukan. Aku merasa sangat senang dengan ajakan itu, aku langsung menerimanya karena di bulan ini aku sedang liburan. Jadi untuk mengisi waktuku lebih baik aku bekerja daripada memikirkan hal konyol seperti perselingkuhan yang tidak akan ada ujungnya.


....


Keesokan harinya seperti biasa YuuGi pergi pagi-pagi sekali, alasannya selalu sibuk urusan kerjaan. Tapi aku tidak perduli lagi, karena hari ini aku akan mulai bekerja dengan ayah. Aku bahkan tidak mengatakannya dengan YuuGi karena aku juga sudah ada rencana untuk membalas dendam dengan YuuGi.


Sesampainya di bangunan bawah semua staff disana termasuk si semut menyambut ku dengan baik. Karena sudah hampir 2 tahun aku tidak pernah datang ke sini lagi. Mereka bilang kalau mereka sangat merindukan ku, dan berencana untuk minum bersama malam nanti.Dengan senang hati aku menerima tawaran mereka.


Di malam harinya, aku kumpul-kumpul dengan mereka untuk acara minum minum di sebuah tempat makan yang menyediakan ruang untuk minum arak lokal.


"Silahkan Tuan Putriku, mati bersulang atas kehadiran Tuan Putri hamster lagi!" Yooo


"Cheerrss!" Teriak semuanya serempak, sebenarnya aku tidak bisa minum tapi aku melakukannya.


"Apa-apaan ini? Apa kalian cuma menyambutku hanya dengan sebotol arak rendahan ini? Bukannya gaji kalian besar ya? masa cuma arak?" Kataku memanas manasin mereka. Akhirnya mereka jadi beli bir kualitas tinggi dengan harga yang ngga main-main.

__ADS_1


Aku hanya menyemangati mereka, bahkan mereka tidak sadar jika aku sama sekali tidak meminum minuman mereka, karena aku adalah peminum pemula yang bahkan tidak bisa menahan alkohol satu gelas. Dan juga mabukku sangat buruk, hanya YuuGi yang tau jika aku mabuk itu bagaimana.


__ADS_2