Istri Kedua Yang Istimewa

Istri Kedua Yang Istimewa
Ijab Qobul


__ADS_3

seminggu sudah berlalu Eli Dan Raka tak sabar menanti kan hari esok karena hari esok adalah hari yang sudah mereka tunggu - tunggu sejak lama , yaitu hari di mana hubungan mereka akan di sakral kan akan di sah kan di mata agama dan di mata negara . kedua insan ini sejak kemarin sudah di pingit dan tidak diperbolehkan untuk bertemu hal itu membuat Raja sangat tersiksa namun ada hal yang membuat Raka tenang yaitu hari pernikahan nya besok.


" udah sana tidur nak , tidak usah gugup gitu berdoa saja agar acara besok berjalan dengan lancar tanpa halangan suatu apapun", ucap ibu Eli yang melihat kegugupan dari wajah Eli walau bukan hal pertama bagi Eli namun hal ini cukup menguras kegelisahan bagi Eli .


" iyha Bu aku masuk kamar dulu", jawab Eli berpamitan


semua anggota keluarga Eli akan menghadiri pernikahan nya besok dan sekarang Tante - Tante dan om Eli sudah berada di rumah Eli , mereka pulang dengan Raka yang membeli kan tiket untuk pulang pergi niat Raka agar bisa lebih akrab dengan keluarga Eli dan membuat Eli senang karena semua keluarganya berkumpul


" apa tidak masalah mbak jika menjadi istri kedua ?" tanya om Eli yang merasa gelisah akan status Eli ke depan nya


" nggak papa kok tenang aja , istri pertama Raka orang yang sangat tahu agama mbak yakin mereka tak kan merasa iri satu sama lain", jawab ibu Eli walau ia juga merasa kan kegelisahan yang sama


" kenapa mau di madu ya mbak , padahal mereka sama - sama dari keluarga kaya raya sedangkan keluarga kit keluarga yang sederhana?", tanya Tante Eli yang tinggal di seberang provinsi ke arah timur dari provinsi tempat Eli tinggal


" Karena Raka dan Kiran sudah menikah lama namun tak kunjung di beri momongan dan hasil pemeriksaan terakhir menyatakan jika Kiran mandul", jelas ibu Eli lagi


" ya semoga saja hidup Eli setelah ini menjadi lebih baik dan pernikahan nya sakinah mawadah warohmah", doa om Eli


" aamiin", jawab semua yang ada di sana secara serentak


###


pagi pun tiba Eli sejak pukul 4 sudah berada di gedung super mewah untuk merias diri , di temani anak dari kakak ibu Eli yang umur nya sebaya dengan nya , karena Raka akan tiba pukul 6 untuk langsung ijab qobul , MUA termahal sudah Raka siap kan untuk merias diri Eli menjadi sesempurna mungkin , gaun indah mahal nan mewah yang sudah mereka beli jauh - jauh hari sebelum nya siap membalut tubuh berisi Eli untuk melangsungkan acara istimewa nya hari ini .


" kamu sangat cantik Eli", puji kakak sepupu Eli yang menemaninya


" namanya juga di rias mbak , udah nggak usah di puji terus nanti aku terbang melayang malah nggak jadi ijab qobul", ucap Eli sambil terkekeh bukan hanya kakak Eli saja yang mengagumi kecantikan Eli tapi anggota MUA laki - laki yang ada di sana pun sampai melongo melihat penampilan Eli saat ini .

__ADS_1


setelah selesai dengan riasan di wajah nya Eli berjalan pelan keluar dari ruangan itu untuk menuju ruangan yang sudah di sulap sedemikian indah dan megah nya untuk melangsungkan ijab qobul dengan Raka , semua anggota keluarga baik dari keluarga Raka maupun keluarga Eli sudah berkumpul dan bersiap di posisi masing - masing . setelah Eli mendudukkan pantat nya di kursi samping Raka dengan rasa deg - degan penghulu dan Raka pun berjabat tangan , ijab qobul pun segera berlangsung


" saya terima nikah dan kawin nya Eli binti Yuni Santosa Tamrin dengan mas kawin sebuah rumah , mobil serta perhiasan seberat 100 gram senilai satu milyar rupiah di bayar tunai", jawab Raka dengan satu tarikan nafas .


" bagaimana para saksi?", tanya penghulu dengan tatapan yang ia tujukan khusus untuk Kiran para saksi pun menjawab


" sah ", dengan sangat lantang Kiran juga mengucapkan nya .


bacaan tahmid dan doa pun menutup acara ijab qobul Raka dan Eli resmi sudah mereka menjadi sepasang suami istri setelah melewati berbagai halangan dan rintangan dalam hubungan kini mereka telah mencapai puncak dalam hubungan nya . Eli menyalami punggung tangan Raka dan mencium nya serta di ikuti Raka yang mencium kening Eli .


kedua mempelai ini terlihat sangat cocok dan serasi membuat banyak orang yang kagum dan juga iri karena banyak tamu undangan yang menghadiri acara ini , Raka dan Eli bangkit dari duduk nya dan berjalan pelan untuk sungkem kepada para orang tua juga pada Kiran .


" maaf kan segala kesalahan ku ya Bu , disini aku sekarang dengan sangat sadar meminta doa serta restu ibu untuk memberkahi pernikahan ku", ucap Eli kepada ibu nya


" tanpa kamu meminta maaf pun ibu sudah lapang dada memaafkan nya nak , ibu juga selalu merestui apa yang sudah menjadi keputusan mu semoga ini pernikahan terakhir bagi kalian berdua", jawab ibu Eli sambil menangis terharu karena putri nya yang dulu tersia - siakan sekarang mendapat jodoh yang sangat pengertian juga kaya raya .


" ibu harap kalian bisa hidup dengan damai selamanya jangan ada perceraian untuk Eli lagi jika ada masalah langsung selesaikan kamu kepala rumah tangga jadi kamu harus benar - benar bisa membina rumah tangga mu dengan bijak dan tetap selalu berkepala dingin", jawab ibu Eli menasihati dan di angguki oleh Raka sambil bergeser ke hadapan om Eli .


" terima kasih om telah bersedia menggantikan posisi ayah jika Eli boleh jujur Eli juga sangat ingin posisi ini di isi oleh ayah tapi keadaan memang tak selalu sesuai dengan keinginan kita , maaf kan Eli jika banyak salah dengan om", ucap Eli sambil memeluk sang om dengan genangan air mata


" aku tau apa yang kamu rasakan nak , jangan lagi pikirkan tentang masa lalu om yakin pilihan mu saat ini tepat dan bisa membuat mu bahagia , om sudah memaafkan segala kesalahan mu karena kamu tak mempunyai salah dengan om", jawab om Eli , Eli pun berdiri dan di gantikan Raka


" terima kasih om karena sudah mau kita repotkan aku meminta restu dari om semoga pernikahan ku dengan Eli langgeng sampai kit menutup usia", doa Raka sambil meminta doa restu kepada om Eli


" tidak ada yang kalian repotkan disini Jagan sungkan - sungkan lagi untuk itu karena kamu satu keluarga dan doa om sekeluarga selalu merestui kalian om hanya ingin berpesan jaga Eli baik - baik dia wanita yang sangat sempurna jangan sakiti hati nya karena dalam hidupnya sudah sangat banyak merasakan sakit", jawab om Eli menepuk pelan pundak Raka .


bergantian dengan sungkem kepada orang tua Raka , Eli berjongkok di hadapan bunda Raka

__ADS_1


" terima kasih sudah merestui pernikahan Eli dan mas Raka bunda , maaf kan Eli jika semua ini salah namun kami sangat berharap doa terbaik dari bunda", ucap Eli sambil menjabat dan mencium punggung tangan bunda Raka


" sudah seharusnya bunda melakukan nya nak , kami juga mendoakan yang terbaik buat kalian", jawab ibu Raka yang sudah tak bisa berkata - kata karena terharu


" maaf kan Raka bunda jika Raka memaksakan kehendak ini tapi Raka berharap bunda menerima Eli sama seperti Kiran ", ucap Raka saat menghadap sang bunda


" itu pasti sayang , bunda harap tak ada lagi pernikahan lagi setelah ini , jaga dan sayangi keduanya karena mereka kunci kebahagiaan mu", nasihat bunda Raka sambil memeluk anak semata wayang nya


" dengan sadar Eli meminta restu kepada ayah doakan pernikahan Eli dan mas Raka ini menjadi pernikahan yang sakinah mawadah warohmah", ucap Eli kepada ayah Raka


" ayah tak menyangka jika kalian benar - benar sampai di detik ini nak semoga hal baik selalu bersama kalian", jawab ayah Raka kepada Eli


" terima kasih ayah sudah mempercayai ku untuk menikah lagi dengan Eli Raka berjanji akan bertanggung jawab dengan keduanya ", ucap Raka bergantian menyalami punggung tangan sang ayah saat Eli sudah beranjak


" ayah harap kamu selalu ingat kata - kata ayah untuk selalu adil dengan kedua nya nak , kamu seorang laki - laki yang harus bisa di pegang ucapan nya", jawab ayah Raka


selanjutnya Raka dan Eli berjalan kearah Kiran duduk , Raka duduk di hadapan Kiran dengan menetes kan air mata nya


" maaf kan mas yang sudah menduakan kesetiaan cinta mu kepada mas , mas harap kamu bisa menerima Eli sebagai madumu dengan lapang dada", ucap Raka memeluk tubuh Kiran dengan deraian air mata pada keduanya


" Aku dengan ikhlas akan menerima semua ini mas asal itu bisa membuatmu bahagia aku juga bahagia ", jawab Kiran kemudian setelah perasaan nya sedikit lega


" mbak terimakasih untuk semua pengorbanan mu untuk hubungan ku dan mas Raka hingga bisa sampai saat ini , aku minta maaf jika ini melukai hati mu namun aku juga tak bisa untuk menolak nya maka dari itu aku meminta dengan sangat keikhlasan mu untuk membagi mas Raka dengan ku", ucap Eli yang tak kalah linangan air mata nya di pipi


" aku ikhlas untuk semua ini Eli aku harap kamu bisa memberi hal yang tidak bisa ku beri untuk mas Raka", Jawab Kiran sambil berpelukan sangat erat dengan Eli .


hari ini haru tanda bahagia menyelimuti acara sakral untuk Eli dan Raka tak ada halangan yang membuat acara ini berantakan hingga semua merasa lega karena Eli dan Raka akhirnya sah menjadi sepasang suami istri di mata agama maupun negara .

__ADS_1


__ADS_2