
Hai! Di sini Author mau ngasih visual tokoh.
Baik! Mari kita mulai 😄
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
1. ARABELLA DE CARLOS
-Putri kandung / pewaris sah Vincent De Carlos.
-Mempunyai 1 adik tiri dan ibu tiri
-Tewas di tangan tunangan, ibu, dan adik tirinya.
-Umur: 19 tahun
-Status: Istri 'kontrak' Duke
2. VINCENT DE CARLOS
[Jujur, nyari visual buat Marquess susahnya minta ampun :) ]
-Ayah kandung Arabella
-Istrinya meninggal dunia setelah 1 bulan melahirkan Arabella.
-Menikah kembali dengan Jane karena tidak ingin melihat Arabella kesepian namun... Ia malah tewas di tangan Jane
-Umur: 48 tahun
3. JANE DE CARLOS
-Ibu tiri Arabella
-Istri kedua Marquess namun tidak pernah di sentuh oleh Marquess
-Otak di balik pembunuhan yang terjadi pada Arabella dan Marquess
-Dulunya adalah pelac*r di sebuah desa terpencil (Namun, para bangsawan tidak ada yang mengetahui hal ini)
-umur: 40 tahun
4. AIRA DE CARLOS
-Adik tiri Arabella
-Orang yang merebut tunangan Arabella
-Selalu merasa bahwa dirinya lebih cantik dari siapapun dan sombong
__ADS_1
-Umur: 17 tahun
4. GLEN DE BROWN
-Tunangan Arabella
-Otaknya koslet kali ya? Soalnya lebih milih si Aira 😌
-Anak dari Viscount Brown
-Umur: 20 tahun
5. THEO KNIGHT DE TRYON
-Saat ini menjabat sebagai suami 'kontrak' Arabella
-Membutuhkan PIN Kekaisaran agar bisa menjadi Grand Duke dan mendapatkan wilayah yang di inginkan
-Umur:21 tahun
6.ALISTER DE FLORES
-Keponakan Theo yang berasal dari keluarga Cabang
-Terobsesi untuk menjadi seperti Theo
-Umur: 17 tahun
7. NANA (PELAYAN PRIBADI ARABELLA)
-Sangat setia kepada Nonanya
-Satu-satunya orang yang berpihak pada Arabella di kehidupan sebelumnya.
-Umur: 18 tahun
8. VIOLET DE FLEUR
-Fans berat Arabella
-Orang yang Sangat memusuhi Aira+akan mempermalukan Aira (Perkiraan 2 eps lagi)
-Anak dari Count Fleur
-Umur: 18 tahun
9. ANASTASIUS ALGER DE OCTAVIA(PANGERAN KEDUA)
__ADS_1
-Tergila-gila kepada Arabella
-Play boy
-Berusaha untuk memisahkan Arabella dan Duke namun usahanya gagal
-Umur: 20 tahun
Untuk kaisar nanti aja ya 😌 Author belum nemu Visual yang pas buat dia.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Istri kontrak Duke [12]...
...----------------...
Arabella menatap datar Aira, dia saat ini benar-benar marah. Karena gaun pemberian Duke malah jadi rusak seperti ini.
GREP
Arabella meraih tangan Aira dan menggenggamnya erat, Aira meringis kesakitan namun Arabella tak mengubrisnya.
"Hei, jika ingin bersikap bodoh lakukanlah di depan Glen! Aku yakin dia pasti tidak akan mengatakan apapun dan malah memujimu" Arabella menghempas Aira dan menyuruh pengawalnya untuk menunjukkan jalan keluar pada Aira dengan kata lain Arabella mengusir Aira keluar secara tidak langsung.
Aira sangat marah, ia benar-benar tidak Terima di perlakukan buruk seperti ini! Aira berjalan keluar dan pergi meninggalkan Arabella seorang diri, di saat Aira hendak kembali dia tidak sengaja berpapasan dengan Alister, Aira langsung jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Alister. Alister melempar senyumnya kemudian pergi menuju tempat Arabella berada.
Aira tidak dapat mengalihkan pandangannya dari Alister dan tanpa ia sadari Aira malah menabrak sebuah pilar yang berada di dalam kediaman itu. Alih-alih sadar akan kesalahannya Aira malah memarahi pilar tersebut layaknya orang gila. Pelayan yang menyaksikan hal ini juga mulai membicarakan Aira, mereka benar-benar tidak mengira bahwa ternyata adik dari Arabella telah Kehilangan akal sehatnya.
"Dia memang sudah seperti itu sejak dulu, jadi... Jangan terlalu di pikirkan" Arabella melipat tangan di dada dia benar-benar tidak mengira bahwa ternyata Aira lebih gila dari perkiraannya. Para pelayan menganggukan kepala kemudian kembali sibuk dengan urusan masing-masing. Setelah puas melihat kebodohan Aira, Arabella kemudian memutuskan untuk kembali ke kamarnya.
Malam hari
Duke masuk ke dalam kamar dan mengunci pintunya, ia masuk dengan menggunakan baju yang terbuka di bagian dada dan berjalan menuju ranjang. Di atas ranjang Arabella sedang tertidur lelap dengan memakai pakaian yang tipis, Arabella sebelumnya tidak tahu bahwa Duke akan tidur di kamar malam ini. Karena sudah 3 hari terakhir Duke tidur di ruang kerjanya karena pekerjaan.
Duke menarik selimut dan berbaring di ranjang sembari memeluk Arabella, di karenakan pakaian yang di pakai oleh Arabella tipis dan baju milik Duke yang terbuka di bagian dada kini mereka bisa merasakan bahwa kulit mereka rasanya seperti saling bersentuhan. Duke merasakan ada sesuatu yang lembut dan kenyal yang menempel pada dadanya. Sedangkan Arabella merasakan ada sesuatu yang menonjol dan besar yang menusuknya dari bawah sana.
Karena perasaan yang tidak enak Arabella akhirnya memutuskan untuk membuka matanya dan berapa terkejutnya ia saat mengetahui bahwa duke sudah berbaring di sisinya dengan pakaian yang sedikit terbuka. Dengan cepat Arabella melepaskan diri dan hendak berdiri namun.. Pergerakannya kurang cepat karena Duke telah lebih dulu menyeret Arabella dan memasukkan Arabella di pelukannya.
Bruk
Tak mau kalah dengan Duke Arabella menarik Duke dan kini posisi Arabella berada di atas Duke. Tanpa basa-basi Arabella langsung mencium Duke dan membuka pakaian Duke. Duke sedikit terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Arabella. Arabella kemudian mengangkat dagu Duke dan menatapnya.
"Kali ini biarkan aku yang berkuasa, kau hanya cukup berada di bawah dan memperhatikanku saja! Aku tidak akan pernah memaafkan dirimu jika kau memikirkan hal lain saat aku sedang memuaskanmu dengan tubuhku" Arabella memasukkan pusaka milik Duke ke dalam miliknya dan ini membuat tubuhnya bergetar menahan sakit dan mendes4h kenikmatan.
Duke hanya melihat semua gerakan yang di lakukan oleh Arabella. Ia tidak pernah mengira bahwa Arabella akan melakukan ini. 40 menit sudah berlalu namun.. Duke belum sampai ke puncaknya, sedangkan Arabella sudah mulai merasa kelelahan.
"Apa ini? Baru 40 menit dan kau sudah kelelahan?" Duke tersenyum dan mengejek Arabella.
"Huh! Sebenarnya--Hah~ Kapan dirimu Ah~ Akan sampai puncak?" Arabella kini benar-benar sudah tidak kuat, dia sudah beberapa kali pelepasan sedangkan Duke?! Dari tadi belum mencapai puncaknya!! Padahal waktu malam pertama Duke mencapai puncaknya pada menit ke 20 namun sekarang malah lebih lama.
"Obat itu manjur juga"
BRUK
Duke menarik Arabella dan menindih Arabella, Duke mulai memaju mundurkan pinggulnya.
__ADS_1
"Hm... Bagaimana aku harus menjawabnya ya? Mungkin karena belakangan ini aku menjaga pola makanku?" Duke tersenyum, namun... Tentu saja pernyataan ini sama sekali tidak membuat Arabella percaya pada Duke. Arabella sangat yakin bahwa belakangan ini Duke pasti telah melakukan sesuatu!
"Anda tidak mencoba melakukannya dengan wanita lain kan?" Duke begitu terkejut dengan apa yang di katakan Arabella. Namun... Tak berselang lama Duke malah tertawa dengan begitu kencang, lantas hal ini membuat Arabella sangat kebingungan.