
Kaisar benar-benar gelisah ia takut Arabella menyebarkan rahasianya dan hal itu di ketahui oleh kuil surgawi. Jika sampai hal itu terjadi bisa-bisa ia akan kehilangan posisinya sebagai Kaisar dan di jatuhi hukuman mati! Dan dia benar-benar tidak mau hal itu sampai terjadi. Saat Kaisar sedang di landa kegelisahan tiba-tiba saja angin bertiup kencang dan kabut mulai menutupi ruangannya, saat kabut berangsur menghilang terlihatlah seorang wanita dengan tatapan mata yang tajam dan tegas serta wajah yang cantik rupawan.
Wanita tersebut berjalan mendekat ke arah Kaisar, karena panik Kaisar berjalan mundur dan menabrak tembok. Setelah mengetahui tidak ada jalan lain Kaisar menghunus pedangnya dan mengarahkan pedang tersebut ke leher wanita itu. Bukannya takut wanita tersebut malah tersenyum dan memegang ujung pedang.
"Haha! Lucu sekali, kau ingin membunuhku menggunakan pedang yang jelek ini?" Wanita itu tertawa dan mengalirkan energinya ke pedang tersebut Krak... pedang tersebut hancur seketika menjadi beberapa bagian dan hal ini semakin membuat Kaisar ketakutan, ia sangat takut bahwa wanita yang saat ini berdiri di hadapannya adalah seorang pembunuh bayaran yang di kirim oleh negara musuh untuk menghabisinya. Sangking takutnya kaisar kemudian menutup matanya di saat itu tangan wanita itu terulur dan meminta berjabat tangan.
Kaisar menjadi kebingungan namun.. Pada akhirnya Kaisar juga mengulurkan tangannya dan mereka pun berjabat tangan. Wanita itu menyeringai, dan menyalurkan energinya Bzzt.... Aliran listrik mengalir dari tangan kaisar sampai ke kepalanya dan ini menyebabkan sakit kepala yang luar biasa.
"ARGH" Jeritan kaisar terdengar begitu keras dan jelas, dengan cepat kaisar menarik tangannya dan memegang kepalanya dia benar-benar kesakitan dan mual entah apa yang sebenarnya wanita itu lakukan tapi kini Kaisar benar-benar waspada keadaan wanita tersebut. Kaisar menatap wanita itu dengan tatapan heran sekaligus takut.
"Jangan takut, kita berada di pihak yang sama Baginda" Wanita itu tersenyum dan memandang remeh Kaisar dia benar-benar tidak menduga bahwa Kaisar ternyata adalah orang yang penakut seperti ini!
"Jika memang benar kita berada di pihak yang sama lalu mengapa dirimu menyetrumku?" Kaisar mengangkat sebelah alisnya dia benar-benar bingung dan heran dengan tingkah dan perilaku wanita itu. Wanita itu menyeringai dan berjalan mendekati Kaisar, melihat wanita itu maju Kaisar refleks berjalan mundur.
__ADS_1
"Perkenalkan nama saya Lilith, saya dan anda berada di pihak yang sama" Lilith merubah penampilannya yang sebelumnya rupawan menjadi begitu mengerikan, giginya bertaring tajam dan panjang, kuku tangannya menjadi sangat panjang dengan ujung yang runcing, matanya berubah menjadi merah menyala dan telinga yang memanjang. Ah.... Itu benar-benar mengerikan!
Kaisar gemetar ketakutan rupanya yang ada di hadapannya saat ini adalah Iblis tingkat Tinggi!!
"K-Kau-!! Mundur, j-jangan mendekat!" Kaisar benar-benar ketakutan ia takut bahwa nyawanya akan melayang jika ia mendekat atau bekerja sama dengan Lilith. Lilith tersenyum dan kembali mengulurkan tangannya.
"Saya benar-benar ingin bekerja sama dengan anda" Mata Lilith menyala dan saat mata Lilith menyala Kaisar seketika menjadi terhipnotis dan tidak bisa bergerak sedikitpun. Lilith tersenyum melihat Kaisar yang sudah terhipnotis oleh dirinya.
"HAHAHAHAHA!!" Lilith tertawa puas, dia benar-benar puas karena berhasil mengendalikan Kaisar dengan Kaisar di bawah kendali nya maka secara tak langsung semua wilayah Kekaisaran menjadi miliknya. Lilith kemudian memerintahkan Kaisar untuk mengundang Arabella dan Duke ke pesta perayaan ulang tahun Kekaisaran dan mengumumkan bahwa Duke menjadi Grand Duke entah apa rencana Lilith namun... Ia pasti memiliki niat yang buruk!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di ruang kerja, Duke saat ini sedang membaca surat undangan yang di berikan kepadanya Duke menyeringai dia benar-benar puas dengan apa yang di lakukan oleh Kaisar. Arabella yang datang ke ruangan itu sangat heran dengan Duke yang tersenyum seperti itu dan berjalan mendekat ke arah Duke dan mengagetkan Duke, Duke yang terkejut refleks melempar surat yang sedang ia baca.
__ADS_1
Dengan cepat Arabella langsung mengambil surat itu dan membacanya. Arabella kemudian tersenyum dan menatap Duke.
"Kaisar ini cukup tahu diri juga" Arabella dan Duke saling bertukar senyum mereka benar-benar puas tidak sia-sia Arabella mengancam Kaisar dengan bukti kejahatan yang Kaisar lakukan selama ini. Di mulai dari pelecehan terhadap para nona bangsawan dan pembunuhan terhadap para nona yang telah ia lecehkan. Dan jika kuil suci sampai mengetahui hal ini maka posisi Kaisar akan hancur dan di jatuhi hukuman mati.
Sejak hari itu Kaisar menjadi pendiam dan tidak banyak bicara, bahkan di saat Athanasius mengajaknya bicara Kaisar tidak merespon seperti biasanya dan hanya menjawab seadanya saja dan ini benar-benar membuat Athanasius heran.
Kenapa ayah jadi seperti ini? Itulah yang ia pikirka setiap berbicara dengan Kaisar. Akhirnya hari ulang tahun Kekaisaran pun tiba... Semua bangsawan baik kalangan atas maupun kalangan bawah dan para rakyat biasa datang ke istana Kekaisaran untuk merayakan ulang tahun Kekaisaran.
Duke dan Arabella datang dengan mengenakan pakaian warna biru yang selaras dan indah. Duke dan Arabella masuk dengan anggun dan berwibawa di susul dengan kedatangan Aira, Glen dan Jane ke istana.
Jane langsung mendekat ke arah Arabella dan lagi-lagi ia membujuk Arabella agar kembali ke kediaman marquess. Dengan cepat Arabella menolak permintaan Jane dan hal ini membuat Jane sangat marah, ia benar-benar kesal karena Bisa-bisanya Arabella menolak permintaannya! Sementara itu Aira tampak ragu untuk mengobrol dengan Arabella begitu juga dengan Glen ia tampak takut dan tidak berani untuk menyapa Arabella karena mereka tahu bahwa apa yang mereka lakukan salah namun.. Mereka juga tidak mau mengakuinya.
Arabella menatap ke arah mereka bertiga kemudian Arabella menggenggam tangan Aira dan tersenyum ke arah Aira lantas hal ini membuat Aira sangat senang dan wajahnya juga memerah. Sementara itu Violet yang melihat hal ini sedikit kesal, karena jelas-jelas Aira itu sudah berbuat jahat kepada Arabella Bisa-bisanya Arabella malah bersikap baik seperti itu. Menurut Violet Arabella terlalu naif! Dan sejak saat itu Violet bertekad untuk membantu Arabella dalam membalaskan dendamnya.
__ADS_1
"Lady Aira apa yang sedang anda lakukan? Kenapa tubuh anda mengeluarkan aura yang aneh?" Jujur saja saat ini Violet benar-benar terkejut dengan apa yang ia lihat.