ISTRI KONTRAK DUKE

ISTRI KONTRAK DUKE
Istri kontrak Duke [23]


__ADS_3

Arabella benar-benar kebingungan dan ketakutan dengan apa yang ia alami bagaimana bisa ia memimpikan hal yang begitu mengerikan? Ah.. Ini benar-benar membuatnya terkejut dan ketakutan! Kenapa bisa dia memimpikan apa yang akan terjadi pada negara ini? Negara yang hancur lebur menjadi abu dengan seorang wanita berdiri di tengah-tengah perang dan tersenyum gembira benar-benar mengerikan!


"Bagaimana bisa aku memimpikan hal yang begitu aneh? Ini benar-benar sulit di percaya!" Arabella menarik nafas dalam kemudian menatap ke sekeliling tak lama kemudian Theo masuk ke dalam kelas dan ia langsung menghampiri Arabella, Theo terkejut melihat Arabella mengeluarkan keringat dingin ia sangat panik dan takut ia takut Arabella kenapa-napa. Theo meraih tangan Arabella dan mencoba untuk menenangkan Arabella.


"Kau tidak apa-apa kan? Kau baik-baik saja kan? Aku mohon! Jangan sampai terjadi sesuatu dengan dirimu" Theo mencium tangan Arabella dan mengusap wajahnya dengan tangan Arabella melihat tingkah suaminya itu Arabella tertawa kecil dia benar-benar tidak mengira bahwa suaminya itu akan sekhawatir ini kepadanya.


"HAHAHAHAHA!!! YA AMPUN! AKU BENAR-BENAR TIDAK MENDUGA INI"


"Kenapa kau tertawa seperti itu?" Theo mengangkat sebelah alisnya dia benar-benar bingung kenapa tiba-tiba Arabella tertawa begitu kencang, setelah menghapus air mata di sudut matanya Arabella kemudian menatap Theo lekat dia benar-benar senang ternyata masih ada orang yang peduli kepadanya.


"Theo, aku baik-baik saja Terima kasih karena sudah peduli kepadaku" Arabella tersenyum dan mengelus rambut Theo, Theo benar-benar terkejut jarang sekali Arabella mengelus rambutnya seperti ini dia benar-benar senang dan bahagia.

__ADS_1


"Iya sam--"


BRAK


"Tuan!! Marchioness datang kemari bersama seorang pengacara! Beliau bilang beliau akan mengambil harta dan menuntut haknya di keluarga Carlos" Belum selesai Theo berbicara tiba-tiba saja ada seseorang yang masuk dan menganggu waktunya bersama Arabella namun.. Hal yang paling membuat dirinya marah adalah saat ia mendengar kata Marchioness yang menuntut haknya di keluarga Carlos jelas sekali apa yang Jane inginkan. Ia menginginkan semua harta keluarga Carlos, buktinya ia malah mengirim pengacara ke kediaman Grand Duke bukan kepada Grand Duchess.


Wah!! Hal ini benar-benar membuat Theo marah besar selain meremehkan istrinya Jane juga telah memandang rendah keluarga Tryon, apakah dia sungguh berpikir bahwa dirinya akan menang jika melawan keluarga Tryon? Dia sungguh berani karena telah melakukan ini. Melihat ekspresi Theo Arabella tersenyum tipis dia juga jadi ingin menambah api ke dalam permasalahan yang sedang terjadi itu.


"Theo, bagaimana ini? Nampaknya ibu benar-benar ingin membuat masalah dan ingin menjatuhkanku selain itu dia juga membawa-bawa keluarga Tryon" Mendengar perkataan Arabella kemarahan Theo semakin memuncak dan telah sampai batasnya. Theo beranjak dari duduknya dan langsung pergi menghampiri Jane, Arabella menyusul Theo dari belakang ia benar-benar tidak ingin ketinggalan dalam melihat ekspresi keputus-asaan yang tergambarkan di wajah Jane. Rasanya pasti menyenangkan!


Melihat Theo dan Arabella datang Jane dan pengacaranya langsung berdiri dan menyambut kedatangan mereka berdua, dengan ekspresi dingin Theo dan Arabella duduk di seberang sofa dan berhadap-hadapan dengan Jane. Jane menatap intens mereka berdua dia memperhatikan mereka dari atas sampai bawah dia benar-benar kesal dan benci saat melihat Arabella mengenakan perhiasan yang super mewah dan juga gaun yang mahal ia benar-benar cemburu dengan hal ini.

__ADS_1


"Wah!! Hidupmu benar-benar senang ya Arabella" Kini Jane tidak menutupi sikapnya lagi dia benar-benar telah menunjukkan sikap aslinya dan hal ini benar-benar membuat Arabella kesal, Bagaimana bisa Jane bersikap tidak tahu malu seperti ini? Dan bagaimana bisa orang yang seperti ini malah menjadi ibu tirinya? Ya ampun.... Mengingat dan memikirkan alasannya benar-benar membuat Arabella kesal dia benar-benar tidak menyangka bahwa hal ini akan terjadi.


"Maaf, kenapa anda bersikap tidak sopan seperti itu?"


"Bukankah seharusnya aku yang mengatakan hal itu kepadamu Arabella! Aku ini ibumu! Di mana sopan santunmu?" Arabella tersenyum miring ia benar-benar tidak mengira bahwa Jane akan bersembunyi di balik kata 'Ibu' Ia benar-benar jijik dan kesal karena ia harus mendengar kata itu dari mulut orang yang menjadi dalang terhadap kematian-Nya.


"Anda benar-benar mengira bahwa anda adalah ibu saya ya? Apakah anda lupa bahwa dalam kontrak pernikahan anda dengan ayah saya ada beberapa poin yang berbunyi"


"Pertama, Jane dan putrinya tidak mempunyai hak untuk memiliki satu persen pun harta keluarga Carlos. Kedua, Jika Pihak pertama meninggal dunia maka secara tak langsung Jane/Pihak B telah putus hubungan sepenuhnya dengan keluarga Pihak A. Ketiga, semua harta kekayaan keluarga Carlos akan jatuh ke tangan putri sahnya yaitu Arabella De Carlos" Arabella menyeringai ia benar-benar senang, siapa sangka ternyata sebelum meninggalkan kediaman Carlos ayah Arabella sempat membawa kontrak pernikahannya dengan Jane dan menyerahkan kontrak tersebut kepada Arabella sebelum ia benar-benar tewas.


Mendengar Arabella membacakan isi kontrak yang sebelumnya ia dan Marquess setujui hal ini benar-benar membuat Jane terkejut dan kehabisan kata-kata, pengacara yang sebelumnya pergi bersama dirinya kini pergi begitu saja setelah mendengar isi kontrak tersebut, Jane berteriak dan memanggil pengacara itu beberapa kali ia benar-benar tidak bisa membiarkan pengacara itu pergi begitu saja karena mau bagaimanapun juga Jane sudah membayar pengacara itu dengan harga yang sangat mahal.

__ADS_1


"Sial! Pengacara itu malah pergi begitu saja! Bagaimana ini? Semua uangku.... Tidak! Tidak bisa! Aku harus menagih hakku di keluarga Carlos, selama aku menyangkal tentang Surat kontrak itu maka Arabella pun tidak bisa melakukan apa-apa" Jane menyeringai, entah ia benar-benar bodoh atau kehilangan akalnya. Tapi yang pasti apa yang di lakukan olehnya saat ini benar-benar sangat tidak masuk akal dan bisa di bilang gegabah! Bagaimana tidak? Jane langsung menggenggam tangan Arabella dan mencengkram tangan Arabella dan memohon kepada Arabella agar Arabella menyerahkan keluarga Carlos kepadanya.


Tentu saja dengan ekspresi mengancam dan mata memerah karena menahan amarah, uratnya menegang dan terlihat dengan begitu jelas. Theo dengan cepat menepis dan mendorong Jane hingga Jane terjatuh, Theo benar-benar tidak mau ada yang menyakiti Arabella ia tidak ingin terjadi sesuatu kepada Arabella karena mau bagaimanapun juga Theo sudah terlanjur jatuh cinta kepada Arabella, ia benar-benar mencintai Arabella dan Theo tidak akan membiarkan siapapun melukai atau merebut Arabella dari genggaman tangannya, bahkan jika Arabella ingin pergi dari sisinya rasanya Theo bisa melakukan apapun untuk menahan Arabella agar tetap berada di sisinya.


__ADS_2