ISTRI KONTRAK DUKE

ISTRI KONTRAK DUKE
Istri Kontrak Duke [15]


__ADS_3

Nampaknya karena ada Duke di sampingnya rasa takut Arabella pun menjadi hilang dan yang tersisa hanyalah rasa aman saja. Dia tidak pernah merasa seaman ini sebelumnya, Duke benar-benar orang yang ia cintai, entah sejak kapan Arabella menjadi seperti ini. Padahal dirinya sudah bertekad tidak akan jatuh cinta lagi kepada siapapun namun... Duke malah menghancurkan tekadnya itu.


Setelah selesai berdebat dengan Kaisar, Arabella dan Duke kembali ke kediaman. Di tengah perjalanan Arabella dan Duke tidak sengaja bertemu dengan Pangeran Kedua (Athanasius) Athanasius menatap Arabella lekat, jujur saja ia masih tidak rela harus melepaskan Arabella karena mau bagaimanapun juga Athanasius sangat menyukai Arabella dan nampaknya ia benar-benar serius terhadap Arabella.


"Kau habis dari mana?" Athanasius bertanya kepada Arabella dengan tatapan sendu dia benar-benar belum rela melepas Arabella, Arabella hanya menatap ke arah Athanasius dan pergi melewatinya, Arabella benar-benar tidak mau terlibat lebih jauh lagi dengan Athanasius, Arabella benar-benar malas menghadapi Athanasius yang selalu saja mengejar-ngejarnya.


Walaupun Athanasius tampan tapi tetap saja! Sikapnya yang playboy dan bertindak semena-mena itu benar-benar membuat Arabella merasa jijik! Athanasius yang setiap malam selalu berganti wanita itu benar-benar menjijikan, bagaimana bisa dia melakukan itu semua? Bagaimana bisa seorang pangeran yang berwibawa malah menebar benihnya kemana-mana?


"Arabella, tunggu dulu" Athanasius mencekal tangan Arabella, langkah Arabella terhenti. Duke menatap tajam ke arah Athanasius dan menepis tangan Athanasius.


"Jangan pernah sentuh tangan istri saya dengan tangan anda yang kotor itu pangeran kedua" Dengan hawa membunuh Duke mengancam Athanasius, hal ini membuat Athanasius menciut dan pergi meninggalkan Arabella dan Duke dengan perasaan kesal dan malu. Ia benar-benar malu karena di perlakukan buruk di hadapan Arabella dan kesal karena gagal berbicara berdua dengan Arabella.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Arabella dan Duke kembali ke kediaman di kediaman mereka langsung di sambut oleh Alister, Alister menyambut mereka dengan meriah sambil mengibarkan bendera khas wilayah Tryon. Melihat bendera dengan simbol elang emas berkibar membuat Arabella senang, ia tahu bahwa suaminya itu memang hebat! Duke berhasil membasmi sukur Barbarian dan mendapatkan seluruh bagian wilayah utara.

__ADS_1


"Anda berhasil ya?" Arabella dan Duke masuk ke dalam kediaman dan berjalan di sepanjang lorong, di sepanjang lorong tak henti-hentinya terdengar para penduduk yang tinggal di wilayah Duchy bersorak-sorai merayakan kemenangan mereka.


Dan demi merayakan kemenangan ini Duke mengadakan pesta di kediamannya, Arabella nampak sangat cantik dengan gaun berwarna mereka dan dengan pola emas di sekitarnya, dadanya sedikit terbuka dan kalung berukir elang emas simbol dari keluarga Tryon tergantung di lehernya. Semua orang terpukau dengan kecantikan Arabella, Arabella dan Duke berdansa bersama mereka benar-benar pasangan yang serasi!


Violet yang melihat adegan ini dari kejauhan juga merasa sangat senang, dia berasa sedang membaca novel saja! Sungguh seperti karakter yang ada di dalam novel.


Sementara itu Aira hanya bisa melihat dari kejauhan sambil mengepalkan tangan erat dan menahan emosinya, ia benar-benar marah karena Arabella yang pernah berjanji tidak akan pernah meninggalkannya itu sekarang malah menikah dengan orang lain dan pergi meninggalkan kediaman Carlos. Jujur saja Aira itu adalah gadis yang polos, ia sangat mudah di pengaruhi oleh seseorang dan tak jarang dirinya di manfaatkan oleh ibunya sendiri.


"Kakak bohong! Dia bilang dia tidak akan pernah meninggalkanku, ternyata dia malah menikah lebih dulu dan meninggalkanku" Mata Aira berkaca-kaca dia sangat sedih karena telah di khianati oleh kakaknya itu. namun.. tetap saja semua yang di lakukan Aira tidak dapat di benarkan! Karena mau bagaimanapun juga perbuatan Aira itu sangat salah! Bagaimana bisa dia merebut tunangan kakaknya? Sepolos apapun dia seharusnya dia tidak melakukan hal itu!


"Lady? Kenapa anda diam di sini?" Di saat Aira sedang menahan kekesalannya tiba-tiba saja datang seorang Nona bangsawan yang menghampirinya dan mengajaknya berbicara. Aira menoleh dan menatap nona itu, Aira mengernyitkan dahi dia benar-benar bingung Sebenarnya siapa orang yang sedang berbicara dengannya? Wajah orang tersebut tertutup dengan kain dan yang terlihat hanyalah matanya saja.


Wanita itu memiliki tatapan yang tajam dan tegas, warna bola matanya berwarna Hazel, benar-benar indah.


"Maaf, anda siapa ya?" Aira bertanya kepada wanita itu, bukannya menjawab wanita itu malah berbalik bertanya kepada Aira. Dan entah kenapa Aira malah menjawab semua pertanyaan wanita itu dengan jujur, setelah selesai wanita itu pergi meninggalkan Aira, bersamaan dengan perginya wanita itu Aira tiba-tiba merasa lemah dan terduduk di lantai, untung saja pada saat itu di sana sedang sepi.

__ADS_1


"Apa yang terjadi?" Aira menjadi linglung ia benar-benar kebingungan, bagaimana bisa dia duduk seperti ini? Dan bagaimana bisa dia lemas seperti ini? Yang dia ingat hanyalah ada seorang wanita yang bertanya kepadanya dan setelah itu dia tidak mengingat apapun!


Sementara itu dari kejauhan ada seorang wanita yang tersenyum smirk.


"Ketemu" Wanita itu menyeringai dan dalam hitungan detik dia menghilang, merasa ada yang janggal Arabella menatap ke arah wanita itu berdiri namun.. Arabella tidak menemukan apapun! Duke merasa heran dengan gerak-gerik Arabella, Arabella terlihat seperti orang yang kebingungan Duke kemudian menepuk bahu Arabella. Pluk... Arabella kemudian menatap ke arah Duke.


"Kau baik-baik saja kan? Jika tidak enak badan bagaimana jika sekarang kita pergi untuk istirahat saja? Lagi pula di sini ada Alister yang akan mengurus sisanya" Arabella menggelengkan kepala, ia tidak mau beristirahat dan ingin tetap berada di ballroom. Karena sudah lama sekali semenjak Arabella menghadiri sebuah pesta.


Tak mau membuat istrinya sedih Duke pun menuruti Arabella dan mereka tetap berada di Ballroom sambil memperhatikan sekeliling, jaga-jaga takutnya ada Assassin yang menyamar sebagai tamu. Apalagi tadi pagi mereka sudah menyinggung Kaisar, Kaisar pasti tidak akan tinggal diam. Walaupun Kaisar tidak bisa menyentuh Duke namun.. Kaisar bisa dengan leluasa menyentuh Arabella dan membunuhnya!


Karena mau bagaimanapun juga Arabella masih belum resmi bergabung dengan keluarga Tryon.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di istana kaisar nampak begitu gelisah ia begitu ketakutan karena rahasianya ada di tangan Arabella, ia benar-benar bingung bagaimana bisa Arabella mengetahui rahasia itu? Padahal jelas-jelas ia sudah melenyapkan semua bukti!

__ADS_1


__ADS_2