ISTRI KONTRAK DUKE

ISTRI KONTRAK DUKE
Istri kontrak Duke [14]


__ADS_3

Ekspresi Kaisar seketika berubah, dia benar-benar kesal karena Arabella telah menolak ramalannya. Karena kesal Kaisar hendak meraih tangan Arabella namun... SRET... Duke datang tepat pada waktunya dan langsung memelintir tangan Kaisar. Kaisar meringis kesakitan, pergelangan tangannya rasanya benar-benar patah sungguh menyakitkan!


"A-Aw! Duke Tryon, apa yang kau lakukan?! Cepat lepaskan tanganku! Kau ingin mematahkan tanganku hah?!" Duke menghempaskan tangan Kaisar, Kaisar hampir kehilangan keseimbangannya namun.. Ia langsung memegang salah satu pilar dan berhasil berdiri dengan stabil.


Kaisar kemudian menatap tajam ke arah duke, ia benar-benar marah karena duke telah meremehkan dirinya. Kaisar berdiri tegak kemudian mencabut pedang yang ada di dalam sarungnya dan mengacungkan pedang tersebut ke leher duke. Duke hanya menatap pedang itu, pedang tersebut mulai menggores leher Duke dan leher Duke mengeluarkan darah. Melihat darah yang keluar dari leher Duke dengan cepat Arabella mendorong Kaisar .


Brukhhh! Kaisar terjatuh dan menghantam lantai dengan keras tangannya lecet dan beberapa jarinya berdarah karena terhunus pedang dengan cepat Kaisar mengalihkan pandangannya dan menatap tajam ke arah Arabella. Ia benar-benar benci! Sudah lamarannya di tolak sekarang dia malah di perlakukan seperti ini! Dan itu benar-benar membuat Kaisar marah.


"Apakah kalian tidak takut ku jatuhi hukuman mati hah? Bisa-bisanya kalian memperlakukanku seperti ini!" Bukannya takut Duke malah tertawa dengan keras, Hah... ia tak habis pikir bagaimana bisa ada manusia yang begitu tidak tahu malu seperti Kaisar ini? Jelas-jelas Kaisar lah yang terlebih dahulu bersikap lancang namun sekarang? Dia malah menjadi korban. Benar-benar menjijikan!


Duke menghunus pedangnya dan berbalik mengancam Kaisar, pada saat itu tidak ada yang menghentikan Duke karena para prajurit memang sengaja di tiadakan agar Kaisar dapat melakukan semua hal yang ia inginkan.

__ADS_1


"A-Apa ini?" Kaisar menjadi gemetar dan ketakutan ia benar-benar takut bahwa nyawanya akan melayang sekarang juga! Karena mau bagaimanapun juga Duke Tryon adalah orang yang dikenal kejam dan bengis tak hanya itu Duke juga di kenal dengan orang yang tidak berbelas kasihan dan tidak peduli pada siapapun namun.. kini Duke menunjukkan sifatnya yang lain jika berada di dekat Arabella.


"Berani sekali kau menyentuh istriku dengan tangan kotormu itu, tangan mana yang menyentuhnya? Aku harus memotongnya agar tangan itu tidak menyentuh istriku lagi" Duke mengangkat pedangnya tinggi, Duke terlarut dalam amarahnya dan kehilangan akal sehatnya, hampir saja Duke memotong lengan Kaisar untung saja Arabella menghentikannya karena jika sampai hal tersebut benar terjadi maka Duke bisa di jatuhi hukuman mati!


"Theo, tenanglah! Jangan seperti ini, kita harus memikirkan konsekuensi kedepannya" Duke menjadi sedikit tenang dan menurunkan pedangnya, ia benar-benar lupa dengan apa yang akan terjadi kedepannya. Mungkin... Ini adalah efek jika amarah sudah menguasai diri kita, kita jadi tidak bisa berpikir jernih dan hampir melakukan kesalahan yang fatal!


"Maaf, aku benar-benar berpikiran sempit seharusnya tadi aku tidak seperti itu" Duke memasukkan kembali pedangnya ke dalam sarungnya kemudian mengusap wajahnya kasar ia benar-benar sudah gila rasanya baru kali ini Duke melakukan hal gila seperti ini. Ia bahkan hampir saja memotong lengan Kaisar dengan pedangnya.


"Sialan! Kau pikir aku orang yang seperti apa? Justru istrimu itu yang membuatku jadi seperti ini! Dia terus saja memaksa supaya ku lamar dan ku jadikan istri. Kau pikir aku akan melakukannya jika dia tidak memintanya? Tentu saja tidak!"


"Malah wanita jal*ng itu yang ingin ku pinang, bahkan tadi dia menggodaku!" Arabella menjadi emosi mendengar Kaisar melempar semua kesalahan kepada dirinya padahal jelas-jelas Arabella tidak melakukan apapun! Ia hanya ingin hidup damai dan bahagia saja bersama dengan orang-orang yang menyayanginya. Tapi.. Entah kenapa nampaknya Tuhan tidak pernah membiarkan ia bahagia! Selalu saja ada masalah yang menimpanya dan ini benar-benar membuat Arabella kesal.

__ADS_1


"Hei! Pak tua, siapa yang menggodamu hah?!" Arabella menarik tangan Kaisar dan memelintirnya, Kaisar yang posisinya masih terduduk di lantai pun merintih kesakitan belum lagi heels yang di pakai Arabella menusuk pahanya. Arabella mengangkat kakinya dan menusukkan heels nya ke paha Kaisar dan ini membuat Kaisar menjerit kesakitan. Arabella menarik kembali kakinya dan darah pun mulai mengalir keluar.


"ARGHHH!! WANITA SIALAN! APA YANG KAU LAKUKAN HAH?! TANGANKU PATAH DAN KAU MALAH MENUSUK KAKIKU DENGAN HEELS YANG KAU PAKAI" Kaisar menguling di tanah merasakan pahanya yang sakit dan tangannya yang patah. Sementara itu Duke hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Duke benar-benar tak habis pikir dengan apa yang di lakukan oleh Arabella padahal jelas-jelas Arabella yang melarang Duke supaya tidak melakukan hal yang terlewat batas tapi kenyataannya malah Arabella lah yang melakukannya.


"Kaisar sialan! Kau sendiri yang cari perkara tapi sekarang kau malah marah-marah seperti orang gila seperti ini, sungguh orang yang gila!" Arabella memandang rendah Kaisar dan menginjak tangan Kaisar, lagi dan lagi Kaisar di buat menjerit kesakitan. Kaisar memegang tangan kirinya dan kembali meringis kesakitan dan menatap Arabella dengan tatapan sinis dan penuh dendam. Alih-alih merasa takut Arabella malah berbalik menatap tajam dan mengancam Kaisar.


"Hei! Bodoh, jika rahasiamu tidak ingin terbongkar cepat berikan PIN Kekaisaran kepada Duke dan hentikan anakmu itu. Jangan biarkan dia untuk mengejarku!" Arabella menunjukkan beberapa file rekaman menggunakan bola perekam, saat melihat hal ini Kaisar benar-benar terkejut dan takut bahwa rahasianya akan di sebar oleh Arabella karena tak mau rahasia tersebut terbongkar pada akhirnya Kaisar memberikan PIN Kekaisaran dan Duke akan di lantik menjadi Grand Duke pada hari ulang tahun Kekaisaran.


Setelah menerima PIN dan Cap Kekaisaran Arabella dan Duke pergi meninggalkan Kekaisaran, setelah Arabella dan Duke pergi Kaisar menghela nafas lega dia benar-benar lega karena ancaman besar sudah hilang namun... Tentu saja Kaisar tak bisa membiarkan orang yang telah mempermalukannya begitu saja. Kaisar berniat untuk membalas perbuatan Arabella dan juga Duke.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


"Kau tadi benar-benar berani, padahal dirimu yang melarang tapi.. Dirimu juga yang melanggar" Entah pujian atau hinaan yang di lontarkan oleh Duke tapi.. Hal ini cukup membuat Arabella tertawa terbahak-bahak. Arabella juga tidak tahu kenapa dia bisa bersikap seberani itu.


__ADS_2