
Pinggiran kota
Lewat tengah malam
Prancis
Diantara gelap dan pekat nya langit malam serta dingin nya udara yang menghantam kulit tubuh dan wajah.
Dibalik Keheningan mencekam serta tidak terlihat nya sedikit pun kehidupan Manusia disana membuat suasana semakin menjadi suram dan mengerikan.
Seorang gadis terlihat berjalan dengan langkah Santai menuju ke arah depan nya mencoba melewati lorong sempit di sepanjang jalan di antara bangunan gedung yang menjulang tinggi di kota Prancis.
Awal nya dia tidak menyimpan kecurigaan apapun sama sekali, melangkah dengan santai menuju ke arah depannya.
Membiarkan kaki nya membawa tubuh Milik nya melewati lorong sempit disekitar nya sejak tadi.
Sesekali dia melirik ke arah jam tangan nya, Hampir pukul 2 dini hari.
Suara sepatu heels yang saling menghantam ke lantai jalanan terus terdengar disepanjang lorong sempit tersebut.
Kali ini dia sedikit terkejut saat mendapati sosok lain dibelakang nya yang rupanya sejak tadi mencoba untuk mengikuti langkah nya.
__ADS_1
Gadis itu sebentar-sebentar mencoba menoleh kebelakang, sedikit merinding dengan suasana yang terjadi.
Dia mencoba mempercepat langkahnya nya dan rupanya sosok dibelakang nya ikut mempercepat langkahnya.
begitu gadis itu mencoba memperlambat langkahnya lagi sosok tersebut ikut memperlambat langkahnya.
Seolah-olah sosok itu sengaja mencari timing waktu terbaik dan tempat terbaik untuk menghentikan gerakan langkah nya.
Sejenak gadis itu mengerutkan keningnya, dia pada akhirnya dengan terburu-buru mencoba semakin mempercepat langkahnya.
Karena suasana dan situasi membuat dia berfikir seolah-olah terdapat sebuah sebuah ancaman besar dibelakang nya.
Pada akhirnya gadis itu berusaha untuk berlarian ke arah depan, mengikuti lorong disepanjang jalan yang berkelok-kelok kesana kemari, berharap dengan cepat bisa sampai pada titik dimana tempat keluar yang sedang dia tujuh sejak tadi.
Semakin gadis itu berlarian dengan cepat, semakin Suasana menjadi semakin mencekam, suara berat dengan nafas tersengal-sengal dari gadis itu terdengar sangat tidak beraturan, keringat dingin jelas mulai mengucur deras di balik wajah cantik tersebut.
Sejuta ketakutan kini seolah-olah Menghantam wajah cantik yang terlihat begitu pucat tersebut.
Dan dbelakang sana sosok yang mengejar gadis tersebut Bergerak cukup cepat, ditangan kanan nya terdapat sebuah kayu balok yang seolah-olah siap menghantam gadis itu kapan saja.
Sedangkan dibelakang pinggang orang tersebut terdapat sebuah pistol yang jelas siap digunakan oleh sosok tersebut dalam keadaan terdesak kapan pun juga.
__ADS_1
Sosok itu berjalan memaksa langkah mengejar gadis dihadapannya yang sejak tadi berusaha berlari menyelamatkan diri nya sendiri.
Laki-laki itu kini mulai mengeram saat dia sadar gadis itu berbelok ke arah kanan dan semakin mempercepat lari nya.
Gerakan di antara kedua rahang nya jelas terlihat, gigi nya kini Saling mengerat karena marah, dia fikir jika kemarin dia kehilangan kesempatan memusnahkan gadis itu, maka malam ini jangan harap dia akan kehilangan kesempatan untuk memusnahkan gadis itu ditangan nya.
Dia secepat kilat berlarian kearah depan dan semakin mengejar langkah hadis tersebut.
Kini jarak mereka bisa di ukur dengan jari tangan, sosok itu secepat kilat menyambar tubuh gadis tersebut dan.....
Brakkkkkk
Dia membanting nya dengan gerakan yang begitu kasar ke arah lantai.
Gadis itu jelas terkejut, meringis kesakitan saat tubuh nya dibanting dengan kasar oleh sosok yang tidak dia kenal.
Sepersekian detik kemudian tiba-tiba sosok itu menaikkan kayu balok yang ada di tangan nya dengan cepat dan bersiap Menghantam gadis itu tanpa basa-basi.
"Kau rupanya masih hidup, Amora?!"
Suara laki-laki itu terdengar memecah kesunyian malam pinggiran kota Paris.
__ADS_1