Istri Tak Ternilai Tuan Jefrey

Istri Tak Ternilai Tuan Jefrey
Kesalahpahaman di masa lalu


__ADS_3

Kembali ke masa lalu


Mansion utama Aldi


20.50


Malam


"Dimana laki-laki itu?"


Seorang laki-laki berusia sekitar 27 tahunan itu bertanya pada laki-laki berusia sekitar 40 tahunan


"Tuan?"


"Aku akan masuk kedalam"


"Tapi tuan muda, dia bilang agar anda tidak lagi membawa seorang perempuan"


Laki-laki itu bicara sambil melirik ke arah Perempuan yang masih begitu mudah di bawa sepupu tuan Aldi nya itu.


"Dimana Aldi?"


Dia bertanya dengan tidak sabaran.


"Tuan sedang pergi"


"Aku akan kedalam bersama kekasih ku, menyingkir lah"


Laki-laki itu bicara dengan tubuh sempoyongan, dia seperti nya habis mabuk berat, seorang perempuan terlihat mengikuti langkah laki-laki itu sambil terus mengunyah permen karet di mulut nya.


Seulas senyuman mengembang dari bibir Perempuan tersebut.


"Tapi tuan.


"Oh come on, kau hanya seorang pelayan disini, tutup mulut mu dan bukakan aku pintu kamar nya"


******


Beberapa waktu kemudian


Mansion utama Aldi


21.10


Malam


Raisa yang baru saja memarkirkan mobilnya secepat kilat melesat masuk ke kediaman Aldi, dia fikir Bisakah dia menjawab pertanyaan Aldi soal lamaran nya Kemarin?!.


Dia belum menjawab nya karena begitu panik dan gugup.


Jika dia berkata iya untuk saat ini apakah itu baik-baik saja fikirnya?!.


Dengan wajah diliputi kebahagiaan Gadis itu berjalan menuju ke arah ruang kerja laki-laki tersebut.


Tapi sejenak bola mata Raisa menatap ke arah satu pintu kamar yang tidak tertutup dengan sempurna, samar-samar dia mendengar suara gumaman atau gurauan atau ah entahlah dia tidak tahu didalam sana.


Begitu dia mendekat dan mengintip, seketika dia membeku saat dia melihat adegan mengerikan di balik kamar tersebut.


Bola mata Raisa terlihat berkaca-kaca, dia menutup mulutnya lantas dengan cepat berbalik dan lari dari sana.


Seketika air mata gadis itu tumpah.


*******


Apartemen utama Raisa


"Ada apa denganmu?"


Aldi bertanya bingung dengan perubahan sikap yang di berikan Raisa dalam beberapa hari belakangan, bahkan yang paling mengejutkan gadis yang dia cintai itu tiba-tiba menerima lamaran kakek Efron nya untuk menikah dengan paman nya sendiri, Jefrey Van Efron.


"Kau sudah gila?"

__ADS_1


Aldi mengerat kan rahang nya, mencoba menekan tubuh Raisa dengan erat ke arah dinding.


Tapi gadis itu sekuat tenaga berusaha melepaskan diri nya.


Aldi fikir dia tidak pernah menyakiti gadis itu, hubungan mereka baik-baik saja, bahkan dia dan Raisa akan segera menikah.


Lalu kenapa tiba-tiba?!.


"Lepaskan cengkraman mu dan pergi dari apartemen ku sekarang juga"


Api kamarahan jelas terlihat dibalik bola mata kekasihnya, Aldi jelas tidak paham dengan perubahan sikap yang diberikan Raisa saat ini.


"Kau mengecewakan ku"


Ucap Aldi sambil menatap Raisa dengan bola mata berkaca-kaca.


Melihat ekspresi Aldi, seketika Raisa terkekeh.


"Kau pandai sekali bermain peran, berhenti mengeluarkan air mata buaya mu, lepaskan aku Dan pergi dari sini sekarang juga, aku jijik melihat mu"


*******


Mansion utama Jefrey Van Efron


"No...aku tidak akan menikah dengan Raisa"


Laki-laki itu bicara sambil menatap wajah Papa nya dalam, bola mata nya menyiratkan ketidaksukaan atas keputusan sebelah pihak yang jelas tidak dia sukai.


Setau dia Raisa mencintai Aldi, lalu kenapa harus dia yang menikah dengan gadis itu.


Apalagi dia tidak mencintai Raisa, dia memiliki pilihan hatinya sendiri.


"Aku mencintai orang lain"


Mendengar putra nya berkata mencintai orang lain, tuan Efron jelas bertanya dengan nada antusias.


"Siapa?"


"Tentu saja"


"Dia...."


*******


Ketika Aldi telah melayangkan


Lamaran ke keluarga Santoso


Mulyono company


"Kau ingin menyakiti gadis itu?"


Amora (Adik Raisa) bertanya ke arah Aldi sambil mengerutkan keningnya.


Dia fikir balas dendam macam apa hingga harus mengorbankan orang yang tidak bersalah.


"Yang bersalah adalah tuan Santoso, yang menipu Papa mu dimasa lalu adalah Tuan Santoso, yang membuat perusahaan kalian berada di titik terendahnya pun tuan Santoso, lalu bagaimana bisa kamu masuk melalui putri nya? kau menyakiti hati seorang gadis, A"


Amora jelas protes berat, cukup tidak suka dengan rencana sahabat baiknya itu.


"Aku tidak punya pilihan lain untuk masuk ke Santoso group, dia harus membayar mahal atas tipuan yang dia lakukan dulu, tidak lebih"


"Tapi tidak dengan menikahi putri nya"


"I say, aku tidak punya pilihan lain lagi"


Kemarahan jelas terlihat dibalik bola mata Aldi, laki-laki itu masih menyimpan dendam yang begitu berat kepada keluarga Santoso.


Jika bukan penipuan yang dilakukan laki-laki tua itu pada keluarga nya dan membuat konflik pelik di perusahaan mereka, dia jelas tidak akan melakukan nya.


Dia harus mengambil apa yang seharusnya di ambil saat ini.

__ADS_1


Pilihan?!.


Bagaimana bisa dia punya pilihan lain?!.


Perasaan nya kini sedang tidak baik-baik saja, hubungan buruk yang terjadi antara dia, Jefrey dan Raisa pada akhirnya menyeret dia membawa serta Lira didalam nya.


"Kau kecewa karena Raisa dan Jefrey akan menikah?"


Tanya Amora pelan.


"Apa aku terlihat konyol seperti itu?"


"Berhentilah berbohong, aku tahu betul siapa kamu, A"


Ucap nya penuh iba.


"Aku akan bicara pada kakak ku, aku fikir pasti sebuah kesalahpahaman terjadi di antara kalian"


Setelah berkata begitu, Amora berniat untuk pergi tapi.....


"Lamaran nya sudah di terima, kami akan menikah dalam beberapa hari ke depan"


Sejenak Amora menghentikan langkahnya, dia langsung menoleh kembali ke arah Aldi.


"Apa?"


"Sudah tidak ada lagi jalan Untuk kembali"


"Kau gila"


Amora mengumpat sambil memukul kesal dada Aldi.


"Kau benar-benar akan menyakiti banyak orang, kau akan menyakiti Lira, jangan gila Aldi, jika hal buruk terjadi kepada putri Santoso apa yang akan terjadi?! dia hanya gadis remaja yang jiwa nya masih begitu labil, bahkan kau tahu desas-desus yang terdengar soal bagaimana kehidupan dia bersama ibu dan saudara tirinya"


Dia bertanya dengan nada Bergetar, penuh dengan kebingungan.


"Oleh karena itu, dengan menikahi gadis itu, setidaknya aku bisa berusaha untuk mengeluarkan dia dari rumah keluarga Santoso, Mayang mungkin bisa mengalihkan perhatian nya dari Lira kepada diriku"


"Apa?"


"Apa aku terlihat begitu buruk di mata kamu dan Raisa? aku tidak benar-benar berfikir menikahi nya untuk mendapatkan keuntungan, aku hanya ingin dia lepas dari belenggu Mayang dan Meri, lalu aku bisa bergerak mengambil kembali saham keluarga ku dan menyakiti Santoso Secara tidak langsung"


Sejenak Amora menarik pelan nafasnya.


"Aku benar-benar tidak mengerti jalan pikiran mu"


*******


Mulyono Group


Beberapa hari kemudian


Bugggggg


Sebuah hantaman telak mengenai wajah Aldi, kemarahan Jefrey jelas membuncah, dengan api kebencian dia menghantam wajah tampan itu berkali-kali, menyebabkan keributan luar biasa disana.


Dia tidak menyangka, keponakan nya akan menikung dirinya, melamar gadis yang seharusnya menjadi miliknya.


"Ba..jingan"


Bugggggg 1 tinju lagi melesat di wajah laki-laki tersebut.


Keadaan jelas kacau balau, semua orang berusaha melerai kedua laki-laki dengan jutaan kharismatik tersebut.


"Berani-beraninya kau menikahi..."


Jefrey berusaha menahan Kalimat nya.


"Lucu sekali, bukankah seharusnya yang marah adalah aku? kau yang tiba-tiba menikung ku, paman! lalu bagaimana aku bisa di katakan sebagai seorang bajingan?"


Ejek Aldi sambil menghapus darah di bibirnya.

__ADS_1


__ADS_2