Istri Tak Ternilai Tuan Jefrey

Istri Tak Ternilai Tuan Jefrey
I Love you, baby


__ADS_3

Isabella yang tengah memejamkan bola matanya seketika Terkejut saat Jefrey menautkan bibir mereka, ciuman penuh kehangatan tersebut terus bergerak dengan begitu lembut dan penuh hasrat yang membara.


Membuat Isabella mulai menggenggam erat lengan sang suami nya untuk beberapa waktu.


Awalnya ciuman tersebut Bergerak secara perlahan, kemudian maju berkembang bergerak semakin cepat dan menggebu.


Isabella fikir Laki-laki itu seolah-olah siap membawa nya mengarungi waktu malam ini dan enggan menunda kehangatan yang semakin membara ditengah dingin nya cuaca Paris yang menghantam kulit.


Saat sapuan bibir Jefrey berpindah ke lehernya, seketika Isabella mengeluarkan suara memalukan nya.


"Jefrey ahhh"


"Hmmm"


Alih-alih menjawab Jefrey hanya ber hmmm ria sambil terus melakukan aksinya.


Malam ini dia fikir menghabiskan sisa bulan madu yang sempat tertunda di antara mereka.


Laki-laki itu terus menyapu di balik leher sang istri nya menuju ke arah telinga, begitu hangat dan membuat hasrat Isabella seketika naik hingga ke puncak kepala.


"Sayang... apakah ini..?"


Isabella fikir bisa kah Mereka berhenti sejenak untuk menundanya, tapi laki-laki itu begitu pandai membuat dirinya kehilangan kesadaran nya.


Alih-alih menjawab perkataan Isabella, laki-laki itu malah terus bergerak membawa lidah dan bibir nya menyapu leher Isabella secara perlahan, menjelajahi kulit mulus tersebut sambil Jefrey meng.. hisap leher indah itu dengan gerakan sedikit ditekan untuk menciptakan satu warna indah di balik kulit putih bak porselen tersebut.


"Akhhh J"


Isabella meremas kencang lengan Jefrey, Seketika konsentrasi nya benar-benar buyar, membuat dia memejamkan perlahan bola mata nya, menikmati gerakan Jefrey yang mampu membuat tubuhnya mulai menggila.


Dia mulai terbawa suasana hangat yang diciptakan oleh sang suami tersebut.


Bahkan gerakan, sapuan nakal dan hisapan dari kulit lehernya mulai berpindah menuju ke telinga Isabella, lidah Jefrey kini menyapu dengan lembut dan nakal ke bagian cuping telinga hingga ke area sensitif nya satu persatu.


Mencipta kan satu sensasi luar biasa yang membuat Isabella kini mau tidak mau membiarkan kedua tangan nya naik ke atas kepala Jefrey.


Yahh...Sekuat apa Isabella menahan hasrat dan suaranya rupanya begitu sulit sekali hingga beberapa waktu kemudian terdengar racauan dari balik bibir Isabella.


"Oh baby, I like your voice"


Bisikan Jefrey Seketika menjalar memenuhi seluruh Indra pendengaran nya dan menghantar suara itu menuju hingga ke puncak kepala nya.


Setelah berkata begitu laki-laki itu menggigit lembut ujung telinga nya lantas menyesap nya kembali tanpa ampun.


"J akhhh"


Yah pada akhirnya Isabella benar-benar terhanyut oleh perlakuan sang suami nya, bagi nya Jefrey terlalu pandai memainkan aksinya, membuat perempuan itu kehilangan seluruh Kendali atas tubuhnya sendiri.


Dia terbuai dengan bisikan lembut dan menghanyutkan itu, perempuan itu hanya bisa mengikuti alur permainan Jefrey dan pasrah, apalagi saat satu tangan laki-laki itu tahu-tahu telah masuk menyusuri bagian dadanya, membuka pakaian nya secara perlahan dengan gerakan yang begitu lincah.


Rasanya jutaan kupu-kupu memenuhi kepala dan perutnya, Isabella benar-benar menggila.


Bahkan Jefrey dengan begitu lincah menggiring Isabella dengan tindakan nya, laki-laki itu kembali menautkan bibir mereka, bermain dengan begitu penuh gai..rah, bahkan lidah laki-laki itu mulai mengajak nya untuk saling membelit, menarik dan terus bermain semakin memanaskan suasana didalam kamar dingin karena sapuan AC.


Belitan lidah itu kadang berubah menjadi sesapan, terasa begitu manis dan menggoda, sembari tangan kiri Jefrey mulai menyusup naik ke sela-sela penutup dada Isabella, bahkan setelah masuk dengan gerakan nakal jemari itu bermain di puncak kecil nya.


"Oh no..."


Suara Isabella tertahan sebab bibir Jefrey masih dengan lincah menyesap bibirnya, menimbulkan suara-suara yang memenuhi ruangan kamar mendominasi berwarna putih tersebut.

__ADS_1


Dari sesapan indah di bibirnya kini gerakan bibir laki-laki itu tiba-tiba saja perlahan turun menuju ke arah dadanya.


Sembari Jefrey mulai membuang satu persatu penutup tubuhnya entah ke arah mana.


"J please akhhh"


Isabella benar-benar dibuat merengek dan menggila, saat lidah itu bermain di ariola bahkan di niple nya, bergerak begitu lincah, menyesap, men.. ji..lat bahkan menggigit nya beberapa waktu.


Perempuan itu mulai meremas rambut laki-laki itu dengan kedua belah tangannya, alih-alih menolak Isabella malah menenggelamkan kepala laki-laki itu hingga masuk ke dalam dadanya, membiarkan Jefrey semakin lincah bermain di dalam sana.


Belum juga Isabella bisa mengimbangi permainan Jefrey didada nya, jemari laki-laki itu tiba-tiba mulai turun perlahan menuju ke perut nya, mengabsen tiap inci kulit mulus itu hingga berakhir di bawah sana, bermain di luar penutup bawah nya.


"J ...."


Rengek Isabella dengan nafas tertahan, rasanya begitu aneh sekali saat jemari itu dengan nakal bergerak di bawah sana, tangan Isabella dengan cepat menggenggam erat lengan Jefrey.


Seketika Isabella terpekik, mengeluarkan suara paling memalukan yang pernah dia keluarkan didunia ini, spontan tubuhnya menggeliat, dia mencoba mundur dari posisinya tapi Jefrey secepat kilat menahan nya.


"No..."


Perempuan itu mencoba menahan lengan Jefrey ketika tiba-tiba Jemari itu dengan nakal mulai bergerak keluar masuk dibawan sana.


Jefrey bertanya sambil menatap dalam bola mata Isabella, menikmati wajah penuh peluh itu yang menatap sendu kearah nya.


Semakin lama semakin lincah Jemari Jefrey bergerak dibawah sana membuat Isabella terus mengeluarkan desa..Han manja nya yang membuat Jefrey semakin bersemangat menggerakkan jemarinya di inti sang istri.


Semakin cepat gerakan Jefrey semakin menggila perasaan Isabella , seolah-olah jutaan kupu-kupu berterbangan dibawah sana, mengelilingi perutnya tanpa henti, bahkan ketika gerakan itu semakin cepat dan dalam tidak tahu kenapa rasa nya ada sesuatu yang bersiap untuk tumpah.


"J... aku...ahhh"


Isabella tampak menggigit bibir bawahnya, bola matanya yang mencoba menatap bola mata Jefrey terlihat memohon agar sang suami menghentikan gerakan nya, seolah-olah dia ingin berkata ini benar-benar menyiksa bagian inti nya.


Dia fikir sesuatu akan tumpah tidak lama lagi jika Jefrey terus melakukan hal tersebut.


Jefrey bisa merasakan ketika dibawah sana seolah-olah mulai meremas jemari nya, Isabella akan tiba pada pelepasan nya.


"Lepaskan lah"


Jefrey berbisik sambil menggigit lembut ujung telinga Isabella.


Isabella tidak tahu apa yang terjadi, tapi saat Jefrey berkata lepaskan, seolah-olah laki-laki itu menunggu dan membiarkan dirinya menumpahkan sesuatu yang ingin tumpah sejak tadi dibawah sana.


Dan benar saja tanpa bisa isabella tahan kembali sesuatu benar-benar keluar tanpa bisa dia hindari.


Dia masuk pada pelepasan sempurna nya.


Rasanya begitu lega seolah-olah beban besar baru saja terlepas, Dan Jefrey sejenak membiarkan Isabella menarik nafasnya beberapa waktu.


Sepersekian detik kemudian Jefrey langsung kembali menautkan bibir mereka, lidahnya sejenak bermain di rongga mulutnya, mencoba membuat Isabella kembali mendapatkan rasa berdebar-debar dibawah sana, membuat Isabella kembali menginginkan puncaknya.


Hingga akhirnya Jefrey berbisik lembut di balik telinga nya.


"Aku akan bergerak masuk"


Isabella fikir Laki-laki itu selalu pandai menyenangkan Dirinya saat mereka berada di dalam posisi ber..cin..ta, bicara penuh rayuan padahal dia sekaku itu jika bukan di atas ranjang.


Bisikan lembut itu memenuhi gendang telinga Isabella, begitu lembut dan menghanyutkan, perempuan itu hanya bisa pasrah, menikmati rasa yang terus membuat dirinya menggila.


Secara perlahan bisa Isabella rasakan gesekan lembut dibawah sana mulai beradu dengan milik nya, dan sepersekian detik kemudian tiba-tiba sesuatu mencoba melesat masuk ke dalam inti nya.

__ADS_1


"Akhhhhhhh"


Dan dalam hitungan detik bisa dia rasakan milik Jefrey memenuhi Milik nya dibawah sana.


"Sakit?"


Jefrey bertanya sambil menghentikan gerakan nya, dia mengerutkan perlahan kepalanya, menatap bola mata itu untuk beberapa waktu.


Isabella mengangguk kecil, cukup malu saat Jefrey memandangi wajahnya, perempuan itu dengan cepat menyembunyikan wajahnya.


Yah masih terasa sakit dan penuh meskipun mereka telah melakukan nya beberapa kali.


"Aku akan bergerak perlahan"


Bisik Jefrey pada Isabella.


Dan Isabella hanya bisa mengangguk pasrah.


Kemudian Jefrey mulai menggerakkan milik nya sejenak, menyakinkan diri jika sang istri baik-baik saja dan mulai menikmati irama permainan nya.


"Akhhh .."


Dan sang istri kembali mengeluarkan suara indah nya, hingga membuat Jefrey bersemangat untuk memperdalam permainan nya.


Sejenak laki-laki itu menautkan kembali bibir mereka, saling menyesap dengan penuh cinta, sedangkan dibawah sana terus melaju dengan sempurna keluar masuk dengan irama senada, menciptakan gelombang hasrat yang membara dan menggebu, membawa sang istri menuju ke peraduan istimewa yang belum pernah mereka rasakan selama mereka membina bahtera rumah tangga.


Dan bagi Isabella Rasanya begitu dahsyat dan nikmat, apalagi hentakan itu melesat masuk hingga kedalam sana menabrak dinding rahim dengan sempurna, semakin dia mengencangkan tangannya di spray kasur mereka semakin kuat hentakan yang dia terima, semakin menggila perasaan nya bahkan rasanya lagi-lagi sesuatu dibawah sana akan kembali tumpah.


Semakin kencang suara de..Sahan dan hasrat yang ditimbulkan Isabella hingga mampu memenuhi seluruh ruangan tersebut, semakin cepat Jefrey menggerakkan milik nya dibawah sana, membawa sang istri melintasi peraduan Mereka berdua.


Hingga akhir nya Isabella fikir dia akan tiba pada pelepasan nya , Perempuan itu mencoba mengencangkan pegangan nya.


Melihat ekspresi Isabella, Jefrey langsung Meraih jemari-jemari indah sang istri dan menggenggam nya dengan erat, laki-laki itu berbisik dengan indah dibalik telinga nya.


"Mari mendapatkan semua nya bersama"


Dan hingga akhirnya setelah Ribuan butir peluh memenuhi wajah dan tubuh mereka, Jefrey semakin mengencangkan gerakan nya, menghentakkan miliknya dengan sempurna.


Membuat sang istri memekik tertahan, mengencangkan genggaman nya pada Jefrey, karena Isabella fikir dia benar-benar mendapatkan pelepasan nya.


Sepersekian detik kemudian disusul oleh pelepasan Jefrey didalam sana, dan bisa Isabella rasakan sesuatu yang hangat menghantam dinding rahim nya.


"Oh baby"


Jefrey mengeluarkan suara nya dibalik telinga Isabella, terdengar begitu seksi dan penuh has..rat yang membara.


Dimana pada akhirnya tubuh laki-laki itu mengencang Sejenak lantas sepersekian detik kemudian Jefrey mulai mengendurkan pegangannya, menjatuhkan dirinya ke atas dada Isabella.


Sang tuan kaku itu kemudian berbisik begitu lembut di balik telinga Isabella.


"I love you, baby and thank you"


Ucap laki-laki itu sambil masuk ke ceruk leher sang istri nya.


Jefrey mengencangkan pelukan nya pada Isabella, kemudian laki-laki itu memejamkan perlahan bola matanya sejenak, menunggu satu balasan manis dari bibir indah sang istri nya.


"I love you too"


Dan seperti anak kecil yang baru saja mendapat kan apa yang dia inginkan, Jefrey langsung menaikkan ujung bibirnya tanpa puas dengan balasan dari sang istri nya tersebut.

__ADS_1


******


Maafkan Mak author kasih bonus part Hareudang sebelum puasa ya Makkk 🙏🙏🙏🤭🤭🤭😁😁😁.


__ADS_2