JODOH ATAU TIDAK

JODOH ATAU TIDAK
BAB 15


__ADS_3

Rahel datang kekantor Cikoza, langsung menuju ruangannya! Dia melihat kekasihnya masih sibuk dengan laptopnya hingga tidak mengetahui kedatangannya.


"Sayang! Serius sekali kerjanya? Yuk sini duduk dekatku!!" Ucap Rahel.


Cikoza menghentikan aktivitas kerjanya, berjalan mendekati Rahel! Mereka seperti biasa melakukan silat bibir, Cikoza menyudahi aktivitas mereka.


"Ada apa sayang kamu datang? Mengapa tidak mengabari ku!!" Tanya Cikoza.


"Aku kangen banget sama kamu!! Tapi, kamu kok berubah nggak pernah lagi menghubungi aku sayang." Ucap Rahel.


"Aku lagi sibuk, banyak perkejaan bulan ini, ditambah anak magang senin ini masuk, Rahel ada yang ingin aku bicarakan!" Ucapnya pada Rahel.


"Oh... Benarkah? Apa sayang!! Tapi, sebelum kamu bilang, aku ada sesuatu untuk kamu!"ucap Rahel.


Dia memberikan kado pada kekasihnya, Ciko langsung membuka kado pemberian Rahel padanya! Dia sangat menyukai jam pemberian Rahel, merasa Rahel sudah tahu yang dia suka.


"Sebenarnya! Aku ingin menikah denganku!! Apa kamu sudah siap? Jawab yang jujur, aku siap menerimanya" ucap Cikoza pada Rahel.


Rahel diam, mendengar kata yang keluar dari mulut Cikoza, masih ada keraguan dihatinya untuk menikah! Karena, masih sedikit lagi dia bisa sampai apa yang dia impikan dari dulu.


"Ciko, saya siap menikah dengan mu! Tapi... tunggu aku!! Sebentar... Saja, masih ada pekerjaan yang belum aku selesaikan di sana" ucap Rahel dengan kata lirih.


"Aku tidak mengizinkan kamu pergi lagi! Berapapun akan aku bayar untuk membatalkan kontrak kerja mu! 7 tahun aku menunggumu, untuk pulang! Aku sudah tidak bisa lagi menunggu lama, selama ini telah berusaha keras untuk setia menunggumu!" Ucap Cikoza dengan nada marah.


"Aku mohon! Izinkan aku kesana!! Hanya 4bulan saja, Selesai dari sana, aku akan menjadi istrimu seutuhnya! Yang selalu berada di sampingmu." Ucap Rahel yang memohon dengan raut wajah sedih, agar Cikoza lulu dan membiarkan dia pun pergi lagi.


"Tidak!! Aku tidak akan mengizinkan kamu untuk pergi! Tapi, jika kamu masih ngotot ingin pergi, baiklah aku tidak janji hati ini masih sama seperti saat ini atau tidak? hubungan ini, aku lah yang bodoh! Terlalu berharap tinggi memilikimu, tapi kamu lebih mementingkan karirmu menjadi model. Lebih baik kamu nggak usah pulang sekarang! kenapa tidak 4 bukan lagi " Ucap Cikoza yang marah pada Rahel, dia sangat kecewa mendengar jawaban wanita yang di cintai.


Rahel menangis, karena di bentak oleh Cikoza! Dia merasa kecewa apa yang telah di lontarkan kekasihnya, dia mendekat ingin memeluk agar Cikoza tidak lagi memuncak marahnya! Tapi,pelukan itu di tepis oleh Cikoza sehingga Rahel terpental ke tepi sofa.


Pertengkaran pun terjadi, Cikoza yang marah menjadi-jadi membuat Rahel ketakutan.

__ADS_1


"Kamu jahat! Tega bentak dan mendorong aku, kamu bukan Ciko yang dulu aku kenal" pekik Rahel yang menangis.


"Terserah, kamu yang buat aku begini! Jika aku tahu kamu pergi lagi ke Prancis, ingat! Aku tidak akan perduli lagi dengan mu!! Jika perlu carilah pria lain yang bisa terus menunggu" ucap Cikoza yang masih emosi.


Rahel dia sangat mencintai Cikoza, dia sangat sedih melihat pria didepannya, yang dulu lembut sangat menyayangi dia dengan tulus kini sudah berubah menjadi monster.


Rahel pertama kalinya mengalah meminta maaf pada Cikoza, yang di ucapkan memang benar adanya, Cikoza masih diam dengan pemikiran yang bercabang, saat ini dia ingat dengan kata mamanya menyangkut Rahel.


"Ciko, pliss... maaf kita jalani dulu hubungan ini, semoga saja aku tidak ada lagi niat ingin pergi kesana demi hubungan kita" ucap Rahel.


"Temani aku pergi resepsi Dion malam ini! Ucap Cikoza.


Rahel menyetujui ajakan Cikoza, dia berpamitan pulang untuk pergi ke salon.


Siang sudah berganti malam, Viona yang berdandan cantik, meminta makeup artis datang kerumahnya! makeup over wajahnya dia ingin beda dari biasanya agar terlihat lebih dewasa dan berkelas! Karena kenapa, ya dia tidak ingin di bicarakan ditinggal nikah karena gosip negatif.


Viona memakai gaun yang dia jahit sendiri, gaun yang panjang tapi ada belahan sebatas paha dan atasnya agak terbuka sebahu.


Kali ini dia memakai tas Hermes, dia tahu semua undangan pasti pejabat tinggi, semua sudah terlihat sempurna! dia siap-siap pergi. Menaiki mobil sport miliknya yang tidak pernah dia pakai sebelumnya, mobil ini kado ulang tahun dari papannya.


Menjelajahi jalan kota di malam hari sungguh menyenangkan memakai mobil sport.


Butuh waktu 30menit untuk sampai lokasi resepsi di hotel berbintang lima, sudah berbagai mobil mewah sudah tersusun di parkiran. Dia turun dari mobil berjalan menuju ruang resepsi tak lupa kado yang sudah dia siapkan untuk kedua mempelai yang sangat dia rencanakan matang-matang.


Saat masuk ada ibu-ibu yang hampir saja tersandung, dengan sigap dia menolong ibu itu.


"terima kasih cantik" ucap ibu kepada viona.


"Ya Tante, lain kali hati-hati! apa tante juga ingin masuk ke dalam? nanti aku papa sampai dalam." ucap Viona.


Viona mengandeng tangan ibu itu masuk kedalam sampai di tempat resepsi, terlihat dengan Diao Anggara yang sangat tampan memakai jas pengantin warna hijau.

__ADS_1


"Tante, saya mau menghampiri pengantin dulu! Tante cantik disini saja!" Ucap Viona.


"Baiklah, nanti temuin Tante lagi!"


Viona berjalan menuju Dion dan istrinya. Dion memberitahu istrinya jika wanita yang cantik mendekati mereka adalah mantannya yang masih dia cintai! Dia juga memberi tahu ibunya jika itulah Viona wanita yang merubah hidup Dion menjadi baik sekarang ini.


Viona berjabat tangan dengan orang tua Dion, dengan senyum ramahnya! Lalu berjabat tangan Dion dan istrinya.


"Selamat menempuh hidup baru Dion anggara! Semoga loh dan istri langgeng terus sampai kakek nenek!! Amin.


Dion ingin sekali memeluk Viona, apalagi dia cantik sekali malam ini sangat seksi, membuat Dion menginginkan dia malam ini! Viona memberikan kadonya kepada istri Dion lalu memeluknya.


"Buka kadonya di kamar bersama suamimu! Satu lagi Dion tidak suka wanita lemah" Bisik Viona.


Oh ini Viona, wajar saja Dion sangat mencintainya! Terima kasih Viona kamu sudah merubah anakku. Batin ibunya Dion.


Viona pergi menuju kursi mencari keberadaan Tante yang barengan dia masuk, tidak menemukan lagi bayangannya.


Dia duduk mencoba mencicipi makanan, tiba-tiba ada Alex duduk di sampingnya.


"hai, cantik ketemu lagi!" ucap Alex.


Viona diam tidak menghiraukan keberadaan Alex di sampingnya, dia pura-pura asik dengan makanan yang didepannya.


Alex terus memandangi Viona, ajak dia berbicara tapi tetap saja tidak ada sinyal dari Viona.


semua mata tertuju melihat kedatangan Cikoza dan Rahel, banyak wartawan yang meliputi Dion kini mereka berburu berita Rahel.


berbagai pertanyaan yang di lontarkan wartawan mereka jawab.


Viona melihat model yang dia idolakan datang bergandengan tangan dengan Cikoza.

__ADS_1


Saat melihat mereka hari Viona terasa sakit, ternyata pacarnya Rahel.


__ADS_2