JODOH ATAU TIDAK

JODOH ATAU TIDAK
BAB 30


__ADS_3

Micel mendekat kearah Erik tiba-tiba cup... Dia menempelkan bibirnya pada Erik. Membuat Erik serasa kena setrum mendapat serangan tiba-tiba dari Micel.


Micel memaksa Erik untuk membuka, dia menggigit bibir bawah Erik sudah merasa sakit akhirnya dia membuka mereka berdua menikmati penyatuan bibir yang sudah lama tertunda.


Micel senang Erik membalas, sudah lama mereka melakukannya hingga kehabisan napas membuat mereka ter engah engah mengambil napas.


"Terima kasih kak, Sudah balas! masih manis sama seperti dulu. Anggap saja ini salam perpisahan kita! Aku sungguh menikmati setiap detiknya" Micel senyum bahagia.


Sama aku juga menikmatinya, terima untuk hari ini Micel.


Duduk bersebelahan di taman, Viona dan Cikoza bercanda hubungan mereka kian membaik.


"Mereka keliatan serasi!" Ucap Micel.


Erik hanya memberikan anggukan, lalu menghampiri mereka.


Erik dan Micel sudah datang Cikoza ajak mereka pulang untuk istirahat untuk ke pesta tuan Lee.


Mereka pulang ke hotel! Mempersiapkan diri untuk malam.


Viona masuk kamar mandi, menghidupkan air dia melihat lututnya, kepala yang ikut tertunduk memeluk lututnya menangis dengan keadaan yang dia hadapi sekarang.


"Oh tuhan... Mengapa hidupku ini seperti ini... Mengapa harus dia! Jujur aku tidak berharap orangnya dia..."


Satu jam dalam kamar mandi, akhirnya Viona keluar juga! Dia melihat Micel yang sudah pakai kimono duduk di tepi tempat tidur.


Micel masuk kamar mandi, Viona keluar hanya berpapasan dia pun heran mengapa sahabatnya diam tanpa bicara sedikitpun saat berpapasan berpapasan.


Viona heran dengan sikap Micel padanya! dia merasa sahabatnya lagi sedang tidak baik-baik saja saat ini!


Viona memakai dress warna merah, kali ini dia berpakaian tidak terlalu minim, melihat dari dia berpakaian seperti wanita Indonesia banget! Anggun dan aura kecantikannya masih tetap terpancar.


Dia tidak terlalu banyak memoleskan make up di wajahnya! Sesuai dengan umurnya, dia tidak terlalu banyak mengunakan makeup, rambutnya juga diuraikannya saja, lalu dia berikan jepit motif mutiara di rambutnya.


Viona memposting Fotonya di media sosial dengan caption "semoga baik-baik saja."


Caca melihat postingan Viona "semoga baik-baik saja"


Kamu memang selalu menonjol dalam hal apapun, jujur! Gue sebenarnya iri... Banget sama kamu, tapi kamu orang baik sehingga tidak ada celah aku membencimu Viona! Dua hal gue suka... banget, dari kamu sejak pertama kita berteman (tidak pernah sombong apa yang kamu punya dan tidak pernah menjatuhkan orang lain)"

__ADS_1


Viona sudah siap! Menurutnya penampilannya susah oke. Viona duduk di kursi memandangi keindahan dari atas, tinggal menunggu Mic masih bermake-up, banyak banget drama di wajahnya! Micel orangnya cantik, baginya makeup memuat dia lebih cantik lagi dari hari biasa.


Ting...


Pesan masuk dari Cikoza. " Ayo ke marilah!!"


"Ayo nona Micel, nanti kita terlambat!!"


"Oke nona muda, lest go' "


Ternyata didepan hotel sudah ada dua mobil mewah menunggu menjemput mereka menuju kediaman tuan Lee Kwang-soo.


"Malam semuanya, saya di suruh tuan Lee untuk menjemput kalian! Nona Viona dan tuan Cikoza naik mobil depan! " ucap sopir yang di utus untuk menjemput mereka. Dia juga membuka pintu mempersilakan tamu kehormatan tuan Lee untuk masuk dalam mobil.


Ini kali pertama Viona naik mobil mewah, miliki pasilitas canggih barang super mewah! Dilihatnya di tepi mobil ada minuman bermerek yang belum pernah dia lihat sebelumnya, dia yakin jika minum ini pasti mahal.


"Walaupun kamu tergolong orang kaya, pasti kamu tidak pernah menaiki mobil semewah ini!" Ucap Cikoza berbalik menatap Viona dengan wajah arogan.


"Terus...? Pada dasarnya semua mobil sama, digunakan untuk di jalankan?"


"Ya! Betul"


Mobil mereka masuk Mension gerbang utama, sungguh Mega luar biar tuan Lee, banyak yang datang mereka semua orang penting.


Viona dan Cikoza keluar dari mobil mewah, mereka sudah di sambut oleh tuan Lee, Viona merasa tuan Lee sungguh baik.


Banyak kolega Tuan Lee, melihat cara penyambutannya pada Cikoza pengusaha hebat, Cikoza sangat terkenal dalam bidang bisnis cara cepat dia mengembangkan bisnisnya dan wajahnya tampannya membuat dia terlihat sempurna di mata kaum hawa.


Cikoza mendekat arah Viona "gandeng tangan saya!" Bisiknya pada Viona.


"Tidak! Gue nggak ingin jadi bahan perbincangan mereka, emang gue cewek apaan?"


"Plis... Tolong keadaan sekarang" Cikoza mohon pada Viona, melalui ekspresi wajahnya.


Tuan Lee melihat kedatangan Micel, mengapa anak adiknya berada di sini? Seingatnya dia tidak mengundang keluar untuk datang ke Korea.


"Micel, kamu Micel kan?"


" Paman Kwang! Apa kabar? Sudah lama nggak ketemu" tanya Micel, dia juga kaget melihat pamannya berada di tepat ini juga

__ADS_1


"Baik! Sebaiknya kita masuk dulu! Acara mau dimulai "


Cikoza menarik tangan Viona agar di gandeng tangannya! Viona kaget apa yang di lakukan oleh Cikoza, membuat jantung berdetak deg...


Ada sepasang mata mengawasi mereka dari kejauhan, tangannya mengepalkan tidak terima pemandangan yang dia saat ini.


Acara sudah dimulai, ,Viona duduk di meja di depan sebagai tamu spesial.


Tiba waktunya tuan Lee mengumumkan jika dia mempunyai seorang anak laki-laki yai Alex.


Deg...


"Mengapa harus Alex anak tuan Lee, memang dunia ini sempat banget, dimana-mana selalu bertemu."


Alex mendekati papanya, dia juga memberikan kata-kata yang membuat orang yang hadir, menyukai kata-kata Alex.


Viona menikmati hidangan di atas meja, makan minum dia menyukai hidangan tersebut.


Alex menghampiri Viona, "dimana-mana bertemu! Mungkinkah ini sebuah pertanda berjodoh!"


"Ya... Bisa jadi, bisa tidak! Aku pernah membaca jodoh itu seperti Alif lam min hanya Allah yang tahu, benarkan?"


"Benar banget! Sebagai manusia, aku berharap berjodoh denganmu!!" Ucap Alex pada Viona, matanya sekilas menatap Cikoza.


"Berharap dan mengagumi orang itu! Bukankah sesuatu yang belum pasti, jadi bertahanlah dan memintanya pada Allah, Insyaallah pasti dia memberikan jawaban yang tepat.


"Cikoza, setiap wanita di sisimu aku menyukainya! Termasuk Rahel dan wanita didepan saya" ucap Alex yang terang-terangan mengakui jika dia menyukai Viona.


"silahkan! aku tidak pernah memaksa mereka tuk berada di sisiku! tapi keadaan selalu berpihak padaku!" ucap Cikoza menatap lekat Alex dengan wajah yang sudah serius.


"nona Viona, ayo temani ku dansa! anggap saja kamu merayakan ulang tahunku malam ini!"


Viona mengernyitkan keningnya dan berpikir.


" boleh juga untuk di terima! biar Cikoza menjauhinya"


Viona berdiri menggapai tangan Alex untuk berdansa, berjalan menuju orang dansa.


Cikoza melihat Viona berdansa bersama Alex ada rasa tidak suka atas kebersaan mereka, di tambah lagi Viona tertawa kecil bicara dengan Alex, membuat dirinya tidak nyaman dengan keadaan dia sekarang.

__ADS_1


__ADS_2