Jodoh Diantara Perjodohan

Jodoh Diantara Perjodohan
kembalinya senyuman imelda


__ADS_3

Imelda dengan langkah beratnya melangkah masuk ke sebuah kamar dimana dia sedikit menangis karna disinilah tempat terakhir ia dan ayah dari anak yg ia kandung sekarang bertemu


"sepertinya bagas tidak kesini lagi.." guman imelda


imelda mencari sesuatu didalam laci milik bagas dia menemukan pulpen dan secarik kertas dia menulis ungkapan hatinya


"dear bagas... aku kesini saat kita sudah tidak bertemu lagi mungkin 1bulan setelah kamu berhasil menginginkan ku merenggut mahkota ku selamat yah... makasih juga karna kamu udah buat aku bahagia meskipun hanya beberapa hari tapi kamu harus tahu aku mengetahui segalanya kamu jahat yah membeli ku pada temanku andai saja kamu membeli ku pada orangtua ku. tapi ya sudahlah semua sudah terlanjur... oh ya terimakasih juga karna kamu aku akan mendapatkan kebahagiaan ku selamanya...


tutup tulisan tersebut.


imelda menyimpan secarik kertas itu dan menyimpannya bersama foto usg kehamilan nya dilemari baju milik bagas dirinya yakin bagas akan kesini karna bagaimana pun anak yg ada didalam kandungannya adalah anak dia dan bagas mereka akan saling merasakan satu sama lain


imelda beranjak pergi dari apartemen tersebut dan akan membereskan barang² nya diapartemen nya saat disebuah jalan


"loh itu kan lia kenapa dia...?" tanya imelda dia turun dari mobil melihat lia yg tampak sedang diintrograsi oleh beberapa preman


"hentikan tolong hentikan dia teman saya...'' teriak imelda


"oh kamu temannya tolong bayarin hutang temen kamu ini..." teriak salah satu preman itu


"berapa?" jawab imelda

__ADS_1


"50juta...''


imelda mengeluarkan handpone nya


"apakah ada yg punya rekenning uang nya akan saya transfer..." tanya imelda


"ini...." ucap preman menyodorkan nomor rekenning nya


imelda berkutat dengan handphonenya


"sudah bisa dicek 60juta saya lebihkan itung² saya memberi...'' ucap imelda


''nah gtu dong coba ga kabur² ga bakalan gw kejar² lo kaya gini...'' ucap preman tersebut sambil pergi mengendarai motor mereka


"lia lo kenapa kaya gini apa yg terjadi..."


lia hanya menangis sesegukan imelda membantunya masuk kedalam mobil


"yaudah kita pulang ke rumah lo yah...''


"engga mel gw udah ga punya rumah..." ucap lia sambil menangis

__ADS_1


imelda ingin sekali bertanya apa yg terjadi tapi dia mengerti mungkin bila ditanya sekarang lia tidak akan menjawab karna menangis sesegukan


''yaudah kita ke apartemen gw aja..."


imelda menjalankan mobilnya menuju apartemen nya sambil sesekali melihat lia yg tampak sudah reda menangisnya


sesampainya di apartemen imelda membawa lia masuk ke dalam dan menyiapkan air hangat untuk lia mandi tidak lupa menyiapkan bajunya untuk lia berganti baju


"lo bersih² dulu gih, gw udah siapin dikamar..." ucap imelda


lia menuju kamar mandi membersihkan badan


imelda memasak sesuatu untuk keduanya makan malam perut imelda pun rasanya lapar sekali tidak biasanya dia merasakan lapar seperti ini mungkin karna imelda sedang mengandung jadi nafsu makan nya bertambah


lia selesai mandi dan menuju dapur untuk membantu imelda


"gw aja mel...'' ucap lia


"apasih udah gw aja lo kan tamu disini.." ucap imelda


"lo duduk aja mel kayaknya lo lemes banget gw aja yg siapin..."

__ADS_1


"gpp gw lagi pengen banget bikin nasi goreng jadi gw bikin sendiri aja..''


lia terdiam dan membiarkan lia memasak rasanya memang tidak enak sekali tapi itu lah yg di mau imelda


__ADS_2