Jodoh Diantara Perjodohan

Jodoh Diantara Perjodohan
jalan menuju kebahagiaan


__ADS_3

"bagas kamu bangun nak..." ucap pak bayu


bagas berdiri menghadap ke pak bagas sambil menangis karna penyesalan yg ia perbuat


"kamu mencintai anak saya..?" tanya pak bagas


"sangat om saya sangat menyayangi dan mencintai imelda.." jawab bagas


"bayu maafkan anak saya dia berbuat yg tidak baik kepada putri mu.." ucap pak bakti


"ini sudah takdir mungkin jalan mereka bertemu seperti ini coba saja bila mereka tidak bertemu seperti ini apakah mereka akan saling mencintai atau bermusuhan karna tidak mau dijodohkan..." jelas pak bayu


"tante mau kamu temukan imelda nak bawa dia dan calon cucu kami kesini..." ucap bu rita


"kamu mencintai anak saya kan tolong temukan dia kami akan sangat bahagia dan akan sesegera mungkin menikahkan kalian bila imelda ketemu dalam waktu dekat ini..." ucap pak bayu


"bagas akan berusaha buat temuin imelda om tante pah, bagas akan cari kemana pun.." kata bagas


"kalo kamu perlu bantuan jangan sungkan² nak bilang pada kami..."


bagas berhenti menangis dia mendapatkan kepercayaan dari papah nya dan calon mertua nya itu


"apa yg akan kamu lakukan..?" tanya pak bakti


"bagas akan cari ke daerah² sini pak karna katanya beberapa hari yg lalu imelda datang ke apartemen bagas dan menyimpan foto ini mungkin imelda ada diseluk beluk kota jakarta..." jelas bagas


yah, sayang sekali dugaan bagas itu salah karna imelda jauh dari seluk beluk kota jakarta imelda ada di daerah pedesaan yg asri jauh dari kota yg berisik membuatnya nyaman,damai,dan tenang apalagi kondisinya yg sedang hamil


"mau gw ambilin sesuatu mel..?" tanya lia yg sesang duduk bersama imelda diteras rumah

__ADS_1


"gaada..." jawab imel


aryo akan pergi ke perkebunan jeruk sebelum itu lia bertanya soal pekerjaan


"aryo tunggu..." teriak lia


"iya non lia ada apa..?" tanya aryo


"gw boleh ga kerja diperkebunan jeruk..?" tanya lia


aryo sedikit gugup karna wanita cantik seperti lia mau bekerja diperkebunan yg pasti akan berhadapan langsung dengan panasnya terik matahari


"non yakin kalo mau kerja boleh² aja kebetulan beberapa bulan lagi akan ada panen jadi butuh tambahan pegawai terus sekarang juga lagi butuh pegawai untuk menanam tanaman baru tapi ya harus kuat panas non..." jelas bagas


"gpp yo daripada gw diem terus disini kan ga enak sama imelda atau pun lo sama bi timi.." ucap lia


"oke gw ganti baju dulu yah.." lia pergi kedalam mengganti baju nya


imelda tampak memeprhatikan aryo yg tersenyum sendiri


"kamu suka ya sama lia..?" ledek imelda


"aduh non imel apasih..." ucap aryo malu²


"aryo sini..." ucap imelda yg menyuruh aryo mendekat


"ada apa non...?" tanya aryo


"sebelum kamu jauh lebih suka sama lia aku cuman mau kasih tahu daripada kamu menyesal nanti sukur² kamu terima dia apa adanya..."

__ADS_1


"maksudnya non...?"


"lia bekas pelacur.."


"apa non...?" aryo kaget mendengar itu


"tapi dia mau berubah buktinya dia mau kerja panas² karna dia yakin dia bisa berubah.."


aryo terdiam


"dan juga meskipun dia mantan pelacur tapi dia tetep baik sam aku.."


"non saya sih tidak masalah dengan status non lia yg mantan pelacur karna dulu juga saya seperti itu jalan sesat dlu sampai saya menjadi lebih baik, jadi setiap orang pasti ada menyesalnya dan saya yakin non lia pasti akan jauh lebih baik nanti .. '' jelas aryo


"kalo kamu mau deketin dia aku dukung 100% deh..." ucap imelda


"baiklah aku akan deketin lia sukur² diterima hhe.." tawa aryo yg juga membuat imelda tertawa


lia yg baru datang heran kenapa mereka berdua tertawa bersama


"asik nih ada apa sih...?" tanya lia bingung


aryo dan imelda saling tatap


"gaada apa² udah kalo mau ke perkebunan pergi aja gw disini aja kaki gw pegel banget habis jalan² tadi...'' jelas imelda


"yaudah kalo butuh sesuatu telpon gw aja ya mel..."


aryo dan lia pergi ke perkebunan memakai mobil pickup yg sering aryo pakai

__ADS_1


__ADS_2