
bagas sampai diperkebuanan dirinya sibuk menelpon seseorang dia duduk terdiam dikursi kemudi sambil mengangkat telpon
imelda baru keluar dari perkebunan dia berhenti tepat disamping kiri mobil bagas namun kedua nya tidak sama² melihat
flashback
bagas harus mengendarai mobil losbak milik perkebunan karna mobil nya kehabisan bensin jadi tadi bagas menyuruh orang untuk membeli bensin tapi karna lama bagas akhirnya menggunakan mobil losbak itu
saat bagas akan turun dan menginjakan kaki disana
deggggg
jeruk yg dipegang imelda jatuh dan imelda hanya terdiam sebab dia merasakan untuk pertama kalinya sang anak menendang didalam perut membuat imelda menangis haru bahagia setelah ditunggu dari usia kehamilan 6 bulan dan kini sudah memasuki usia 8 bulan anaknya baru menendang
"kamu nendang mama sayang seneng yah seneng kenapa hayo..." ucap imelda sambil mengelus perut nya untuk berinteraksi dengan sang anak
bagas mendengar sayup² wanita menangis namun dihiraukan saja mungkin itu angin
imelda akan mengambil jeruk yg jatuh tapi susah karna perutnya sudah besar jadi susah untuk berjongkok untung saja ada aryo yg mengambilkannya
"ini non jeruknya susah yah karna perutnya besar.." ucap aryo
''makasih loh aryo aku mau pulang dulu.." pamit imelda
"iya non hati² dijalan awas kepeleset pelan² jalannya..." teriak aryo karna imelda sudah berjalan sedari tadi, imelda hanya geleng² kepala karna aryo teriak² seakan dia tidak tahu saja
__ADS_1
bagas mendengar aryo yg berteriak dan melihat seorang perempuan yg berjalan meninggalkan perkebunan dengan kondisi perut membesar tapi wajah nya tidak terlihat karna memakai topi petani yg besar
andai lo tau bagas itu imelda pasti kalian udah bareng² sekarang
aryo menghampiri bagas yg mematung melihat wanita itu
"den kenapa liatin nya sampe segitu nya.." tanya aryo yg membuat bagas terkejut
"itu siapa yo..?" tanya bagas
"itu tamu nya ibu.."
"lagi bunting.."
"iya..."
"ada den..."
bagas tidak bertanya lagi karna sudah tahu jawabannya dia segera pergi dan berkeliling perkebunan bagas pun sama dia ingin makan jeruk metik langsung dikebunnya
"ekspor udah kemana aja yo..." tanya bagas sambil memakan jeruk
"kemarin kita ke solo sekarang lagi penuhin target ke palembanga den..." jawab aryo
'kalo target palembang sudah tercapai kasih tahu aku yah yo kita akan bikin acara kecil²an itung² syukuran karna kita bisa maju dan sukses ..''
__ADS_1
''baik den saya juga sudah bicara dengan tuan besar dan tuan besar sebentar lagi akan menambah kota untuk bisa kita ekspor jeruk hasil kebun kita .."
bagas hanya mengangguk dia menikmati jeruk yg ada dikebun
imelda sampai dirumah, berapa terkejutnya lia saat melihat imelda yg datang membawa 1 buah jeruk
"lo darimana mel gw pusing daritadi nyariin lo..."
"dari perkebunan..." jawab imelda santai
"ngapain..."
"pengen jeruk..."
"dikulkas banyak mel ngapain pake ke bun segala licin mel.."
"gw pengen metik langsung kan udah kesampean langsung pulang hhe.." imelda tertawa kecil membuat lia tidak tega memarahinya
"eh tadi anak gw nendang tau.."
"masa sekarang masih nendang ga..?" tanya lia yg langsung memegang perut imelda
"justru sekarang engga.."
"yaudah lo mandi sana gw siapin makan malem...''
__ADS_1
imelda memakan dulu jeruk yg ia petik tadi dan bergegas kekamar untuk mandi dan merebahkan badannya yg sedikit kelelahan apalagi mengingat usia kandungan imelda sudah 8 bulan artinya beberapa minggu lagi imelda akan melahirkan