Jodoh Diantara Perjodohan

Jodoh Diantara Perjodohan
pertemuan


__ADS_3

Diperjalanan imelda sangat kesal pada sang papah yg benar² tidak membatalkan perjodohan nya itu hari pun mulai gelap imel tadi nya mau kerumah Lia tapi dipersimpangan jalan Imelda bertemu Lia yg sedang menunggu jemputan nya


"Lia mau kemana? Gw ikutin aja..." Ucap imelda yg melihat imel sudah mengendarai motor yg menjemputnya


Imelda mengikuti Lia dari belakang hingga terlihat lia berhenti disebuah diskotik


"Ya ampun...." Ucap imelda meringis saat melihat banyak sekali lelaki yg menuju tempat itu dia penasaran sekali seperti apa diskotik hingga Imelda memutuskan untuk masuk kedalam meskipun dia sedikit merinding karna benar² baru pertama kali nya dia ketempat hiburan malam


Imelda menghampiri 2 penjaga pintu didepan dan mengatakan


"Panggilin lia dong gw temen nya ..." Ucap lia


"Ga bisa dia lagi kerja..." Ucap orang tersebut


''nihh..." Ucap liat sambil menyodorkan beberapa lembar uang untuk mereka


"Oke tunggu disana.." tunjuk seorang penjaga nya yg menujuk sofa didalam diskotik tersebut


Imelda duduk menunggu lia yg baru akan dipanggil oleh salah satu penjaga itu


Penjaga disana bertemu lia dan berbisik² agar tidak banyak yg tau


"Mel lo ngapain disini pulang mel ini bukan tempat lo...'' ucap lia yg menarik tangan imelda


Imelda terkejut saat melihat lia yg berpakaian seperti layaknya pelacur memang lia pelacur


"Gw pergi dari rumah gw pengen tinggal sama lo..." Jawab imelda


"Bukan gw ga mau mel tapi ga bisa rumah gw bukan rumah yg layak buat lo dan itu bukan rumah mel... " Ucap lia


"Kenapa?" Tanya imelda


"Rumah gw udah jadi tempat kerja kedua gw mel plis ayo pergi gw ga pengen terjadi apa² sama lo..." Lia menarik tangan imelda


"Iya iya gw balik..." Ucap imelda yg pergi dari sana dan langsung mengendarai mobilnya


Saat akan masuk kembali ke dalam


"Temen lo.. " ucap seorang lelaki yg memegang tangan lia


"Jangan macem² dia ga sama kaya gw..." Sahut lia


Lelaki itu bisik² pada lia yg membuat lia melotot


"Bangsatttt lo tau aja kelemahan gw anjing..." Ucap lia yg memaki lelaki itu yg dimana seperti nya lia dan lelaki berjaket hitam itu sudah kenal


Imelda sampai disebuah apartemen yg dimana itu apartemen milik nya yg sudah dibeli sejak dia bekerja sebagai fotografer


Untung nya tidak banyak yg imelda bawa sehingga hanya sebentar saja buat dia beres² baju dan barang lainnya


"Drttt drttttt..." Handphone imelda berbunyi

__ADS_1


"Hallo ada apa ghar?" Tanya imelda ternyata yg menelpon adalah ghara teman satu propesi nya


"Besok ada pemotretan tapi pemotretan keluarga , gw ga bisa dateng jadi lo bisa ga handle semuanya sendiri..?" Tanya ghara


"Oke bisa tenang aja gw ga bakaln kecewain lo ko.." jawab imelda


Sepertinya imelda akan ada pekerjaan besok hingga dia memutuskan untuk tidur saja agar besok tidak kesiangan


Imelda bangun pagi sekali karna takut kesiangan belum lagi dia harus mencari alamat rumah klien nya


"Ini deh kayaknya..." Ucap imelda yg berhenti dia sebuah rumah yg besar sekali melebihi rumah orangtua nya


"Permisi...." Ucap imelda


"Iya ada yg bisa saya bantu..." Ucap satpam disana


"Apa bener ini rumah bakti laksana..."


"Benar nona apa ada keperluan.."


"Saya sudah ada janji mau ada pemotretan keluarga ini bisa dilihat .."


"Oh masuk saja nona sudah tadi ada yg kasih tau saya masuk saja..." Ucap satpam itu


Imelda pun masuk ke rumah tersebut


"Oh iya pak boleh saya minta bantuan tolong angkatin barang² itu kedalam soalnya agak berat...''


Imelda melihat sekeliling rumah itu rumah yg benar² mewah banyak sekali pajangan² hiasan dinding yg mahal


''apa kamu dari saghara grup...?" Tanya seorang lelaki pada imelda


"Iya tuan..." Jawab imelda


Lelaki tersebut adalah pak BAKTI LAKSANA pengusaha sukses yg bergelimang hartanya


"Kita mulai 15menit lagi setelah saya beres² barang² dulu ya pak..." Ucap imelda


"Baiklah .." sahut pak bakti


Imelda selesai beres² beberapa perlengkapan fotografer nya


"Baik boleh dipanggil keluarganya pak saya sudah selesai..."


Pak bakti hanya mengangguk dan menepuk 2kali tangan nya


Seorang lelaki turun dari lantai 2 langkah nya terdengar oleh imelda yg terus memeprhatikannya


Sepertinya imelda pernah melihat lelaki tersebut tapi dia sedikit lupa


"Ok sudah mari kita mulai...'' ucap pak bakti

__ADS_1


"Loh yg lainnya mana pak..?" Tanya imelda


"Dirumah ini cuman ada saya dan anak saya saja.." jelas pak bakti


"Loh katanya pemotretan keluarga tapi cuman 2 orang aja.." guman imelda dalam hatinya


Imelda terus berkutat dengan kameranya sesekali mengarahkan agar mereka berpose seperti yg dia arahkan hingga 1 jam sudah berlalu dan pemotretan selsai


Pak bakti melihat hasil pemotretan imelda yg dimana sepertinya pak bakti sangat suka atas hasilnya


"Saya sudah transfer ke rekening saghara grup dan ini saya minta kamu tulisjan no rek kamu.."ucap pak bakti sambil menyodorkan handphone nya


"Ini pak sudah..." Jawab imelda


"Sudah masuk yah 100jt bonus untuk mu karna hasil nya bagus sekali..."


"Apa..." Ucap imelda saat melihat notifikasi uang 100jt masuk ke rekenning nya sebenernya imelda anak orangkaya tapi ini pertama kalinya dia mendapatkan uang hasil sendiri yg sangat banyak


Lelaki yg merupakan anak dari bakti laksana memperhatikan terus imelda


"Ketemu lagi kita..." Sapa lelaki tersebut


"Emang kita pernah ketemu sebelumnya...? Tanya imelda


"Pernah pertemuan pertama kita di hotel kastil..."


"Oh gw baru inget lo kan cwo itu...." Ucap imelda


"Iya sorry yah gw ketus kemarin karna lagi buru².."


"Bagas lakasana..." Ucap lelaki itu yg menyodorkan tangan nya


"Imelda..." Ucap imelda sambil menyalami tangan bagas


"Lo udah kama kerja jadi FG..?''


"Yah dari gw smp dulu sih.."


"Udah lama dong ya..."


Imelda hanya mengangguk saja


"Rumah lo dimana..? Tanya bagas


"Gw tinggal diapartemen..."


"Oh apartemen mana?"


"Aparemen gajaya yg ada dideket mall gede itu.."


Bagas hanya mengangguk dia tau letak apartemen itu

__ADS_1


__ADS_2