Jodoh Sepertiga Malam

Jodoh Sepertiga Malam
Episode 11


__ADS_3

Sebelum pulang dia mengajakku mampir ke supermarket. Sampai di depan supermarket aku turun dari motor lalu dia memberi aku uang dia menyuruhku belanja semua jajan kesukaanku untuk bekal besok jalan sehat.


"Ini uang,,, kamu beli semua jajan kesukaan kamu buat besok biar besok waktu jalan sambil ngemil biar nggak capek soalnya katanya besok rutenya jauh"


"Nggak mau ah"


"Ya udah kalo gitu kita nggak pulang kalo kamu nggak masuk beli jajan"


"Kalo gitu masuknya sama kamu aku nggak enak nanti kamu aja yang bayarin"


"Aku malu masuk kedalam, aku belum pernah masuk ke supermarket"


"Malu kenapa?"


"Itu lampunya terang banget keliatan jelekku nanti yang dikasir juga cewek lagi aku nggak berani"


"Ya udah kalo gitu nggak jadi kalo kamu nggak ikut masuk"


"Ya udah deh tapi nanti yang ke kasir kamu sendiri ya"


"Iya"


Didalam supermarket Marsel memilihkan banyak sekali jajan tapi aku menolak aku memilih beberapa saja.


"Marsel, kamu beneran nggak pernah masuk ke tempat kek gini?"


"Pernah sih sama kakak ku tapi kebanyakan aku nunggu diluar aja"


"Kakak kamu cewek apa cowok?"

__ADS_1


"Cewek udah nikah udah punya anak kelas empat sd"


"Umur kamu berapa?"


"Kenapa sih kamu tanya gitu pokoknya aku beda dua tahun sama suaminya Lila"


"Aku mana tahu usia suaminya kak Lila dari pada tanya tanya kan sekarang ada kamu aku tanya kamu langsung"


"Udah udah ayok kamu pilih ini aja nggak mau nambah kalo mau tambah lagi yang banyak nggak apa-apa kok buat orang rumah juga boleh. Kamu punya saudara nggak?"


"Punya adik tapi masih kecil belum sekolah"


"Nah beli yang banyak sekalian buat adik kamu"


"Udah ini aja ini juga udah banyak kok makasih ya"


"Iya, sama-sama"


"Aku udah cerita semua soal aku, kamu mau nggak pacaran sama aku?"


Aku hanya terdiam aku bingung harus jawab apa kalo diterima aku belum begitu kenal sama dia kalo ditolak aku nggak enak baru aja di beliin jajan segini banyaknya. Aku beneran bingung banget.


"Kamu jawab dong kamu mau nggak, aku serius suka sama kamu"


"Emmmm ya udah deh"


Dan setelah itu dia tetap mengikutiku dari belakang sampai rumahku. Dia berhenti didepan rumahku lalu turun dari motornya.


"Makasih ya udah dianterin, udah malem cepet pulang besok berangkat pagi"

__ADS_1


"Kamu nggak nyuruh aku masuk aku pengen pamit ke orang tua kamu"


"nggak usah,,, nggak usah,,, lain kali aja lagian udah malem orang tuaku juga udah tidur"


"Emmmm ya udah kalo gitu aku pulang ya"


"Ya hati-hati ya sekali lagi makasih"


"Iya"


Aku sengaja nggak biarin Marsel berpamitan ke orang tuaku karena aku masih takut nanti orang tuaku marah karena sudah larut malam pulang pulang sama cowok. Beberapa menit kemudian ponselku berdering ternyata ada pesan dari Marsel.


"Aku kok nggak boleh masuk sih?"


"Kamu nggak suka sama aku ya aku kan cuma pengen pamitan aja sama orang tua kamu"


"Aku nggak enak udah bawa anak orang tapi nggak pamit"


"Apaan sih bukannya gitu cuma ini kan udah malem lain kali aja lagian tadi orang tuaku juga udah tidur kok"


"Kamu besok aku jemput mau nggak?"


"Besok aku dianterin aja, kamu nggak usah jemput aku pulangnya aja barengan"


"Gitu ya,,, ya udah nggak apa-apa, kita sekarang udah pacaran kamu panggil kamu sayang ya"


"Jangan jangan panggil adek aja aku panggil kamu mas lebay banget sayang-sayangan"


"Ya udah dek, kamu tidur dulu besok bangun pagi"

__ADS_1


"Iya"


Karena aku belum punya perasaan ke dia jadi aku minta dipanggil adek aja biar kayak kakak adek aja soalnya aku risih dipanggil sayang.


__ADS_2