Jodoh Sepertiga Malam

Jodoh Sepertiga Malam
Episode 07


__ADS_3

Tepat satu minggu aku dan Marsel saling berkabar melalui pesan singkat tapi aku masih belum tahu orangnya. Waktu itu aku cuti sakit yah walaupun nggak sakit parah karena semenjak satu bulan aku bekerja pabrik belum libur sama sekali tanggal merah juga tetap lembur kerja pulangnya juga larut malam jadi aku ambil cuti.


"Hai Mesya"


"Selamat pagi"


"Kok nggak bales udah berangkat kerja ya?"


"Aku nggak masuk kerja"


"Kenapa kamu sakit?"


"Aku juga udah dua hari nggak masuk kerja"


"Kamu nanti gajian kan? kamu mau ambil kapan?"


"Nanti sore habis magrib"


"Kamu udah tahu aku kan?"


"Belum"


"Aku yang pakek motor satria hitam"


"Yang pakek motor satria hitam banyak banget"

__ADS_1


"Yang punya satria cuma aku sama Candra tapi punya Candra warna merah"


"Anak gudang yang bawa satria hitam setiap hari gonti-ganti aku bingung"


"Hahaha... iya soalnya kalo istirahat makan siang temenku yang aku suruh ambil motor dari parkiran mungkin yang kamu liat temenku"


"Mana aku tahu kalo itu temen kamu"


"Nanti sore pas kamu ambil gaji kita ketemuan yuk"


"Iya tapi nggak janji"


Sore hari aku minta sepupuku Sari untuk menemani aku saat ambil gaji. Aku sudah cerita soal Marsel ke Sari jadi aku suruh dia pegang ponselku dan membalas pesan dari Marsel.


"Mes, kamu dimana?"


"Aku tunggu kamu dijembatan"


Lalu Sari bilang "Dia nunggu di jembatan"


"Ya udah, nanti kamu awasi ya pas di jembatan kalo ada motor satria kamu ngomong jadi aku langsung ngebut bawa motornya"


"Iya, aku ikut deg-degan tahu nggak! eh ini dia bales lagi"


"Bales gimana?"

__ADS_1


"Kamu udah sampek mana"


"Udah nggak usah di bales"


Saat lewat jembatan Sari aku bonceng sambil clingak clinguk liat kanan kiri dan belakang.


"Ada nggak?"


"Nggak ada"


"Alhamdulillah, aku deg-degan takut


Tiba-tiba saat sampai pom bensin ada orang yang berteriak


"Woy"


Ternyata itu cowok yang pakai motor satria kita berdua sepemikiran mungkin itu Marsel. Langsung saja aku ngebut dan Marsel mengejar dari belakang, saat motor kami bersebelahan dia membuka percakapan.


"Jangan ngebut, tadi aku nungguin di jembatan lama banget jadi aku nungguin di pom bensin"


"Kamu duluan aja, nanti dimarahin orang kalo jalannya kayak gini"


Saat dia duluan aku malah melaju motorku dengan sangat pelan jadi dia jauh sekali di depan. Lalu dia berhenti menunggu aku sampai. Dia menyuruhku berjalan lebih dulu jadi aku langsung ngebut lagi dan membuat dia tertinggal. Begitu seterusnya saat dia dibelakang aku tinggal saat dia di depan aku akan sangat pelan sampai di tempat tujuan. Sari terus tertawa disepanjang perjalanan.


"Aku sebenernya kasiah tapi juga pengen ketawa hahahahah"

__ADS_1


"Ya udah nanti kalo pulang kita baikin"


Sesudah aku ambil gaji diperjalanan pulang dia mengajak kami makan dulu. Lalu kita berhenti di warung mie ayam pinggir jalan. Sesudah kita makan sambil ngobrol-ngobrol karena sari aku yang ajak jadi aku yang bayarin dia, eh Marsel ngasih aku uang buat bayar aku nggak mau soalnya hari ini aku yang gajian aku nggak enak. Karena aku nggak mau aku mau bayar sendiri aja dia malah ngasih uang buat bayar makannya sendiri yah ceritanya dia nitip bayar gitu. Jadi aku ambil inisiatif aku bayarin aja semuanya.


__ADS_2