Jodohku Dengan Dia

Jodohku Dengan Dia
Bertemu Teman Lama


__ADS_3

Richard terus berjalan mengarah ke ruangan Departemen Sekretaris, di ikuti Richela. Ruangan Departemen Sekretaris masih berada di lantai dasar. Sehingga hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mencapainya.


Di depan ruang DS


“Masuk dan lakukan administrasimu! Tanyakan juga apa pekerjaanmu hari ini,” perintah Richard datar tanpa menatap ke arah Richela.


Bahkan sebelum Richela menjawab, Richard sudah berlalu pergi meninggalkannya di sana.


“Belum aku jawab, udah langsung pergi aja. Dasar om bermuka datar!”umpat Richela menatap punggung Richard yang mulai menghilang dari pandangannya.


Kemudian Richela berjalan masuk ke dalam ruangan Departemen Sekretaris. Di sana sudah terdapat seorang perempuan bertubuh seksi sedang duduk. Perempuan itu adalah ketua dari Departemen Sekretaris.


Kedua matanya menatap Richela dari atas sampai bawah. “Kau sekretaris barunya pak Boss?”


“Benar. Aku datang ke sini untuk melakukan Administrasi,” jawab Richela tersenyum.


“Oh baiklah. Isilah berkas ini!” titah Ketua DS bernada tidak suka, seraya menyerahkan berkas yang di maksudkannya.


Tanpa menjawab, Richela langsung menerima berkas itu. Ia segera mengisi semua yang tertera di bekas itu. Di sela Richela mengisi berkas, ketua DS terus menatapnya. Tatapannya merendahkan Richela.


`Cantik sih tapi kampungan! Bisa-bisanya dia menjadi sekretaris pak Boss dan calon istrinya. Padahal aku yang lebih lama mengenal pak Boss,` batin Ketua DS


“Lalu apa pekerjaanku sekarang?” Richela bertanya, sesudah mengisi berkas Administrasi.


“Tunggu dulu. Saya periksa,”ketua DS mengambil berkas Administrasi yang baru saja selesai Richela isi dan memeriksanya.


“Apa ada yang kurang lengkap?” tanya Richela pada ketua DS.


“Tidak ada,” jawab ketua DS menutup berkas tadi.

__ADS_1


“Baguslah. Lalu pekerjaanku?” Richela bertanya sekali lagi tentang pekerjaannya hari ini.


Ketua DS tampak memikirkan sesuatu. Sudut bibirnya terangkat samar. Di otaknya sudah terdapat rencana jahat untuk membuat reputasi Richela buruk di depan semua orang.


`Aku akan membuat reputasi kau buruk di hari pertama bekerja. Siapa suruh kau datang dan mengambil posisi yang seharusnya menjadi milikku!` batin Ketua DS


“Hari ini ada syuting iklan dan kau menjadi penanggung jawabnya. Mengerti?” ketua DS yakin pekerjaan itu akan membuat rencana jahatnya pada Richela berjalan sempurna.


“Aku mengerti,” balas Richela santai tanpa terlihat merasa curiga.


Padahal sebenarnya Richela sudah menebak pasti ada yang ketua DS rencanakan di balik pekerjaannya ini. Namun Richela merasa siap untuk itu.


`Mari kita lihat rencanamu! Aku siap,` batin Richela


“Baguslah. Brand Ambassador untuk iklan hari ini akan datang sekitar 30 menit lagi. Kau tunggulah di ruangan syuting iklan!” seru ketua DS pada Richela yang berdiri di hadapannya.


Ketua DS tampak tidak sabar melihat rencananya berjalan. Ia yakin rencananya akan berjalan sempurna. Di sebabkan Brand Ambassador hari ini merupakan seorang aktor muda berusia 19 tahun. Terkenal dengan temperamennya yang buruk. Mengetahui akan temperamen buruk aktor muda itu, tentunya ketua DS berharap Richela menghancurkan syuting iklan hari ini.


“Oke,” singkat Richela tersenyum tipis.


Richela berjalan pergi dari ruangan Departemen Sekretaris, meninggalkan ketua DS.


“Apa setelah ini kau masih mampu untuk berada di sini? Ku rasa tidak,” gumam ketua DS menyeringai jahat.


Richela sudah keluar dari ruangan Departemen Sekretaris. Sekarang ia berjalan menuju ke arah ruangan Syuting iklan. Richela tidak kesulitan menemukan ruangan tersebut sebab ada karyawan yang mengarahkannya ke sana. Setibanya di sana, Richela duduk di kursi seraya mempelajari tentang syuting iklan hari ini. Ia harus mengerti tentang itu agar tidak terjadi kesalahan.


Di saat Richela tengah sibuk mempelajari syuting iklan, Richard justru duduk dengan santainya di ruangannya. Ia baru saja di beritahu bahwa Richela menjadi penanggung jawab syuting iklan hari ini. Meski sudah di beritahu, Richard tidak berniat untuk membantu. Padahal ia tahu aktor yang menjadi Brand Ambassador iklan hari ini memiliki temperamen buruk. Sebaliknya justru Richard tidak sabar melihat Richela di siksa oleh Aktor itu.


“Richela—Kamu tidak akan bertahan lama di sini,” ucap Richard menopang dagunya menggunakan kedua tangannya. Sudut bibirnya terangkat samar.

__ADS_1


***


30 Menit Kemudian...


Seorang laki-laki muda berkacamata hitam, berjalan masuk ke dalam perusahaan Vilhelm Group. Di sampingnya terdapat laki-laki berjas hitam—asistennya dan di belakangnya ada 2 orang Bodyguard.


“Selamat datang di perusahaan Vilhelm Group tuan Muda Jackson!” sapa karyawan yang bertugas menyambut Brand Ambassador hari ini.


Jackson—aktor muda yang menjadi Brand Ambassador Iklan di perusahaan Vilhelm Group. Usianya baru 19 tahun. Memiliki ketampanan dan pesona yang sudah tidak bisa di ragukan lagi. Ia di kenal sebagai seorang aktor dan model terkenal. Sudah banyak prestasi yang di perolehnya dari dunia perfilman dan permodelan. Namun Jackson memiliki temperamen yang buruk. Sifatnya sangat arogan, angkuh dan mudah sekali marah. Orang-orang yang bekerja sama haruslah bersabar. Jika tidak—maka jangan harap ia akan melanjutkan kerja sama, alias di batalkannya secara sepihak.


“Cepat katakan dimana ruangannya dan jangan membuang waktuku!” seru Jackson dengan arogannya. Matanya menatap datar karyawan itu di balik kacamatanya.


“Baik, silahkan ikuti saya!” karyawan itu mengerti dan segera mengarahkan Jackson untuk mengikutinya.


Jackson tidak menjawab. Ia berjalan mengikuti karyawan yang berjalan lebih dulu. Selama Jackson berjalan menuju ke ruangan syuting iklan, tidak henti-hentinya para karyawan perempuan memuji ketampanannya. Jackson sudah terbiasa mendengar pujian seperti itu. Makanya ia tidak menghiraukannya dan terus berjalan. Sampai akhirnya masuk ke dalam ruangan syuting iklan.


Setibanya di dalam ruangan syuting iklan, spontan Jackson melepaskan kacamatanya. Ia merasa terkejut. Matanya berbinar-binar melihat Richela—perempuan yang di kenalnya. Suasana hatinya tiba-tiba membaik, bahkan sangat baik. Ia sangat senang bertemu dengan Richela yang telah lama tidak bertemu dengannya.


Sementara itu Richela langsung beranjak berdiri dan menghampirinya. Richela tampak menatapnya dengan sedikit terkejut.


`Dia di sini? Apa bekerja di sini? Huffft akhirnya bisa bertemu dengannya lagi,` batin Jackson


“Nona Richela ini adalah tuan muda Jackson, aktor yang menjadi Brand Ambassador kita!” karyawan tadi memperkenalkan Jackson pada Richela.


`Oh ternyata Jackson yang menjadi model syuting iklan hari ini,` batin Richela


“Halo selamat pagi! Saya Richela, penanggung jawab syuting iklan hari ini. Mohon kerja samanya tuan muda Jackson!” Richela memperkenalkan dirinya seraya mengulurkan tangannya ke arah Jackson.


`Penanggung jawab? Ini serius? Astaga kalau begini aku jadi bersemangat syuting!` batin Jackson

__ADS_1


“Selamat pagi juga, nona Richela! Saya Jackson. Senang bisa bekerja sama dengan nona hari ini!” sahut Jackson ramah dan tersenyum lebar. Bersamaan dengan membalas uluran tangan Richela.


__ADS_2