Kamu Dan Aku

Kamu Dan Aku
first time


__ADS_3

Mas Fahmi mulai mengecup bibirku dengan perlahan, ini adalah ciuman pertamaku dan aku langsung bisa mengobtrolnya dengan baik. Kubalas setiap kecupannya dan kurasakan tangannya mulai meraba dadaku dan bermain disana.


" Ahhh.... " kucuri nafas di sela-sela ciuman kita berdua dan kembali menikmatinya bersama


Kami berdua saling menikamati malam minggu ini dan setelah puas bermain akhirnya Mas Fahmi melepaskannya dan kita berdua berbaring dengan wajahnya yang begitu lemas. Meskipun semuanya sudah berakhir.. mas fami terus memelukku dalam pelukannya dan sesekali mengecup keningku. Kali ini.. aku merasakan ada sesuatu diantara kita setelah melakukan malam panjang ini..


Apa aku jatuh hati padanya ? Atau ini hanyalah cinta sesaat saja saat cinta satu malam dengannnya ? Aku bingung tapi.. aku juga bahagia karena telah melakukan malam ini bersamanya.


" terimakasih untuk malam ini.. berapa nomer rekeningmu ? " tanyanya langsung membuka ponselnya dan menngirimkan uangnya langsung setelah aku memberikann nomer rekeningku


" aku tambahin jadi 15 jt karena kau memang jujur padaku "


" makasih ya mas.. "


" tidurlah... besok baru kita bicara lagi, kau pasti lelah sayang.. "


" kau itu romantis ya mas Fahmi.. kau tau ? Semuana ini pertama bagiku.. termasuk ciuman pertamaku "


" terimakasih sayang... " mas Fahmi memelukku lagi dan akupun tertidur dalam pelukannya


######

__ADS_1


Sinar matahari membangunkanku dari tidur. Kulihat Mas Fahmi sedang asik menyantap kopi paginya sambil memandangi pemandangan kota dari jendela hotel, saat ini aku masih di selimuti selimut dan belum bangkit sama sekali. Malu dan bingung harus bersikap bagaimana dengan mas fahmi


" kau sudah bangun ? " ia menoleh dan menyapaku dengan senyuman termanisnya yang pernah aku lihat


" ohh iya.. Mas.. selamat pagi " jawabku malu dan segera mengenakan piyamaku dan bergegas masuk ke kamar mandi.


Apa yang harus aku lakukan sekarang ? Setelah mandi aku harus bagaimana ? Aku bingung harus bersikap bagaimana dengan mas fahmi karena malam yang telah kulewati bersamanya. Karena tak ingin terlalu lama di kamar mandi.. aku segera mandi dan mencoba menenangkan hatiku yang masih berdebar memikirkan mas fahmi.


#Tuktuktuk ( mas fahmi mengetuk pintu kamar mandi )


" Dinda.. apa kau masih lama ? Hari ini aku harus bertemu rekan kerjaku "


" sebentar mas... " mendengar itu aku segera memeakai piyamaku dan keluar untuk menemuinya. Tepat baru saja kubuka pintu mas fahmi sudah ada dihadapanku dan langsing memelukku erat


" aku juga bahagia kau berada disisiku mas.. entah knapa aku begitu bahagia bisa bertemu denganmu mas.. terimakasih dan maaf karena pertemuan kita harus seperti ini. Aku bukan wanita nakal.. tapi aku juga bukan wanita baik.. "


" kita harus bertemu lagi.. aku akan mengabarimu lagi ya.. " Mas fahmi mengecup dahiku dan pergi meninggalkanku sendirian karena urusan pekerjaannya. Meski merasa sedikit sedih tapi.. aku juga harus kembali ke kehidupanku yang cukup menyedihkan.


######


Aku pergi meninggalkan hotel dan segera menarik bebebrapa uang yang mas fahmi berikan untukku. Untuk menghilangkan rasa sedihku, aku pergi berbelanja dan menikmati waktu dalam kesendirianku. Saat sibuk mencari sepatu-sepatu cantik kulihat dari sebtang toko sepatu ada mas fahmi yang sibuk berbincang dengan rekan kerjanya di sebuah cafe. Mataku tertuju menatap ketampanannya, aku telah terpesona dengannya

__ADS_1


"....." mas fahmi menoleh kearahku dan mata kita pun bertemu, ia tersenyum dan memberikan isyarat bahwa sepatu yang sedang kupakai nampak cantik untukku. Aku tertawa kecil dan mengangguk mengerti.


Tepat di kasir aku baru saja akan membayar sepatunya, tapi mas fami muncul dan memberikan kartu kreditnya pada pelayan dengan santainya.


" kau tampak cantik.. seharusnya hari ini aku ikut kau berbelanja " ujarnya padaku karena ia melihat aku sudah mengganti bajuku dengan yang baru


" mas.. biar aku saja yang bayar.. "


" itu hadiah dariku.. kau harus terus memakai sepatu bagus agar bisa pergi ketempat yang bagus. Mengerti ? "


" hahaha baiklah... "


Setelah pembayaran selesai mas fahmi kembali ke cafe dan kembali berbincang soal bisnisnya. Meski aku sangat ingin bersamanya aku harus merelakannya dan kembali kerumahku. Namun tak lupa aku memberikan pesan untuk mas fahmi dan foto sepatu yang kukenakan saat ini


" aku sangat suka sepatu yang kau belikan.. terimakasih mas " ucapku pada pesan singkat lalu pergi pulang.


######


Bersambung....


**TEMEN-TEMEN MAKASIH YA YANG UDAH MAU BACA NOVELKU INI... AKU HARAP KALIAN SUKA DAN PLEASE.. JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR YA.. KARENA TERKADANG KOMENTAR KALIAN YANG BIKIN AKU SEMANGAT BUAT NULIS DAN CEPET UP..

__ADS_1


MAKASIH YA TEMEN-TEMEN..


LOVE YOU ALL**....


__ADS_2