Kamu Dan Aku

Kamu Dan Aku
Bersandar Padamu


__ADS_3

Mas Fahmi membawaku keparkiran taman yang tak jauh dari jalan raya, aku masih menangis disandarannya. Kuceritakan semua masalah yang sedang aku alami saat ini. Ternyata mas Fahmi cukup mengerti perasaanku


" tenanglah.. semua akan baik-baik ajah sayang.. kamu dan ayahmu sama-sama keras kepala jadinya sulit untuk bisa menngerti satu sama lain. Ini sebenarnya hanya kesalahpahaman saja antara kau dan ayahmu "


" makasih ya mas... sejak awal kau selalu bisa menenangkan aku "


" Dinda.. kamu tau kenapa aku mau melakukan itu bersama kamu ? Awalnya aku terpengaruh oleh teman-temanku untuk mencari wanita malam karena sebenarnya aku tak pernah melakukan itu. Bukan masalah tarif atau cantik atau tidak cantiknya perempuan. Mengetahui kejujuranmu dan saat aku merasa ada sesuatu diantara kita... aku tersadar setelah kita melewati malam itu bersama. Kau hangat.. bahkan meski jarak memisahkan kita.. tapi aku tetap bisa merasakan kehangatan itu "


" Tapi mas.. di usiamu sekarang pasti kau sudah memiliki isteri bukan ? "


" aku memang memilikinya.. tapi sejak awal kita berdua sama-sama salah karena menerima perjodohan dan memiliki kontrak pernikahan dengannya. Sejak awal aku mencoba menerimanya tapi.. dia tidak akan pernah bisa menerimaku. Jadi sampai sekarang meski kita satu rumah.. aku dan dia hidup masing-masing bahkan ia lebih sibuk dariku karena bisnisnya "


" lalu.. bagaimana dengan Anak ? "


" tentu saja aku tidak punya sayang... meskipun pernikahan kita berjalan lebih dari 5 tahun "


" Mas.. ternyata kau lebih tegar.. maaf karena membuatmu harus menceritakan kisah itu " aku memeluknya erat dan bersandar di dada bidangnya


" hmm.. ayo.. bukankah sekarang kita akan berlibur ke puncak ? Kau harus ceria dinda.. aku ga mau kencanku denganmu rusak. Mengerti ? "


" kencan ? "


" iya.. ini adalah kencan pertamaku denganmu.. " jawabnya santai lalu menyetir meninggalkan taman

__ADS_1


"...." aku tersenyum bahagia menatap wajah mas Fahmi yang begitu antusias akan pergi berlibur bersamaku.


######


Selama perjalanan menuju puncak, aku dan mas Fahmi membeli beberapa perlengkappan dan camilan. Tidak lupa mas Fahmi membelikan jaket karena cuaca di puncak pasti dingin. Lagu judika Cinta karena Cinta terus diputar di dalam mobil untuk menghilangkan rasa bosan karena perjalanan menuju puncak sangat macet.


" Dinda.. apa kau lapar ? Kau mau makan sesuatu ? " tanya mas Fahmi yang jelas terlihat kelaparan sambil menyetir


".. kau pasti lapar ya mas ? "


"...." ia mengangguk seperti anak kecil


" tara..... " kutunjjukan bekal makanan yang aku bawa khusus untuk mas Fahmi


" wahhh kau bawa makanan ? "


" engga ko.. itu kamu masak sendiri ? "


" iya.. aku suapin ya.. ? "


Mas Fahmi mengangguk bersemangat dan ia bisa menikmati makan siangnya yang tertunda karena macetnya jalanan di akhir pekan. Ia terkejut dan sangat menyukai masakanku


" Wahh enak sekali.. kamu pandai memasak ternyata, memang sudah lama ga masak makanan rumah seperti ini "

__ADS_1


" kalau gitu.. aku akan sering memasak untuk mas deh.. "


" makasih ya sayang.. " Mas Fahmi mengusap rambutku dan menatapku penuh kebahagiaan


######


Setibanya kita di villa, kita berdua langsung berbaring diranjang karena seharian duduk di mobil. Kita berdua saling teryawa karena sama sama lelah


" hahhaa.. hari ini benar- benar ya.. macetnya luar biasa "


" iya mas... macetnya luar biasa banget "


" sini aku peluk.. biar ga lelah lagi " mas Fahmi mendekapku erat


" ahhh mas.. aku belum mandi, aku masih bau "


" hmm gimana kalau kita mandi bareng ? " ledeknya menggodaku hingga tersipu malu


" ihh mas.. bercanda ajah "


" hahahha... yaudah.. kalau gitu aku mandi duluan yah "


" .... " aku mengangguk dan tak sabar menunggu malam yang panjang ini

__ADS_1


#######


Bersambung....


__ADS_2