
×KAU MASIH KEKASIHKU×
PART 1
"Ku mohon Raj, tolong bantu Laksh, aku yakin jika Laksh tidak bersalah, aku mohon"
Ragini bersimpuh di hadapan Raj dengan melipat kedua tangannya memohon.
Raj memalingkan wajahnya, dia tak tega jika melihat wanita yg dicintainya menangis. Raj berjongkok dan membawa tubuh Ragini untuk bangun.
"Aku akan membantunya Ragini, tapi mungkin tak bisa membebaskan dirinya hanya bisa meringkankan hukumannya saja"
Ragini mengangguk.
"Tidak apa-apa asalkan kau membantu Laksh"
"Tadi ada syaratnya Ragini"
"Katakan Raj apa syaratnya? Apapun syaratnya akan aku penuhi agar Laksh bisa secepatnya keluar dari penjara"
"Menikahlah denganku"
DEEGGHH...
Ragini merasakan jantungnya berhenti berdetak saat Raj memintanya untuk menikah dengannya.
"Sudah ku duga.. Kau pasti tidak akan mau"
Raja melangkahkan kakinya menjauh daei Ragini.
"Tunggu Raj"
Raj menoleh, dia menatap lekat wajah Ragini.
"Aku mau menikah denganmu, asal kau berjanji untuk meringankan hukuman Laksh" ucap Ragini dengan gemetar.
Raj menyunggingkan senyumannya.
***
"Terdakwa atas nama Laksh Maheswari dengan kasus pembunuhan dan pemerkosaan, hari ini pengadilan memutuskan jika saudara Laksh Maheswari dinyatakan bersalah, dan oleh karena itu terdakwa harus menjalani masa hukuman di penjara selama 3 tahun"
Hakim mengetuk palu saat putusan hukuman yg diterima oleh Laksh.
Laksh menundukkan kepalanya. Setidaknya dia sedikit bernafas lega tidak jadi di hukum selama 8 tahun.
Laksh menoleh ke belakang kursi pengunjung, bola matanya memutar mencari keberadaan Ragini namun dia tak juga menemukannya.
"Apa kau sudah tak peduli lagi kepadaku Ragini" ucapnya lirih.
***
Ragini dan Raj telah selesai melakukan upacara pernikahan mereka. Ragini merasa sangat senang saat mendengar kabar jika penangguhan masa hukuman Laksh dikabulkan.
__ADS_1
Ragini tiba-tiba merasakan sangat pusing, dia lalu pingsan.
***
"Raj.. Apa-apaan ini? Wanita yg baru dinikahi mu dia hamil? Apa itu anakmu atau anak orang lain? Katakan Raj" tanya Neelu ibunda Raj.
"Dia putraku, bu" ucap Raj berbohong.
Raj lalu masuk dan mengenggam erat tangan Ragini.
"Raj.. Aku hamil.. Ini anaknya Laksh" ucapnya pelan.
Raj hanya mengangguk.
"Tidak usah kau pikirkan, aku akan menganggapnya seperti anakku sendiri"
"Terimakasih Raj"
***
Tiga tahun kemudian...
"Momm" teriak seorang anak laki-laki.
Bocah kecil itu berlari menghampiri Ragini.
"Ada apa Sidd?" tanya Ragini.
"Momm, robot ku rusak" ucapnya pelan.
"Hei jangan menangis, kita kan bisa beli lagi? kalau Sidd menangis memang tak malu dengan adik Mauli?"
Sidd menghapus airmatanya.
"Tidak Mom, Sidd kan jagoan jadi Sidd tidak menangis"
Ragini mencium kening Sidd dan memeluknya dengan gemas.
***
"Laksh.. Keluarlah! Kau telah bebas sekarang" ucap sipir tahanan itu.
Laksh tersenyum dia melangkahkan kakinya penuh percaya diri.
Laksh mulai melangkahkan kakinya keluar dari rumah tahanan itu, dia mengembangkan senyumannya dan merentangkan kedua tangannya. Menghirup nafasnya dengan sangat dalam.
"Aaaahhh.. Aku bebas" teriaknya.
Laksh lalu berlari, dia melihat kuil dan berdoa disana.
"Terimakasih Dewa, terimakasih untuk semua berkat yg kau berikan. Sekarang ku mohon Dewa berkatilah aku untuk mengejar kembali cintaku"
Tiba-tiba angin berhembus kencang sehingga membuat lonceng yg digantung di kuil itu berbunyi.
__ADS_1
Laksh tersenyum dengan sangat bahagia. Dia meyakini jika itu adalah pertanda Dewa yg telah memberkatinya.
***
"Sidd ingat pesan Mom.. Kau tak boleh kemana-mana yah, diam dulu disini. Mom hanya sebentar saja ke dalam untuk mengganti popok Mauli"
Sidd hanya mengangguk.
Tapi Sidd merasa sangat bosan, dia melihat penjual es krim.
"Es krim"
Sidd berlari menghampiri penjual es krim.
"Uncle.. Aku mau satu yg rasa coklat"
Penjual es krim itu memberikan satu es krim coklat kepada Sidd, namun saat Sidd ingin pergi dia langsung menahan tangannya.
"Hei Nak, kau harus bayar dulu"
"Aku tidak punya uang Uncle" ucap Sidd pelan.
"Tidak punya uang tapi kau malah meminta es krim dariku, memangnya kau pikir aku memberikannya secara gratis, ayo panggil orang tuamu dan minta uang kepadanya"
Tapi Sidd hanya menangis.
"Biar aku yg membayarnya, Pak"
Laksh datang dia langsung mengeluarkan uang untuk membayar es krim yg di makan Sidd.
Laksh berjongkok dia menatap wajah bocah kecil itu yg mengingatkan kepada seseorang.
"Hai sayang.. Dimana ayah dan ibumu? Apa kau pergi ke taman ini sendiri?"
Sidd menggeleng.
"Aku bersama Mom dan adik Mauli"
"Ohh lalu dimana mereka"
"Disana"
Sidd menunjuk ke sebrang jalan.
Laksh langsung menggendong tubuh mungil Sidd.
"Uncle.. Aku mau turun, itu Mom aku" ucap Sidd.
Laksh langsung memutar bola matanya menatap wanita yg ditunjuk oleh Sidd, dia sangat terkejut saat melihat Ragini tengah menggendong seorang bayi di tangannya, serta terlihat dengan jelas kalung mangal sutra dan sindoor di dahinya.
Laksh benar terkejut dengan apa yg di lihatnya, dia kecewa karena Ragini yg dia anggap masih kekasihnya kini telah menjadi istri orang lain.
Ragini hanya terdiam, dia bingung harus bersikap seperti apa. Ada rasa bahagia yg membuncah di dalam hatinya saat kembali melihat Laksh, namun di sisi lain dia menyadari jika dirinya dan Laksh memang tak akan pernah bisa untuk bersama.
__ADS_1
Bola mata mereka beradu, mereka saling menatap untuk melepaskan kerinduan yg sudah lama terpendam.
To be continued...