
Hari-hari pun mereka lalui dengan saling berbalas chat mulai pagi hari sampai malam hari, slalu ada saja yang mereka bahas dalam chat itu dan saling memberikan perhatian antara satu sama lain.
Dan kedekatan mereka berdua pun mulai saling terjalin, tetapi sering terlintas di pikiran Asum apakah Naid selama ini berbohong tentang sosok orang yang spesial di hidupnya saat itu.
Karena rasa penasaran itu sedikit mengganggu pikirannya, karena Asum mengira apa yang pernah Naid bicarakan tentang hubungannya yang sudah selesai itu semua hanya omong kosong.
...-------------------------------------------------------------------...
Saat malam itu saat waktu sudah menunjukan pukul 8 malam, dan Asum sudah pulang dari kerjnya.
"Ngebakso enak nih Sum." chat Naid malam itu.
"Boleh sih, terserah." balas Asum.
"Tapi udah jam segini Sum." balas Naid.
"Iya kemaleman kayaknya Naid, besok aja toh aku juga masih masuk pagi." balas Asum.
"Emang Asum besok pulang kerja gak nongkrong sama temen-temenmu?" tanya Naid di chat.
"Ya kan pulang ngebakso juga bisa, liat besok aja ya takutnya ada keperluan dadakan" balas Asum.
"Santai sih Sum, sebisamu aja gausah maksain kalo gak bisa π ." balas Naid.
Mereka pun masih saling berbalas chat, dan saat itu Asum pergi ke tempat tongkrongan seperti biasanya.
"Asum sekarang lagi dimana?" tanya Naid di chat saat itu.
"Ini barusan nyampek warkop." balas Asum.
"Lah kapan yang berangkat, kok gak pamit?." tanya Naid lagi.
"Lah kayak gak tau aja, perasaan kamu juga udah tau kalo malem biasanya aku nongrkong." balas
__ADS_1
Asum.
"Dih, kalo kemana-kemana tuh pamit lah." balas Naid.
"Lah emang perlu gitu?" tanya Asum.
"Ngeselin amat, dibilangin malah balesanmu kayak gitu." balas Naid dengan sedikit kesal dengan respon Asum.
"Iya iya maaf bos." balas Asum.
"Lain kali kalo kemana-kemana tuh pamit, biar aku tau kamu dimana." balas Naid.
"Yoi bos." balas Asum.
Asum berpikir karena itu tidak perlu karena Naid sudah tau biasanya Asum akan pergi nongkrong bersama teman-temannya setiap malam hari.
Tetapi bagi Asum itu adalah sebuah perhatian yang lebih dari Naid untuk dirinya, bahwa Naid peduli dengan keseharian Asum.
"Yaudah kalo gitu, aku mau tidur duluan ya Sum, udah ngantuk banget soalnya." chat Naid malam itu.
"Gak usah pulang malem Sum, besok kamu kerja pagi loh." balas Naid.
"Iya Naid." balas Asum.
"Pulang jam berapa nanti? besok mau dispam telfon gak biar gak kesiangan." balas Naid.
"Ya nanti jam 2, terserah kamu." balas Asum.
"Gak!" balas Naid.
"Pokoknya jam 12 udah harus dirumah! awas aja kalo jam 12 belum pulang!" balas Naid lagi dengan nada sedikit kesal.
"Lah iya, sante dong." balas Asum.
__ADS_1
"Kamu tuh kebiasaan kalo udah nongkrong lupa waktu, padahal besok juga harus kerja pagi." balas Naid.
"Iya tau bos, bawel amat." balas Asum.
"Sumpah bikin emosi mulu kamu nih." balas Naid.
"Iya iya, buruan tidur gih katanya udah ngantuk." balas Asum seakan tidak peduli dengan isi chat Naid.
"Iyaudah, aku tidur, gdnight Sum." balas Naid.
"Yoii." balas Asum tanpa membalas ucapan selamat malam kepada Naid.
"Tau ah males." balas Naid sedikit kesal dengan respon Asum lagi.
"Lah kok ngambek." balas Asum dengan rasa tidak bersalah.
"Males ah kamu ngeselin." balas Naid.
"Ya maaf." balas Asum.
Chat terakhir dari Asum pun hanya di baca oleh Naid.
Asum berpikir Naid terlalu berlebihan kepadanya, dan Asum tidak memperdulikan ucapan Naid malam itu.
Tetapi Asum tidak sadar dengan maksud Naid yang selalu perhatian kepadanya, Naid tidak ingin Asum lupa dengan kewajibannya karena kurang memperhatikan kondisi badannya sendiri.
Naid tidak ada henti-hentinya selalu mengingatkan Asum untuk selalu menjaga kesehatannya, dan mengurangi kebiasaannya untuk tidak pulang nongrkong sampai larut malam.
Tetapi Asum egois dan selalu mengabaikan perhatian Naid, karena menurut Asum dia tahu batas dirinya sendiri tanpa harus di ingatkan siapa pun.
Dan Asum masih saja pulang larut malam saat itu, padahal Naid sudah mengingatkan untuk tidak pulang larut malam.
Karena bagi Asum cara menghilangkan lelah setelah bekerja adalah dengan menghabiskan waktu dengan bercanda di tempat tongkrongan bersama teman-temannya.
__ADS_1
...Bersambung...