Kau Masih Kekasihku

Kau Masih Kekasihku
Terungkap


__ADS_3

×KAU MASIH KEKASIHKU×


PART 7


"Ayoo Daddy kita masuk"


Sidd sangat bersemangat, dia melompat-lompat, membuat Laksh merasa sangat gemas. Sementara Ragini sedari tadi dia hanya diam.


"Daddy.. Nanti aku dan Daddy tidur bersama mom, di kamar itu"


Sidd menunjuk sebuah kamar di lantai atas, dia tersenyum dan mengangguk.


"Haii Laksh.. Senang bertemu denganmu, apa kabarmu, Laksh?" tanya Raj yg tiba-tiba datang.


Dia langsung merangkul pinggang Ragini, membuat Laksh menjadi sangat cemburu.


Sidd menatap heran Raj dan Ragini.


"Mom.. Unc..."


"Apa sayang? Kau ingin menanyakan apa hmm? Biar Daddy yg menjawabnya" ucap Raj.


Sidd bingung, sedangkan Laksh dia hanya mendengus kesal. Mau menyesali keputusannya juga sudah sangat terlambat karena dia sudah terlanjur sayang dengan Sidd.


Laksh mengalihkan pandangannya agar tidak melihat kemesraan Raj dan Ragini.


"Daddy?"


"Iya sayang" ucap Raj.


Sidd mengernyitkan alisnya.


Dia menatap wajah ibunya dengan ekspresi tidak sukanya. Dia kesal, lalu menarik tangan Laksh menuju lantai atas.


"Ayoo Dad.. Kita pergi saja dari sini" kesal Sidd.


Laksh hanya mengangguk dan mengikuti Sidd. Raj langsung melepaskan rangkulannya itu.


"Maaf Ragini, aku terpaksa harus melakukannya"


"Terimakasih Raj.. Lalu dimana Gauri?"


"Dia tadi aku antar ke rumah ibunya dan menginap disana"


Ragini hanya mengangguk.


"Raj.. Bolehkan malam ini aku tidur di kamar tamu? Aku benar-benar tak ingin tidur bersama Laksh"


Raj mengangguk. Dia lalu pergi menuju kamarnya.


Sementara di kamar Ragini....


"Lihat ini Dad, ini adalah kamarku dan mom" jelasnya.


Laksh hanya mengangguk.


"Apa mom selalu tidur denganmu?"

__ADS_1


Sidd mengangguk.


"Lalu daddy mu?"


Saat Sidd ingin mengatakan sesuatu Raj tiba-tiba datang, dia langsung memotong pembicaraan Sidd.


"Laksh.. Kau tidurlah karena hari sudah sangat malam, kasian Sidd.. Besok dia sekolah.. Malam ini Ragini tidur denganku"


Laksh hanya terdiam dan mengacuhkan Raj.


"Apa mom tidur dengan Unc....?"


"Iyah sayang, mom tidur dengan dad, kau mimpi indah yah. Bye"


'Dia kenapa? Mengapa dia menyebut dirinya sebagai Dad' batin Sidd.


"Sidd.. Ayo tidur sini"


Sidd menghampiri Laksh dan memeluknya erat. Laksh menepuk-nepuk bokong Sidd dengan pelan, hingga bocah itu terlelap.


Tapi entah mengapa Laksh tidak bisa tidur, hatinya gelisah. Dia membayangkan Ragini dan Raj yg sedang bermesraan sungguh membuat harinya mendidih terbakar oleh emosi.


Laksh memutuskan untuk keluar kamar, setidaknya untuk melihat pujaan hatinya itu.


"Yg mana kamar Ragini dan Sidd?" ucapnya pelan.


Dia mengendap-endap, tak sengaja dia melihat Raj yg tengah duduk di sofa depan TV.


Laksh mulai bersembunyi dan memata-matai Raj.


"Iyah sayang.. Aku sangat merindukanmu, padahal baru sehari kau pergi dariku tapi aku sudah sangat merindukanmu, aku bisa kehilangan akalku jika terus menerus seperti ini"


"Terimakasih Ragini.. Secepatnya kita akan urus semua ini"


Ragini hanya tersenyum.


"Aku tidur dulu. Bye"


Raj hanya mengangguk, dia kembali melanjutkan aktivitas menelponnya.


Laksh kini membuntuti Ragini, tapi Laksh bingung saat Ragini tidak memasuki kamar utama melainkan kamar tamu.


"Sebenarnya apa yg terjadi dengan mereka?" gumam Laksh bingung.


Laksh kembali meninggalkan kamar Ragini dan menuju kamarnya kembali. Laksh melirik laci di sisi tempat tidur Ragini yg sedikit terbuka, dia penasaran dan langsung melihat isinya.


Dia mengambil sebuah foto yg tergeletak terbalik, dia sangat terkejut saat melihat foto dirinya dan Ragini.


"Ternyata kau masih menyimpannya Ragini"


Laksh tersenyum dan mengelus foto itu.


Sesekali Laksh melirik ke arah Sidd entah mengapa dia merasakan jika dirinya dan Sidd sangatlah mirip.


Dia tersenyum saat melihat tulisan di bawah foto itu.


"ALWAYS TOGETHER"

__ADS_1


Laksh merasa sangat bahagia, dia mencium dan memeluk foto itu.


Matanya lalu tertuju kepada sebuah album foto, Laksh langsung mengambilnya.


Matanya berbinar bahagia saat dia melihat sosok bayi mungil yg sangat menggemaskan.


"Kau sangat lucu Sidd"


Laksh terus tersenyum saat melihat lembar demi lembar foto itu. Namun ada satu kejanggalan, tidak ada foto Ragini bersama Raj.


"Hanya kau tujuanku hidup, setelah kebahagiaan yg lain telah direnggut dariku"


Mata Laksh membulat saat melihat foto dirinya dan Ragini serta di tengahnya ada foto Sidd.


"Andai ini sebuah kenyataan, mungkin aku akan menjadi wanita yg paling bahagia. Aku hanya ingin terus bersama anakku dan ayahnya saja. Cuma itu, pintaku!"


Laksh menerka-nerka tulisan Ragini.


"Apa maksud semua ini? Apa mungkin Sidd adalah putra kandungku? Jika iya, mengapa Ragini menyembunyikannya dariku selama ini?" ucap Laksh pelan.


Tiba-tiba Sidd bangun, dia mengucek matanya.


"Daddy belum tidur?" ucapnya pelan.


Laksh langsung menoleh dan tersenyum.


"Kenapa kau terbangun sayang, hmm? Apa kau membutuhkan sesuatu?"


"Aku ingin mom, daddy antar aku menjemput mom"


Laksh hanya mengangguk.


"Sidd tunggu.. Apa Daddy boleh bertanya sesuatu kepadamu?"


Sidd menganggukkan kepalanya.


"Apakah Raj adalah ayah kandungmu? Jawab dengan jujur"


Sidd menggeleng.


"Uncle Raj bukan ayah kandungku. Uncle Raj sudah menikah dengan Aunty Gauri, dia juga sudah memiliki seorang anak yg bernama Mauli. Tapi Uncle Raj baik, selama ini dia mengijinkan aku dan mommy untuk tinggal disini" jelas Sidd.


Laksh benar-benar tak menyangka.


"Apa sebelumnya kau pernah bertemu dengan ayah kandungmu?"


Sidd menggeleng.


"Kata mommy, daddy sibuk jadi belum bisa menemuiku. Tapi biarkan saja Dad.. Aku kan sudah menemukan Dad Laksh.. Pengganti daddy ku" ucap Sidd dengan riang.


Laksh hanya tersenyum, tapi pikirannya menerawang.


'Bagaimana bisa kau menyembunyikan kebenaran sebesar ini Ragini, aku harus segera meminta penjelasan darimu' batin Laksh.


Sidd menarik lengan Laksh dan mengajaknya untuk menemui Ragini.


Perasaan Laksh bercampur, ada kebahagiaan dan juga kesedihan.

__ADS_1


To be continued...


__ADS_2