Kau Masih Kekasihku

Kau Masih Kekasihku
Ancaman


__ADS_3

×KAU MASIH KEKASIHKU×


PART 9


"Mommy.. Kenapa mommy bisa tidur disini?" ucap Sidd dengan menggoyangkan tubuh Ragini.


Ragini perlahan mulai membuka matanya.


"Sidd.. Kau sudah bangun sayang?"


Sidd mengerucutkan bibirnya.


"Mommy kapan pindahnya dan tidur di samping Sidd?"


"Semalam. Memangnya mommy ga boleh tidur disamping Sidd lagi?"


"Hmmm.. Bukan seperti itu mom, padahal kan Sidd maunya tidur ma Daddy Laksh"


Ragini memegang pipi Sidd.


"Sayang.. Sekarang kau mandi dulu sana, sudah bau asem"


Sidd mencium aroma tubuhnya.


"Tidak.. Ahh mommy"


Tiba-tiba Laksh masuk ke dalam kamar mereka.


"Sidd.. Dad pamit pulang dulu yah. Kau jaga diri, dan sekolah yg pintar biar bisa membuat daddy bangga" ucap Laksh sambil mengacak-acak rambut Sidd.


Ragini hanya menunduk, dia seolah menghindari kontak mata dengan Laksh.


"Daddy.. Terimakasih banyak selalu bisa penuhi keinginan Sidd"


"Memang sudah kewajiban Daddy sayang untuk membahagiakan kamu"


"Aku sayang sekali ma Daddy"


Sidd memeluk erat tubuh Laksh. Ragini mendongakkan kepalanya menatap haru Sidd dan Laksh.


Laksh meneteskan airmatanya, dia mengecup kepala Sidd.


"Daddy juga sangat menyayangimu, Sidd"

__ADS_1


Sidd merasa sangat senang begitupun dengan Laksh.


Laksh melirik ke arah Ragini dan mengedipkan matanya.


***


"Kau kenapa Ragini? Kenapa kau mondar-mandir seperti itu?" tanya Raj yg merasa aneh dengan sikap Ragini.


"Tidak Raj"


Ragini duduk di samping Raj.


"Raj.. Apa menurutmu aku harus memberitahu Laksh yg sebenarnya terjadi?"


Raj menaikkan alisnya.


"Apa kau sudah siap?"


"Aku telah mengatakan semalam kepadanya jika Sidd memang anak kandungnya"


Raj terkejut.


"Ragini.. Kau..??"


"Hmmm.. Baiklah biar nanti aku yg harus mengurusnya, kau jangan mengatakan tentang pernikahan pura-pura kita, karena itu bisa saja akan membuat Laksh dalam masalah besar lagi. Aku tak mau Laksh kembali mendekam di penjara, bukankah kau juga takut akan hal itu, Ragini?"


Ragini mengangguk.


Dia mengingat peristiwa tiga tahun silam, saat dia dan Laksh harus terpisah karena tuduhan yg diberikan Laksh tidak beralasan. Dia harus rela kehilangan cintanya dan melakukan sandiwara ini. Jika tidak Laksh akan kembali mendekam lagi di penjara, atau nyawanya akan terancam.


Benar-benar pilihan yg sangat sulit bagi Ragini!


Dulu padahal dia ingin sekali membagi kabar bahagia mengenai kehamilannya kepada Laksh, namun apalah daya keadaan yg memaksanya untuk menyembunyikannya.


Sebenarnya Ragini dan Laksh pernah menikah di kuil hanya di saksikan oleh Pendeta dan Dewa, maka dari itu Laksh berani menyentuh Ragini secara intim. Namun setelah pernikahan itu keluarga Laksh tidak menyetujuinya karena mereka menganggap kasta Ragini berbeda dengannya. Dan hubungan keluarga Ragini juga tidak jelas asal usulnya, Ragini merupakan gadis yatim piatu yg cukup lama tinggal di panti asuhan, jadi dia sendiri memang tak mengetahui asal usul keluarganya.


Setelah penolakan yg diberikan oleh keluarga Laksh, Ragini memutuskan untuk pergi dari kehidupan Laksh. Tapi Laksh tidak mau Ragini pergi, Laksh memilih meninggalkan keluarganya dan hidup bersama Ragini.


Namun sebuah peristiwa besar mengharuskan Ragini dan Laksh harus berpisah. Saat Laksh dituduh memperkosa seorang gadis dan membunuhnya. Padahal Laksh sudah bersumpah bukan dia yg melakukannya.


Namun memang bagi hukum sekarang, yg beruang dan memiliki kuasa yg menang. Laksh di nyatakan bersalah dan dia harus menjalani hukuman yg cukup berat, namun karena Raj mengenal ayah dari korban itu dia meminta meringankan hukuman Laksh, dia mau menyetujuinya asal membuat hidup Laksh hancur tanpa ada kebahagian. Maka dari itu dibuatlah sandiwara pernikahan Raj dan Ragini. Dan hukuman Laksh berhasil di ringankan, dari 10 tahun hanya menjadi 3 tahun saja.


Tapi semua sama sekali tidak adil untuk Laksh. Selama bertahun-tahun dia menahan kerinduan yg teramat dalam kepada orang yg dicintainya, kini saat siapa sudah bisa menghirup udara dengan bebas dia harus melihat kenyataan jika dirinya dan Ragini tak akan pernah bisa bersatu. Sekalipun ada Sidd, hasil dari buah cinta mereka.

__ADS_1


***


"Laksh.. Kau tidak mau keluar kamar, Nak? Apa kau tidak lapar?" tanya Anna dengan nada cemas.


"Aku tidak lapar bu" ucapnya pelan.


Pikiran Laksh selalu terbayang dengan ekspresi lucu Sidd.


Dia memikirkan hubungannya dengan Ragini.


"Bagaimana bisa kau tega melakukan ini kepadaku, Ragini. Kau masih kekasihku, bahkan kau juga masih sah menjadi istriku walaupun kau dan aku hanya menikah dengan di saksikan oleh Pendeta dan Dewa, tetap saja kau masih istriku, bagaimana bisa kau melupakan semuanya" ucapnya lirih.


Laksh mengambil sesuatu di kantong celananya. Dia mengelus foto itu dan tak terasa airmatanya menetes.


"Sidd.. Daddy sangat menyayangimu, Nak. Maafkan Daddy selama ini tak pernah ada untuk Sidd. Tapi Daddy janji, mulai hari ini Daddy akan memberikan apa yg seharusnya kau dapatkan Sidd. Maafkan Daddy" ucap Laksh dengan berlinang airmata.


***


"Mommy.. Kenapa melamun terus?"


Ragini hanya menggeleng.


"Mommy.. Sidd main dengan Mauli dulu yah. Bye"


Sidd mencium pipi Ragini dan berlari pergi.


Ragini mengambil sesuatu di dalam lemarinya, dia mengambil sebuah kotak berwarna hitam. Dia mulai membuka kotak itu, matanya berkaca-kaca saat melihat dua benda yg sudah lama tidak dia pakai. Mangal sutra dan bubuk sindoor dari pernikahannya dengan Laksh.


Dia mengambil mangal sutra itu dan memakainya, serta mengambil sedikit bubuk sindoor itu.


"Mulai hari ini aku akan selalu memakainya Laksh, karena aku sangat mencintaimu"


Ragini menyembunyikan kalung mangal sutra itu di balik kemejanya.


"Aku ingin selalu menghormati dirimu sebagai suamiku, Laksh. Ayah kandung dari Sidd" ucapnya lirih.


***


"Kebahagiaan akan kembali masuk di kehidupan Laksh, lakukan sesuai perintahku aku tak ingin melihat Laksh bahagia" ucap seorang pria di telponnya.


Dia menatap sinis foto Laksh yg terpajang di dinding, dia lalu menembaknya.


"Laksh.. Laksh.. Laksh.. Sebentar lagi kau akan MATI" ucapnya dengan nada tinggi.

__ADS_1


To be continued...


__ADS_2