
×KAU MASIH KEKASIHKU×
PART 6
"Waaahh.. Mom cantik sekali" puji Sidd.
Ragini hanya tersenyum.
"Sidd juga tampan"
"Iyah dong, kan mommy cantik jadi pasti Sidd juga tampan" ucapnya penuh percaya diri.
"Ayoo mommy"
Sidd menarik lengan Ragini. Mereka berjalan keluar dari kamar mereka.
"Heii.. Kalian mau kemana? Tumben berpenampilan rapi seperti itu?" tanya Raj.
Sidd dan Ragini hanya tersenyum.
"Kita akan makan malam di luar Uncle, abisnya bosen kalau makan makan ma Uncle terus" ledek Sidd.
"Ohh jadi seperti itu yah"
Raj menggelitiki tubuh mungil Sidd.
"Kau akan makan malam dengan siapa Ragini?" tanya Gauri.
Raj juga langsung menatap Ragini.
"Sama Daddy Laksh" ucap Sidd bersemangat.
"Daddy Laksh?" ucap Raj dan Gauri berbarengan, mereka saling lirik.
"Ragini apa kau..?" tanya Raj.
Ragini menggeleng.
"Sidd bertemu dengan Laksh secara tidak sengaja, Laksh bersikap baik kepada Sidd, jadi Sidd memanggilnya dengan sebutan Daddy" jelas Ragini.
Raj dan Gauri saling tersenyum.
"Mungkin itu yg dinamakan suatu ikatan, berarti memang benar jika darah lebih kental daripada air" ucap Raj.
Ragini hanya terdiam.
TING.. TONG..
"Mommy, itu pasti Dad"
Sidd langsung berlari dan membukakan pintunya.
Dan benar saja, Laksh yg datang.
__ADS_1
"Ayoo mommy" teriak Sidd.
Ragini tersenyum, melirik ke arah Gauri dan Raj mereka mengedipkan matanya.
Gauri dan Raj saling lirik.
"Aku harap dengan hadirnya Sidd membuat mereka bisa dekat kembali" ucap Gauri.
"Aku pun mengharapkan yg sama"
***
Di dalam mobil hanya keheningan yg ada, Ragini memilih untuk duduk di belakang. Karena Sidd memaksa untuk duduk di depan. Sesekali Laksh mencuri pandangannya dengan melirik spion mobil belakangnya.
"Dad.. Kita akan makam malam ke restoran yg paling enak kan?" tanya SIDS antusias.
"Tentu sayang"
Ragini memperhatikan ayah dan anak itu, dia menyunggingkan senyumannya.
Setelah sampai restoran yg dituju, mereka turun dari mobilnya.
Namun kaki Ragini tak sengaja teekilir.
"Aawwww"
Dengan cepat Laksh langsung menangkap tubuh Ragini, tatapan mereka beradu. Getaran yg dulu pernah ada masih terasa. Sidd hanya tersenyum dan menahan tawanya.
Sontak Ragini dan Laksh membenarkan posisi mereka.
"Ayoo sayang.."
Laksh menggendong tubuh mungil Sidd.
"Waahhh restorannya bagus sekali Dad"
"Sidd suka?"
"Suka sekali"
Mata Sidd berbinar menatap restoran mewah yg dipilihkan oleh Laksh, sementara Ragini dia hanya terdiam dan terus menundukkan wajahnya.
"Kau ingin pesan apa Ragini?" tanya Laksh.
Ragini mendongakkan kepalanya dan melirik ke arah Laksh.
"Aku samakan saja denganmu, Laksh"
Laksh mengangguk.
"Sidd mau makan apa?"
Dia menunjuk menu makanan itu.
__ADS_1
Tak lama makanan mereka datang.
Sidd menyantap dengan penuh bersemangat.
Ragini sesekali melirik ke arah Laksh, dia merindukan suara tawa dan senyuman Laksh.
Laksh menyadari dirinya sedang diperhatikan, dia lalu menoleh ke arah Ragini. Namun dengan cepat Ragini langsung menundukkan kembali kepalanya. Laksh hanya tersenyum melihat tingkah Ragini.
'Ternyata kau masih mencintaiku' batinnya.
Ragini izin ke toilet sebentar. Kini yg tersisa di meja itu hanya Laksh dan Sidd.
"Sayang, apa kau senang makan dengan Dad Laksh?"
Sidd menganggukan kepalanya.
"Memangnya Dad nya Sidd tidak pernah mengajak kalian makan malam di luar seperti ini?"
Sidd menggeleng.
"Sidd saja bahkan tidak tau bagaimana wajah Dad nya Sidd"
Laksh menatap bingung.
'Bagaimana Sidd tidak tau? Bukankah Raj adalah ayahnya? Dan Raj juga tinggal bersamanya, apa Ragini menyembunyikan dari Sidd kalau Raj adalah ayah kandungnya? Tapi untuk apa?'
Pertanyaan itu tiba-tiba muncul di benak Laksj, dia benar-benar merasa sangat bingung.
Tak lama Ragini kembali lagi.
"Laksh, ini sudah sangat malam. Sidd juga besok ke sekolah, kita pulang sekarang saja"
Laksh melirik jam di tangannya, dia lalu mengangguk.
"Tapi Sidd masih kangen ma Daddy Laksh. Mom.. Malam ini Daddy Laksh tidur di rumah kita yah, di kamar Sidd, please mom"
Ragini membulatkan matanya, dia tak percaya jika permintaan konyol itu keluar dari mulut anaknya.
"Tidak sayang.. Tidak bisa.. Laksh tidak dapat menginap, bukan begitu Laksh?"
"Kata siapa Ragini? Aku bisa koq menginap, ya sudah.. Ayoo Sidd kita pulang ke rumahmu dan Daddy akan tidur bersamamu"
"Yeyyyy"
Laksh melirik Ragini dengan tersenyum.
Ragini merasa sangat gelisah.
"Kenapa Ragini? Aku akan tidur di kamar Sidd, jadi kau dan Raj tak usah takut jika akam terganggu dengan kehadiranku"
Ragini hanya terdiam, dia benar-benar merasa sangat gelisah..
To be continued...
__ADS_1