Kekasih Pilihan Hati

Kekasih Pilihan Hati
Cinta kamu


__ADS_3

Senin berikutnya datang lebih cepat daripada yang Bryan bayangkan. Rasanya waktu untuk bulan madu masih kurang dan sekarang dia harus kembali ke habitatnya untuk bekerja. Adriella juga harus kembali ke kampus mengurus semua hal yang berkaitan dengan wisudanya.


"Kok kamu nggak bilang kalo ternyata kamu sudah selesai sidang, La?"


Tanya Bryan sambil berpakaian di kamar mereka. Adriella juga sedang berdandan di meja riasnya.


"Kejutan dong buat Abang."


Adriella berbalik dan mengambil sebuah dasi untuk dipakaikan pada Bryan.


"Sidangnya kapan sih? Kok Abang nggak tahu?"


Bryan menunduk di hadapan Adriella yang akan mengalungkan dasinya.


"Sebulan sebelum pernikahan kita."


Bryan menatap lekat wajah Adriella yang tengah


memakaikannya dasi. Gimana bisa konsentrasi kerja kalo yang ada di kepalanya hanya wajah cantik imut menggemaskan begini? Rasanya ingin mencium lalu menggendong Adriella ke tempat tidur dan bolos kerja. Hadeuhhh... mesum banget nih otak!


Alih-alih mencium istrinya, Bryan mengelus kepala Adriella.


"Hebat banget istri Abang ini. Abang bangga deh sama Lala!"


"Kasih hadiah cium dong, Bang!"


Goda Adriella sambil mengerling manja.


"Trus gendong ke tempat tidur dan kita bolos


lagi! Hihihi... Oke nggak idenya Lala?"


Adriella berjinjit dan mengalungkan tangannya di leher Bryan.


"Ganteng banget sih suaminya Lala ini, jadi gemes deh!"


Adriella mencium bibir Bryan dan menahannya lama. Tuh kan, yang mancing Lala kan? gerutu Bryan dalam hati. Bisa digedor Nyonya Besar lagi tuh pintu!


"Idenya Lala nggak oke untuk pagi ini soalnya banyakpengganggu!"


Bryan membalas ciuman Adriella dan membuat Adriella semakin merona.

__ADS_1


Damn, cantik banget!


"Pakaian kamu nggak berlebihan, La? Make up kamu?"


Posesifnya mulai keluar deh! Adriella melirik Bryan dengan menyelidik.


"Denger ya, Lala Sayang. Abang tuh cuma nggak rela Lala dilihatin oleh cowok-cowok di luar sana, apalagi di kampus. Hati Abang jadi nggak tenang deh!"


Adriella langsung meleleh.


"Ihhh... Abang so sweet banget. Gimana Lala nggak makin cinta coba? Kita ke tempat tidur lagi ajayuk, Bang"


"Emang dasar bini mesum!"Sama kan, Abang juga mesum abis!"


Hhheee...Adriella tertawa senang dan melangkah keluar kamarmeninggalkan Bryan yang masih terkaget-kaget. Bryan mengantar Adriella ke kampusnya dan dengan berat hati melepaskan pelukannya dari Adriella.


"Abang ada 3 operasi hari ini, La. Kamu bisa pulang sendiri kan?"


"Bisa lah, Bang. Taksi online kan banyak. Abang nggak usah khawatir."


Adriella mengelus rahang Bryan yang pagi ini terlihat mulus karena baru dicukur.


"Abang nggak khawatir sih soal itu tapi yang Abang


Tunjuk Bryan pada beberapa orang pria yang duduk di pinggir jalan masuk kampus.


"Mereka teman-teman Lala kok, Bang"


"Tapi mereka nggak tahu kalo kamu sudah nikah!"


Bryan langsung membuka sabuk pengamannya dan turun dari mobil.


"Abang antar deh kamu, Sayang"


Adriella bingung tapi tidak memprotes sikap posesif


posesif suaminya. Si Abang cemburu kayaknya! Wajah Bryan semakin keruh ketika banyak pria menyapa Adriella tanpa mempedulikan


Bryan yang jelas-jelas merangkulnya.


"Lala..."

__ADS_1


panggil seorang gadis yang menghampiri Adriella.


"Winda!"


Adriella buru-buru melepaskan rangkulan Bryan.


"Lo kemana aja, La? Abis sidang menghilang begitu? Banyak yang nyariin tau, La!"


ujar Winda tanpa berhenti.


"Eh.. ini siapa,La? Abang lo ya?"


Adriella tersenyum lebar.


"Ini suami gue dan setelah sidang gue nikah!"


Adriella mengaitkan jari-jarinya ke jari-jari Bryan.


Bryan terkejut dan melepaskan senyum leganya


"Gila *****... suami lo ganteng banget, La!"


Dan seketika Adriella Wanda lumayan Suara keras


dikerubungi oleh teman-temannya yang ingin berkenalan dengan Bryan. Gantian wajah Adriella yang berubah keruh. Ini cewek-cewek apa nggak pernah lihat cowok ganteng ya? Nyebelin banget!


"Udah dong nyalamnya, suami gue mau kerja nih!"


Dengan ketus Adriella membentak teman-temannya. Adriella menarik Bryan yang masih canggung menghadapi perempuan-perempuan yang haus cowok ganteng.


"Abang, berangkat sana! Lala baik-baik aja disini!"


Bryan tersenyum dan memeluk Adriella erat-erat.


"Baik-baik ya, Sayang. Telepon Abang kalo mau pulang!"


Bryan melepaskan Adriella dan berbalik melangkah pergi. Adriella mengangguk senang dan melambaikan tangannya. Ketika dia akan berbalik untuk bergabung dengan teman-temannya, tiba-tiba tubuhnya seperti ditarik dan terangkat. Bryan


kembali dan langsung mencium bibir Adriella serta mengulumnya. Suara terkejut dan shock teman-temannya menghilang dari pendengarannya.


Bryan melepaskan Adriella dan menyentuh dagunya.

__ADS_1


"Abang hampir lupa sama vitamin semangat Abang! Love you, Hon!"


Nyeessss... Meleleh langsung hati Lala, Bang! Entah Bryan sadar atau tidak tapi dia mengatakan cinta pada Adriella.Dan hari ini akan menjadi hari paling indah dalam hidup Adriella.


__ADS_2