
Ling xiun pun keluar Dari tempat latihan nya.
Dan di sambut oleh gurunya Xin yan.
"Bagaimana ke adaan mu ling xiun,, tanya guru xin yan.”
"Seperti yang guru lihat saya baik2 saja.”
"Bagaimana dengan yuna, ujar Ling xiun sambil melihat kesana kemari karna belum melihat yuna.”
"Hei Semuanya lihat lah sampah itu, ia bahkan tidak bisa mencapai Tingkat Grand master, Ujar suara dari kejauhan yang ternyata Shian.”
"Bukan kah sudah ku bilang, aku lah si jenius itu kata Shian dengan sombong nya.”
”Hei jaga mulut mu ujar yuna yang tiba2 muncul dari belakang Shian.”
“Huh ternyata Kamu si brengsek itu, sekarang aku tidak akan kalah dari kalian semua, Aku Shian orang yg sudah mencapai Tingkat Grand master bintang 1 di umur 12 tahun sambil memukul mukul dadanya.”
”Dia hebat ya.”
"Tidak bisa di percaya.”
"Hebat sekali ujar para murid yang lain.”
"Yuna mari kita pergi ucap ling xiun menggandeng tangan Yuna.”
__ADS_1
“Hei dasar kalian tidak sopan, aku akan membalas perbuatan kalian di kompetisi antar aliran ucap Shian dongkol.”
“Ling xiun, yuna, kalian sudah hebat ko di mata guru.”
"kalian adalah murid2 kebanggaan guru ucap xin yan menghibur mereka berdua.”
Di dalam hati Xin yan agak sedikit mengganjal karena Ling xiun seharus nya sudah mencapai Tahap Dou Qi Grand master,
Di karena kan Batu Essence bisa menaikan level Qi satu tingkat.
tapi apa yang dia lihat, Ling xiun hanya berada di tahap Akhir tingkat master.
Tanpa Xin yan sadari sebenarnya Ling xiun sama sekali tidak memakai Batu pemberiannya itu, dan ling xiun sudah berada di tahap bintang 2 Grand master.
Xin yan pun memberi tahu ling xiun Dan Yuna bahwa pertandingan Antar aliran akan terjadi Dalam 2 minggu lagi, jadi Xin yan menyuruh du muridnya itu untuk beristirahat..
"Kamu juga hebat ko Ling xiun ujar yuna sambil tersenyum."
Dan mereka pun kembali ke Kamar nya masing2."
"Busyeettttt,, Cape banget ucap ling xiun."
Dalam Keheningan nya iya teringat akan ayah nya, dimana iya Sudah Hampir 4 tahun di akademi Gyun.
Dimana usianya hampir mencapai 10 tahun..
__ADS_1
Tapi iya selalu teringat akan janji nya kepada ayahnya.
bahwa ia akan menjadi kuat agar bisa membalaskan dendam nya kepada keluarga Ling dan Xiao..
Dalam lamunannya iya pun terlelap dalam tidur yang nyenyak..
Di pagi hari yang sunyi ling xiun pun menemui Gurunya,,
iya memberitahukan gurunya. bahwa iya akan berlatih di luar akademi Gyun..
mendengar keputusan ling xiun yg tiba2 gurunya nya pun agak terkejut..
"Apakah sudah kau pikirkan matang2 ling xiun ujar guru xin yan.”
”Sudah guru ucap ling xiun.”
''bukankah 2 minggu lagi akan ada kompetisi antar aliran, apakah kamu bisa pulang tepat waktu ujar Xin yan.”
"Saya pasti akan mengikuti kompetisi itu guru, Saya tidak akan mengecewakan guru.”
Mendengar alasan dan tekad ling xiun gurunya pun menyerah,,
”Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan mu, di dunia luar sana banyak sekali monster Yang berkeliaran, jagalah dirimu dan berhati2 lah.”
”Murid mu mohon undur diri guru, ucap ling xiun.”
__ADS_1
Setelah mendapat ijin dari gurunya dan berpamitan kepada Yuna, Ling xiun pun memulai Petualangan pertamanya bersama Sang Phoenix..