
Pagi2 sekali mereka sudah bersiap siap meninggalkan kota lidou..
Dan ling xiun memberikan 5 pedang tingkat tinggi kepada Ayah Thiandu sebagai tanda terimakasih karena telah menerima mereka dengan sangat baik..
Ayah Thiandu sangat senang sekali, karena bagaimanapun Ling xiun dan teman2 nya adalah pahlawan di kerajaan Athen..
Menggunakan kereta kuda yang sudah di persiapkan ayah Thiandu mereka berlima menuju ke kota Feng, dimana Akademi Gyun berada..
"Aku sudah tidak sabar untuk kembali berjualan di kota Feng ucap Zingsi.”
"Kalo aku ingin tetap di akademi Gyun ujar Long chu.”
"Aku ingin kembali ke Keluarga ling dulu, aku ingin Melihat Perkembangan keluargaku disana ujar Ling xiun.”
"Apa kau butuh bantuan ujar long chu.”
"Ehhh tidak perlu kawan, aku bisa sendiri, aku gak mau merepotkan kalian, karna tidak ada hal yang serius disana ujar Ling xiun sembari memandang keluar.”
"Kalo begitu aku gk jadi ikut deh ujar long chu.”
"Paman, nanti behenti diperbatasan ujar Ling xiun memberi tahu.”
"Siap tuan Ujar sang pengawal dari kerajaan Athen.”
__ADS_1
"Ingat janji kita, dalam 3 tahun ke depan kita akan berkumpul di akademi Gyun.”
Kalian juga harus menjadi lebih kuat ujar ling xiun kepada semua nya.”
"Tentu saja kami ingat ujar Long chu mengepalkan tangan nya.”
Kereta pun berhenti di perbatasan kota..
"Aku pamit dulu, jaga diri kalian semua, dan Juga Jaga Yuna untuk ku ujar ling xiun sembari turun dari kereta.”
"Apa kau tidak masalah pergi sendiri, yuna bertanya.”
"Aku tidak apa2 yuna, kau jangan Khawatir, kau akan lebih aman jika berada di akademi Gyun, karena Guru dan pemimpin Gu pasti bisa melindungi kalian semua ujar ling xiun.”
"Kau tenang saja ling xiun, akan ku jaga Yuna dengan baik, tidak akan ku biar kan dia dalam masalah teriak Long chu.”
Ling xiun dengan berat hati melangkah kan kaki nya untuk menuju kota Feng..
Di perjalan ia di hadang oleh sekelompok preman jalanan..
"Hei bocah, serahkan uang mu atau Nyawa mu ujar Orang itu.”
"Cih, kalo aku tidak mau kau mau apa ujar ling xiun.”
__ADS_1
"Cari mati ujar orang2 itu mengepung ling xiun.”
"Nak, lebih baik kau serahkan uang mu, kau masih muda dan tampan, akan sia2 jika mati begitu saja.”
"Membunuhku tidak segampang omongan mu, majulah ujar ling xiun.”
"Aku tidak akan segan2 padamu ujar perampok itu menerjang ling xiun dari belakang.”
"Tinju api Teriak ling xiun mendaratkan Tinjunya di Bagian perut orang itu menyebabkan Perampok itu terpental.”
"Kurang ajar teriak para perampok lain nya Menyerang ling xiun menggunakan pedang nya.”
"Berpedang yang payah ujar ling xiun Menyerang menggunakan Pisau terbang nya.”
Pedang musuh pun Patah berkeping2 karena beradu dengan pisau terbang ling xiun.
Namun ling xiun tidak perduli, dia melanjutkan perjalanan nya meninggalkan para perampok yang masih terbengong bengong..
"Belum juga masuk kota, sudah ada ********2 yang merugikan para warga ujar ling xiun dalam hati.”
"Apapun yang menghalangi ku kutebas tanpa ampun ujar ling xiun.”
"Baru juga di bilang, udh ada aja yang mau cari masalah ucap ling xiun segera membalik kan badan nya.”
__ADS_1
"Busyettt ternyata Naga bertanduk ini yang mau cari masalah ujar ling xiun sedikit terkejut.”
"Hewan yang kuat, Bisa menyembunyikan aura nya saat mendekati musuh pikir ling xiun.”