
Ling xiun meninggalkan toko tersebut dan kembali ke akademi Gyun..
Ling xiun masih bertanya2 dalam hati, apa sebenar nya kotak yang di pilih oleh Guru nya itu..
"Ku buka nanti saja kalo sudah berada di akademi pikir ling xiun.”
Ling xiun pun memasuki Akademi Gyun..
"Darimana saja kau ling xiun ucap Long chu bertanya.”
"Aku baru saja keliling2 kota jawab ling xiun.”
"Kemana yang lain tanya ling xiun.”
"Mungkin lagi istirahat ucap Long chu.”
"Aku tinggal dulu ya jawab ling xiun sambil melambaikan tangannya ke long chu.”
"Ya sudah, sampai ketemu lagi ucap Long chu.”
"Sekarang waktunya membuka kotak ini pikir ling xiun dalam hati.”
Setelah kotak nya di buka ling xiun tertegun melihat isi kitab pilihan guru nya..
"Ini teknik yang sangat rumit, tidak mudah menguasai nya ujar ling xiun.”
"Apakah kau puas ling xiun ujar Phoenix berbicara.”
"Tapi teknik 5 Hawa pedang bukan nya sangat rumit guru ujar Ling xiun.”
"Ya memang, bukan kah kau sudah meguasai hawa api dan cahaya ujar phoenix memberitahu.”
"Kau hanya tinggal menyempurnakan hawa pedang lain nya untuk menyempurnakan pedang mu itu ucap phoenix.”
__ADS_1
"Hawa petir, tanah dan air sangat rumit untuk mencari nya Guru jawab ling xiun mengehela napas panjang.”
"Kau bodoh ucap Phoenix, bukan kah, guru Bhou dan Guru Tandoru adalah aliran tanah dan petir, minta lah batu Essence Petir dan tanah kepada mereka berdua.”
Mendengar Yang di katakan Guru nya Ling xiun terdiam.
"Benar juga, aku hanya perlu mencari batu essence Air nanti ujar ling xiun berdiri untuk menuju ke Ruangan para guru.
"Apa ada yang bisa kami bantu ling xiun ujar Guru Bhou dan guru tandoru.”
"Aku hanya membutuh kan Batu essence petir dan tanah ujar Ling xiun menunduk.”
"Untuk apa kau membutuh kan batu Essence itu tanya guru tandoru.”
"Aku ingin berlatih di pagoda akademi jawab ling xiun.”
"Oh kalo begitu ambil lah ini ujar guru tandoru memberikan batu essence tanah.”
"Terimakasih guru ujar Ling xiun memberi hormat.”
"Tidak perlu sungkan, kau adalah murid terbaik kami ujar Guru Bhou.”
"Aku pamit dulu ucap ling xiun.”
"Hati2 ujar kedua guru itu.”
"Tinggal 1 Batu essence lagi ujar ling xiun dalam hati.”
"Oh iya, aku hampir lupa, coba aku bertanya sama guru xin yan, siapa tau ia tahu tentang batu essence ucap ling xiun sambil berjalan ke arah guru xin yan.”
Di tengah jalan ling xiun bertemu dengan pemimpin akademi ya itu pemimpin Gu.”
"Ling xiun senang bertemu dengan mu ujar pemimpin Gu menyapa.”
__ADS_1
"Iya ketua, aku juga senang bertemu dengan mu ujar ling xiun.”
"Ayo masuk dulu ajak pemimpin Gu.”
"Terimakasih Pemimpin, tapi aku ingin bertemu guru xin yan, untuk menanyakan batu essence air ujar Ling xiun apa adanya.”
"Batu essence air ya aku punya satu ujar pemimpin Gu mengernyitkan kening nya.”
"wah benar kah ujar ling xiun senang sekali.”
"Mari kita bicarakan di dalam ujar pemimpin Gu.”
"Untuk apa kau membutuh kan batu essence Air itu ling xiun tanya pemimpin Gu penasaran.”
"Aku hanya ingin berlatih guru jawab ling xiun.”
"Aku hanya memiliki 1 buah saja batu essence air. dan batu ini sangat langka ujar pemimpin Gu menambahi.”
"Bisakah pemimpin memberikan kepadaku ujar ling xiun memohon.”
"Theknik apa yang ingin kau pelajari ling xiun tanya pemimpin Gu penasaran.”
"Theknik ini di sebut 5 Hawa pedang ujar ling xiun apa adanya.”
"Kau ingin mempelajari theknik itu, apa kau sudah yakin tanya pemimpin Gu tidak percaya.”
"Tentu saja ketua, aku sudah mendapatkan semua batu essence, hanya tinggal essence air yang belum aku punya ujar ling xiun.”
"Theknik itu sangat lah sulit tingkatan nya, Sudah berapa abad ini aku belum pernah menemukan orang yang bisa menguasai nya, tapi jika kau sudah bertekad, aku tidak akan memaksa, ambil lah batu ini ling xiun, semoga kau beruntung ujar pemimpin Gu sambil menyerahkan batu Essence nya.”
"Terimakasih banyak ketua, murid undur diri ujar ling xiun.”
Ling xiun meninggalkan ruangan pemimpin Gu dengan perasaan sangat senang, karena ia sudah memiliki batu essence yang ia butuh kan..
__ADS_1