Kekuatan Pedang Phoenix

Kekuatan Pedang Phoenix
Ling xiun 15


__ADS_3

Tidak terasa 4 hari sudah berlalu sejak pertama ling xiun berlatih,,


Yuna yang khawatir akan keadaan ling xiun pun memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar ling xiun..


"Ling xiun apakah kamu ada di dalam panggil yuna.”


"Iya, tunggu di luar ucap Ling xiun Letih.”


Ling xiun pun segera membuka pintu kamarnya..


"Hoaaaammmm ling xiun menguap.”


ia sama sekali belum ada istirahat sejak pelatihan teknik berpedangnya..


"Apakah kamu baik2 saja ling xiun, ucap yuna.”


"Aku khawatir karna sudah 4 hari kamu tidak keluar kamar sama sekali ucap yuna menambahi.”


"Aku tidak apa2 yuna, aku habis berlatih ucap ling xiun.”


"Aku hanya ingin memastikan keadaan mu, kalo begitu aku pamit ujar yuna.”


Ling xiun pun kembali menutup kamarnya..


ia pun melepas kan lelah di tubuh nya dengan berbaring di kasurnya..


"Sungguh nikmat sekali ujar ling xiun.”


"Aku tidak menyangka mempelajari Teknik bayangan pedang cahaya dan Kecepatan cahaya membutuh kan 4 hari, bagaimana kalo aku tidak menggunakan teknik Bayangan tanpa batas, mungkin 2 tahun belum kelar ujar ling xiun dalam hatinya.”


Ling xiun pun ber istirahat melepaskan lelah nya dan mengisi kembali Qi yang ada di tubuh nya..


kegaduhan dan keramaian terdengar di telinga ling xiun..


"Apakah ada pesta ucap ling xiun dalam hati, lebih baik aku melihatnya..”


Setelah ling xiun keluar dari kamarnya . ia melihat ramai sekali orang2 datang ke akademi nya dan Banyak para pedadang juga berdatangan..

__ADS_1


dengan kebingungannya, ling xiun melihat guru xin yan sedang lewat, ia pun mencoba untuk menanyakannya..


"Ada apa ya guru, kenapa ramai sekali orang yang datang ling xiun bertanya.”


"Bukan kah 2 hari lagi kompetisi antar aliran akan segera di mulai ujar xin yan.”


Mereka semua ingin menyaksikan pertandingan yang di selenggarakan di Akademi ini ujar xin yan menjelaskan.”


"Apakah memang seramai ini guru ujar ling xiun bertanya.”


"Biasanya juga ramai, tapi tidak pernah seramai ini, karena mereka ingin melihat Para petarung2 muda ikut dalan kompetisi ini ucap xin yan.”


"oh iya, apakah kamu sudah siap untuk berpartisipasi untuk aliran cahaya kita ucap Xin yan melirik ke ling xiun.”


"Tentu saja sudah guru ucap ling xiun penuh kemantapan.”


"Baguslah ujar xin yan.”


Selain berdua, Nanti akan ada 3 senior kalian yang juga akan berpartisipasi dalam Kompetisi antar aliran ujar xin yan memberi tahu.”


karna iya tidak pernah melihat kakak senior yang di bicarakan gurunya..


"Nanti jam 3 siang akan ada pertemuan aliran cahaya, datang lah dan ajak yuna ucap xin yan sambil meninggal kan ling xiun.”


"Hmmm. baiklah, saat nya memberi tahu yuna, ujar ling xiun.”


Tanpa ling xiun sadari Shian yg menjadi rival nya selama ini lewat di hadapannya..


"Hei mau kemana kamu sampah ucap shian ketus.”


"Apa urusan mu ujar ling xiun.”


"Dasar Tidak tau diri, ku beri kau pelajaran ujar shian sambil memukul ling xiun.”


Tetapi kekuatan ling xiun jauh lebih besar dari Kekuatan shian, adu jotos pun tidak bisa Di hindari lagi, dan booommmm.”


Shian merasakan Tangannya menjadi sakit akibat berbenturan dengan tinju Dari ling xiun..

__ADS_1


Shian pun menjadi heran yang melihat Tangan ling xiun tidak terjadi apa2.


"Huh awas saja lau ling xiun hardik Shian.”


"Aliran cahaya akan berakhir di tangan ku ucap Shian.”


"Coba saja kalo kamu bisa ujar ling xiun sambil pergi meninggalkan shian begitu saja.”


"Waduhhh aku hampir lupa untuk memberitahu yuna untuk pertemuan nanti sore pikir ling xiun.”


Ling xiun pun berkeliling untuk mencari yuna dan menemukan yuna di antara para pedagang..


"Hei yuna, apa yang kamu lakukan disini ucap ling xiun.”


"Aku sedang mencari Jepit rambut Jawab yuna kepada ling xiun, Apakah yang ini bagus ling xiun..?”


"Bagus yuna apakah kamu mau yang ini ujar ling xiun.”


"Pak berapa harga untuk yang ini Tanya ling xiun.”


"Yang itu hanya 5 keping koin perak ujar penjual nya.”


"Inih uang nya kata ling xiun sambil memberikan uang nya kepada pedagang itu.”


"Ini yuna Jepit rambutmu ucap ling xiun sambil menyerahkan jepit rambut yang di ingin kan Yuna.”


"Kenapa jadi kamu yg membayarnya ling xiun ucap yuna, yuna merasa tidak enak hati kepada ling xiun.”


"Udah tidak perlu sungkan ucap ling xiun kepada yuna.”


"Anggap saja aku Memberimu hadiah.”


"Terimakasih ya ling xiun ujar yuna senang.”


Ling xiun pun segera memberitahu yuna kalo mereka akan ada pertemuan aliran cahaya di ruangan guru xin yan.


Setelah memberi tahu yuna ling xiun pun kembali ke kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2