
Setelah berlatih Sampai pagi hari Ling xiun berlatih terus dan mengulang ulang Theknik seni pedang api, akhirnya ling xiun bisa menguasai seni pedang api dengan begitu mahirnya.
"Akhirnya selesai juga Teknik yang guru berikan padaku Ucap ling xiun.”
"Guru , guru, datanglah panggil ling xiun..
Guru Muridmu memanggil mu.”
''Ah mengganggu saja kamu ini bocah. Ada apa kamu memanggil saya ucap Sang Phoenix.”
''Guru berikan saya teknik tingkat dasar lagi guru.”
''Huh dasar bocah serakah .. apakah kamu sudah menguasai ilmu teknik dasar seni pedang api.”
''Tentu saja Sudah guru ucap ling xiun bersemangat.”
''Fffffffftttttt. oh sudah ya,, Haahhhhhh apa kau bilang.!!
Ucap phoenix kaget, kau benar2 sudah menguasainya hanya dalam semalam.”
"Iya guru, Lihatlah teknik Seni pedang api ku.”
__ADS_1
(Ling xiun memamerkan teknik yg di berikan gurunya ke sebuah batu yang mana Pedang nya berubah menjadi Api yang sangat panas yg bisa melelehkan batu yang di tebasnya)
Sang Phoenix pun kaget..
"Hohoho rupanya aku meremehkan anak jenius seperti kamu bocah.”
"Baiklah Untuk teknik yang selanjutnya adalah Teknik Yang Agak rumit, Yang mana dirimu bisa berlatih hanya dengan bayangan untuk mempersingkat waktu Latihan mu, Dimana dirimu bisa berlatih Dengan sangat cepat . berbandingan 1 jam di dunia banding 1 hari di dalam latihan bayangan mu, teknik yang sangat langka yang di sebut Teknik bayangan tanpa batas.”
"Tapi ingat jangan terlalu memaksakan dirimu nak ujar Phoenix sambil menyerahkan kitab bayangan tanpa batas.”
"Terimakasih guru, ling xiun akan berusaha keras agar menjadi kuat.”
''Ini baru muridku ujar phoenik Kagum melihat Tekad Ling xiun.”
"Ayah.”
"iya ling xiun, ada apa.?”
"Apakah ayah tidak merasa lelah harus bekerja Terus setiap hari, apakah tidak sebaiknya ayah istirahat saja dirumah.”
"Ayah tidak apa2 nak, ayahmu masih kuat, ucap ling san sambil tersenyum kepada anaknya.”
__ADS_1
"Ayah berangkat dulu ya nak, hati2 dirumah,, makanan sudah ayah siapkan di meja, Jangan lupa istirahat, kamu pasti lelah setelah berlatih semalaman.”
"Iya ayah, hati2 di jalan ayah.”
Ling xiun pun duduk di meja makan, tapi ia bukan nya makan, ia malah memikirkan ayahnya yg selalu banting tulang demi Bisa menyekolah kan dirinya..
"Hmzz .. kalo seperti itu aku akan berlatih lebih giat agar bisa membuat ayah bangga.”
Tapi bagi ling xiun teknik tersebut tidaklah mudah baginya,.karna dia membutuhkan beberapa hari hanya untuk mempelajari teknik dasar itu, Tapi karena usaha dan latihan keras selama ini, Tepat Sehari sebelum Ling xiun berangkat Ke akademi Gyun ia sudah menguasai Teknik bayangan tanpa batas pemberian gurunya dan Ia juga tidak lupa untuk meningkatkan Level Dou Qi miliknya..
Ling xiun mencoba teknik bayangan tanpa batas untuk memperdalam seni berpedang nya.
Dan Ling xiun ingat bahwa dirinya juga harus meningkatkan Dou Qi miliknya.
Ia pun mulai bermeditasi untuk meningkatkan Dou Qi miliknya, Pada awal mulanya ling xiun merasakan tubuhnya berada di ambang batas Puncak Dou Qi master bintang 4.
''Apakah aku akan naik tingkat ke tahap Dou Qi Grand master ucap ling xiun dalam hati.”
Setelah menjelang pagi pun Dia sama sekali belum menembus tingkatan Grand master..
"Huhhhh ya sudah lah, mungkin hanya sampai sini kemampuanku untuk saat ini Ucap ling xiun Lesu.”
__ADS_1
"Walau hanya berada di tingkat Dou Qi Master tahap Terakhir sepertinya ini cukup untuk mengikuti seleksi kompetisi di Akademi Gyun ujar Ling xiun.”
Setelah selesai Berlatih Ling xiun pun berkemas untuk persiapan keberangkatan nya menuju Kota Feng besok pagi..