Kekuatan Pedang Phoenix

Kekuatan Pedang Phoenix
Ling xiun 28


__ADS_3

Setelah 2 hari perjalan mereka menuju kota Dou Mereka pun sampai Kerumah Ling xiun tinggal,,


"Ayah anak mu pulang ujar ling xiun berteriak.”


Ayah nya yang mendengar suara anak nya itu pun segera keluar dengan rasa haru setelah 11 tahun tidak bertemu.”


Anak ayah makin tampan saja ujar Ling san.”


"Ayah gimana kabar mu ujar ling xiun.”


"Sudah2 lebih baik kita mengobrol di dalam ujar ling san.”


"Ayo mari masuk yuna ujar ling xiun.”


Setelah mereka masuk dan ngobrol lebih jauh lagi sambil minum teh..


"Apakah ini pacar mu ling xiun ucap ayah nya, Sungguh wanita yang Cantik ucap ling san.”


"Eh bukan ayah ucap ling xiun tersipu malu.”


"Nama saya yuna paman ujar yuna malu2.”


"Jangan panggil paman, panggil ayah saja ucap ling san, kan kamu calon istri anak saya ucap ling san tertawa.”


"Ayah nih bikin aku malu ujar ling xiun ”


"Sudah2, ber istirahat sajalah kalian di kamar ucap ling san.”


"Kalian tidak akan Satu kamar kan ucap ling san menggoda.”


Yuna pun menjadi merah pipi nya karena malu.


"Yuna, kamu beristirahat lah di kamar ku, aku mau melihat2 sekitar sini dulu.”

__ADS_1


"Aku ikut ujar yuna.”


"Baiklah ayo pergi ujar ling xiun.”


"Wah sungguh pasangan yang romantis ujar ling san menggoda anak nya.”


Mereka tidak menghirau kan celoteh ayah nya.”


Ling xiun pun Mendatangi tempat ia berlatih waktu masih kecil di bukit belakang rumah nya..


"Wah indah sekali ucap yuna.”


"Disini lah aku dulu sering berlatih ujar ling xiun.”


"Oh iya yuna, apakah kamu tidak rindu dengan kedua orang tua mu, ujar ling xiun.”


"Aku sangat merindukan mereka ling xiun, seandainya saja aku masih bisa melihat mereka ucap yuna sambil menunduk.”


"Mari kita berlatih ucap ling xiun ke yuna.”


"Ling xiun Berlatih untuk menaikan level Dou Qi nya Tapi iya sama sekali belum bisa menembus level Dou Qi Ancestor.”


Setelah mereka lumayan berlatih Ling xiun dan yuna di panggil oleh Ayah ling xiun untuk makan bersama..


"Ling xiun ajak yuna untuk makan bersama ucap ling san.”


"Baik ayah ucap ling xiun.”


Di sela2 mereka makan mereka saling bertukar cerita..


"Bagaimana dengan Sekolah mu ling xiun Ayah nya bertanya.”


"Baik2 saja ko ayah, tidak ada halangan apapun.”

__ADS_1


"Syukur kalo begitu ucap ling san ”


"Paman, apa paman sudah tau kalo Ling xiun Dapat juara pertama di kompetisi antar aliran ujar yuna.”


"Wah benar kah itu ling ucap ling san.”


"iya ayah itu memang benar.”


"Kamu memang anak kebanggaan ayah ling san gembira.”


"Oh iya ayah dalam 2 bulan ke depan aku akan mengikuti kompetisi antar akademi,di kota Shong ujar Ling xiun memberi tahu ayah nya.”


"Ayah bangga padamu nak, Ayah akan selalu berdoa untuk kemenangan mu, walau pun kamu tidak menang, semoga kamu baik2 saja ujar ling san.”


"Tidak ayah, ucap ling xiun dalam hati, Aku akan membalas kan dendam ayah kepada Keluarga Ling.”


"Setelah mereka makan, Mereka semua ber istirahat.”


Pagi2 sekali Ling xiun sudah Pergi Meninggal kan rumah nya,, Dan Menitip kan surat untuk yuna..


"Yuna, tolong rahasiakan kepergian ku, Aku keluar sebentar untuk mengurus urusan ku, Bilang aja sama ayah aku pergi berlatih ujar ling xiun dalam surat nya.”


"Hmzz Hati2 lah ling xiun ujar yuna.”


"Yuna , ling xiun kemana, ko dari tadi aku tidak melihat nya ucap ling san.”


"Anuu ayah, ling xiun bilang ia akan berlatih di luar ucap yuna berbohong.”


Yuna tidak ingin membuat ayah ling xiun Khawatir..


"Cepat lah kembali ling xiun ucap yuna dalam hati.”


Ling xiun menyusuri bukit yang terjal untuk Menuju kota Chen, Tujuan utama nya ia lah keluarga Ling..

__ADS_1


__ADS_2