
Setelah Meninggalkan Ruangan Pemimpin Gu Ling xiun dan rekan2 nya berkumpul kembali dalam Kamar asrama tempat mereka menginap..
"Banyak sekali uang nya Ujar long chu berbinar2.”
"Mau kita apakan uang sebanyak ini ujar Hong.”
"Dengan ini kita bisa membeli Ratusan batu Essence ujar Thiandu.”
"Kita bagi rata saja ujar Ling xiun membuka Tali pengikat Uang nya.”
"Hm karena kamu yang memenangkan Kompetisinya ambil lah bagian lebih banyak ucap Thiandu.”
"Benar ling xiun, kami tidak enak kalo harus di bagi rata ujar Long chu.”
"Kalian ini kenapa, kita berangkat bersama, tidur bersama, makan pun bersama, Kita harus bagi rata ujar ling xiun mulai menghitung Koin emas nya.”
"Ini bagian Thiandu, ini long chu, dan yang ini hong dan Zingsi Dan ini punya mu yuna ujar ling xiun memberikannya kepada yuna.”
"Apa tidak apa nih kami ambil ujar thiandu meyakin kan.”
"Kalo gk mau buat aku saja ujar Ling xiun bercanda.”
"ehhh jangan ujar Thiandu mengambil Koin emas nya.”
Mereka semua Merasa takjub atas sifat ling xiun yang tidak Haus akan kekayaan..
"Dengan uang ini Bisa bangun rumah yang super megah ujar hong sambil berhayal.”
__ADS_1
"Aku bisa buat pabrik Makanan ujar Zingsi senang.”
Semuanya tertawa melihat tingkah Zingsi..
"Dan ini batu essence nya kita bagi ujar ling xiun mengeluarkan batu essence.”
"Kami sudah terlalu banyak menerima ini ujar Thiandu tidak enak hati.”
"Ya ini saja sudah cukup buat kami ujar Long chu.”
"Lebih baik buat kau saja, kau yang sudah Berjuang sendirian ujar Hong menambahi.”
"Kalian setiap orang ambil satu atau aku gak mau kenal kalian ujar Ling xiun pura2 mengancam.”
"Jangan gitu dong ujar thiandu Takut sambil mengambil batu essence nya.”
"Sini aku ambil ujar long chu dan yang lain nya.”
"Kau ambil saja, kami sama sekali tidak keberatan ujar long chu.”
"Bener tuh, Kami dapet Satu ini saja sudah bersukur ujar Hong..”
"Seandainya aku tidak dapat batu itu pun gak masalah, karena aku bisa beli puluhan ujar Thiandu meyakin kan.”
"Kalo begitu aku ambil ya ujar ling xiun, kalian tidak ada yang mau lagi ujar ling xiun menawarkan lagi.”
"Tidakk ujar semuanya.”
__ADS_1
"Yasudah kalo seperti itu ujar ling xiun menyimpan Barang2 nya dalam tas nya.”
"Aku mau Keluar sebentar ya ujar ling xiun sambil berjalan.”
"Aku juga mau pamit, mau Menyiapkan bawaanku pulang ujar yuna.”
Setelah ling xiun dan yuna pergi mereka berempat masih bengong.”
"Ling xiun, ling xiun, Ada orang sepertimu di dunia ini yang begitu perduli kepada teman nya ujar Thiandu sambil memandangi Koin emas nya.”
"Aku salut dengan Ling xiun, jelas2 dia yang memenangkan kompetisinya, tapi kita malah dapat bagian yang sama ujar Long chu menggeleng gelengkan kepalanya.”
"Dia sama sekali tidak memandang uang nya,, dia memandang rasa kekeluargaan ujar Hong.”
Sementara itu Ling xiun keliling2 di kota Shong tanpa tujuan.”
"Ternyata kota Shong memang besar ya ujar ling xiun dalam hati.”
"Aku sudah keliling2 tapi sepertinya belum menemukan ujung kota ini.”
"Lebih baik aku kembali saja untuk Bersiap2 pulang ke kota Feng.”
"Hei kau darimana saja ujar Guru xin yan yang melihat Ling xiun mondar mandir sendirian.”
"Habis keliling2 guru, melihat pemandangan setiap sudut kota ujar Ling xiun.”
"Kirain kau sedang mencari sesuatu ucap guru xin yan.”
__ADS_1
"Tidak guru, guru sedang apa disini tanya ling xiun.”
"Aku sedang mencari sesuatu ucap guru xin yan, kalo begitu aku lanjut dulu, guru xin yan sambil meneruskan langkah nya.”