Kekuatan Pedang Phoenix

Kekuatan Pedang Phoenix
Ling xiun 18


__ADS_3

DUNGGGGG DUNGGGG DUGGGGG..


Suara gong berbunyi cukup nyaring,,


seketika orang yang tadinya ramai mendadak menjadi hening..


Sang pemimpin Akademi Gyun pun turun ke tengah2 arena kompetisi..


"Saya ucap kan Terima kasih kepada para peserta yang sudah menghadiri Kompetisi Antar aliran.”


"Dan terimakasih juga kepada para hadirin semua yang sudah hadir untuk menyaksikan Kompetisi Ini ucap Pemimpin Gu.”


"Pertama2 sebelum kita memulai Pertandingannya, saya akan menjelaskan secara rinci pertandingannya ujar pemimpin Gu.”


"para peserta akan mendapat kan nomer secara acak yang akan di berikan oleh pemandu pertandingan ini, di mana setiap tim Ada 5 orang dari setiap aliran.”


"Dan siapapun yang menjadi pemenang terakhir, Aliran mereka akan di nyatakan menang, dan berhak untuk mendapatkan hadiah dari Akademi Gyun.”


"Wah kita harus menang ucap sumu.”


"Tidak, pasti kami lah yang akan menang ujar Shian.”


"Kita lihat aja nanti ujar ling xiun gak mau kalah.”


"Peraturan nya di kompetisi ini adalah di larang membunuh sesama Murid akademi Gyun, ucap pemimpin Gu.”


"Baiklah kepada seluruh peserta kompetisi Apa kalian sudah siap, ucap pemimpin gyun.”


"Ya kami sudah siap ucap semuanya bersemangat..”


"Mari langsung saja kita Mulai kompetisi antar aliran dan saya serahkan semuanya kepada pemandu, Terimakasih atas perhatiannya ujar pemimpin Gu sambil meninggalkan arena Pertandingan.”

__ADS_1


"Perkenalkan Saya adalah yang akan memandu kompetisi antar aliran kali ini, Saya harap kalian semua bisa Bertanding secara sportif.”


"Tanpa membuang buang waktu, langsung saja kita mulai pertandingannya ucap pemandu..”


"Akhirnya di mulai juga kata salah seorang warga.”


"Aku sudah tidak sabar ujar yang lain.”


"Menurut mu mana yang akan menang ujar Warga yang lain.”


"Belum bisa memastikannya ujar warga.”


Sementara itu Di atas para penonton pemimpin Gu dan para Guru dari masing2 Aliran pun berbincang bincang..


"Kami pasti akan menang ucap guru Bhou.”


"Ehhhhh murid ku juga gak kalah hebat dari murid mu ujar guru Tandoru gk mau kalah.”


"Tapi mereka gk akan sehebat Murid ku ujar guru Tandoru ngotot.”


"Sudahlah, kalian tidak usah berdebat, kalian liat saja nanti akhir pertandingannya ujar guru xin yan yang melihat mereka berdua berdebat.”


"Oh iya Xin yan, apakah Aliran mu akan ada kesempatan untuk menang ucap guru Bhou bertanya seakan meremehkan.”


"Lebih baik kalian lihat saja nanti, siapa yang akan menang kita belum tahu ujar Guru xin yan jengkel karena muridnya di remehkan.”


"Aku mengandalkan mu Ling xiun ujar guru xin yan berbicara dalam hati.”


"Untuk pertandingan yang pertama Aliran Batu akan menghadapi aliran Tanah.”


Sonyu akan menghadapi Shen ujar pemandu.”

__ADS_1


"Kepada para peserta silahkan memasuki arena ujar pemandu.”


Shen dan Sonyu memasuki arena.


Suara bergemuruh mulai memanaskan suasana yang ada..


"Berjuang lah shen ucap sumu sambil mengacungkan jempol.”


Setelah Shen dan dan sonyu saling memberi salam, mereka akan segera memulai pertandingannya..


"Apakah kamu tidak sebaiknya menyerah Shen ucap Sonyu.”


"Huh belum apa2 kamu sudah meremehkan kemampuan ku, Jika memang kau bisa mengalahkan ku coba saja ujar Shen.”


"Baiklah jika kamu memang ingin sekali kalah ujar sonyu mulai menyerang Shen menggunakan seni bela diri Tinjuan naga terbang.”


Tetapi dengan mudah Shen memblok Serangan Sonyu menggunakan tameng barunya..


"Apa kau terkejut ujar shen kepada Sonyu.”


"Kalo hanya segitu saja kemampuan mu kau akan kalah ujar shen Sambil menyerang Sonyu dengan kekuatan tameng birunya.”


"Tameng seperti itu tidak akan bisa melukai ku ucap Sonyu sambil melancarkan seni Tinju batu.”


Tapi tanpa terduga Sonyu justru terpental jatuh dari arena, dan shen di nyatakan pemenang dalam pertandingan ini,,


"Ini tidak mungkin ujar sonyu tidak percaya, Bagaimana bisa ia kalah oleh junior dari aliran tanah.”


"Nah kan apa ku bilang, muridmu kalah kan ujar guru Tandoru dengan bangganya.”


"huh masih terlalu dini untuk Memuji murid mu ujar Guru Bhou.”

__ADS_1


__ADS_2