
Hari yang paling dinantikan oleh Ling xiun pun akhirnya tiba.
Dimana ia akan bersekolah di Akademi Gyun yang selalu Dia impikan.
"Ayok nak kita berangkat ujar ayahnya."
"iya ayah.”
Mereka pun berangkat menuju ke kota Feng dengan menggunakan sebuah kereta kuda..
Di sepanjang perjalanan tanpa ling xiun sadari, ayahnya merasakan kesedihan yang teramat sangat.
Dimana selama ini Dia tidak pernah berpisah dengan anak semata wayang nya.
Selama ini mereka selalu bercanda dan tertawa.
Dan pada hari ini atau lusa mereka akan terpisah . entah berapa lama mereka tidak akan bertemu. dan apakah Dia kuat untuk di tinggal ling xiun untuk waktu yang tidak pernah bisa di Prediksi.
Sebaliknya dengan ling xiun. Dia Membayangkan betapa menyenangkannya dia akan bersekolah di akademi Gyun yg sudah ia impikan.
Ling xiun ingin Bertemu teman2 disana. bermain bersama berlatih bersama.
Karena di mana ling xiun tinggal, Dia sama sekali tidak memiliki teman,, di karena kan Tempat tinggal ling xiun jauh dari keramaian.
Ling xiun hanya bermain bersama aliran air yang mengalir dan bebatuan di belakang rumahnya biasa ia berlatih.
"Ayah. panggil Ling xiun.”
di karenakan ayah nya sedang melamun iya pun terkejut..
''iya nak, jawab ling san.”
"Ayah kenapa melamun ucap ling xiun.”
"Tidak nak ayah tidak apa2 sambil tersenyum kepada anaknya.”
__ADS_1
"Ayah tidak usah kawatir anakmu pasti akan baik2 saja disana, dan anak mu kan kuat ucap ling xiun.”
ling san pun tersenyum sambil mengusap kepala anaknya..
Namun perjalanan ke kota Feng bukan lah perjalanan yang mulus tanpa hambatan..
di tengah jalan tiba2 mereka di hadang oleh seekor monster serigala putih..
"Ada monsterrrrrr,, Ada monsterrrr teriak si kusir gemetaran.”
Sang ayah pun langsung mencabut pedang dan keluar dari kereta.
"Tunggulah disitu anak ku, biar ayah yg membereskan monster ini."
Pertarungan sengit pun terjadi antara Sang monster melawan sang ayah.
sebenarnya monster itu hanya berada di tingkat Spirit, tetapi di karenakan Ling san sama sekali tidak bisa mengaktifkan Dou Qi milik nya sejak lahir, dia pun berjuang dengan tenaga nya sendiri demi melindungi anaknya dari serangan monster serigala itu.
setelah lumayan lama pertarungan nya pun berakhir dan di menangkan oleh ayah ling xiun, walau harus mendapatkan beberapa luka di tubuhnya..
"Kau tidak perlu khawatir nak, ayah baik2 saja ko, ayo pak kusir kita lanjut lagi ucap ayah nya.”
"Ayah kapan kita akan sampai di kota feng ujar ling xiun.”
"Paling lama 2 hari lagi kita akan sampai ucap ayahnya.”
"Ooooohh 2 hari ya ucap ling xiun lirih dan terbersit di benaknya untuk mempelajari teknik baru dari gurunya.”
"Guru datanglah kata ling xiun dalam hatinya.”
"Ada apa ling xiun memanggil ku apakah kamu butuh bantuan ku ucap phoenix.”
"Berikan saya sebuah teknik Dasar Manipulasi Dou Qi, agar orang tidak bisa melihat Dou Qi asli di tubuh ku guru.”
"Hohoho saya mengerti maksud dan tujuanmu ucap phoenix.”
__ADS_1
Setelah berlatih Menggunakan Teknik dasar bayangan tanpa batas, ling xiun pun berhasil menguasai ilmu Manipulasi Dou Qi.
Tanpa mereka sadari mereka kembali di hadang oleh monster tingkat spirit, beruang bertanduk.
Tetapi kali ini ling xiun tidak akan tinggal diam, karena ayah nya masih terluka akibat serangan serigala putih, Iya pun menghunuskan pedangnya ke arah beruang bertanduk.
"matilah kau Sialan ucap ling xiun.”
Ling xiun menyerang dengan teknik seni pedang api yg dimilikinya, hanya dengan sekali tebas beruang itu pun mati di tangan ling xiun..
Dengan rasa heran dan takjub ling san berkata..
"Rupanya anak ayah jauh lebih kuat di banding ayah, sudah berada di Tingkat mana Dou Qi mu nak.”
"Baru berada di tingkat Master bintang 2 yah. ucap ling xuan berbohong.”
"Anak ayah sudah benar2 kuat ucap ling san dengan bangga.”
''Sebenarnya aku sudah berada di master bintang 4 yah ling xiun berbicara di dalam hati.”
mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kota Feng...
Tidak terasa 2 hari sudah berlalu.
Dan tibalah mereka di akademi Gyun.
"Nak, jaga dirimu baik2 disini. ayah akan selalu berdoa untukmu.”
"Iya ayah, ayah tidak perlu kawatir, Anakmu akan membuat ayah bangga, Anakmu akan membuat keluarga Ling dan Keluarga Xiao Merasakan penderitaan yg ayah dan ibu rasakan ucap Ling xiun Lantang.”
"Ling xiun, ini ada bakpao yang ayah siap kan, tolong dimakan ya.”
"iya ayah terimasih.”
"Ayah pamit dulu sambil berbalik badan Ling san pun menteskan air mata karena harus berpisah dengan anaknya.”
__ADS_1
"TUNGGU AKU PULANG AYAH,,.AKU TIDAK AKAN MENGECEWAKAN AYAH, Teriak Ling xiun.”