
Pangeran sedih melihat Dini marah tadi,mereka diam di gudang sambil merenung ,Trimusketir saling tuduh menuduh ,walaupun sebenarnya yang salah duluan pangeran Dion yang mengambil kalkulator itu sampai sekarang masih di tangan pangeran .
Pangeran mengeluarkan kalkulator tersebut mereka berebutan memainkannya.
Mereka penasaran dengan alat itu.
pangeran berjalan berkeliling di dalam gudang itu ,pangeran menemukan sebuah bolpoin ... Itupun mereka baru liat ,biasanya mereka kalau menulis menggunakan kuas dan tinta.
Akhirnya pangeran membentangkan kedua tangannya dan mengisyaratkan mereka untuk diam sesaat.
"Jangan ribut saja.
"Dengarkan! ... Kita berada di luar kerajaan kita ,maka itu kita harus membuktikan bahwa kita pernah singgah ke sini.
"Kita harus menulis sesuatu setiap hari hingga waktu kita harus kembali," ucap pangeran Dion.
"Betul pangeran ,"hardik Yul
"Ya pangeran ,Trimusketir memberi hormat kepada pangeran Dion.
Mereka menemukan kertas - kertas untuk mereka gunakan untuk menulis.
Pangeran beserta Trimusketir sibuk menulis cerita dan kesannya selama di rumah ini.
Kata -kata yang sering Dini ucapkan ,selfi,orang seram,rapat ,gunderuwo,handphone istilah yang jarang mereka tahu. Pangeran menulis kamus kerajaan Linggar.
Pangeran tersenyum sendiri mengingat kejadian lucu dengan Dini.
Sepertinya aku akan merindukannya apabila mereka sudah kembali ke asalnya.
Pangeran tak sadar kalau Yul menemukan suatu barang semacam buku ,Yul menyembunyikannya di bajunya.
Sewaktu pangeran sudah lelah dan tertidur ,Yul perlahan mengeluarkan buku tersebut dari celananya dan hati - hati membukanya ,satu demi satu .
"Uh ... Oh ... Uh Yul terbelalak menatap buku itu ,wanita tampa busana.
Mulutnya menganga melihat wanita - wanita cantik itu.
Yul buru - buru menutupnya ,dan melihat ke arah pangeran yang sudah tidur.
Yul hingga tak bisa tidur melihat gambar itu.
Yul menampar pipinya sendiri ,biar sadar dan tak melihat lagi.
Pagi harinya Boyke penasaran dengan ke sibuk_kan Dini di dapur ,Boyke melihat cara Dini memasak makanan ayam tepung seperti ayam kentucky.
Boyke tak sabar ingin mencobanya ,karena di kerajaan mereka belum pernah ada yang masak seperti itu ,ayam kentucky .Boyke coba mencatatnya,kedua tangannya yang di gosok - gosok dan menelan saliva_nya .
Tepung 500 gram dicampur bumbu - bumbu,karena Boyke suka masak di dapur kerajaan .Dini tersenyum ,"Memang kamu bisa masak Boy?tanya Dini.
"Bisa kak ?," jawab Boyke.
"Panggil aku Dini ," ucap Dini.
"Oh ... Di ... ni ,ya Dini!
"Besok kita masak apa lagi ?," tanya Boyke.
Penasaran dengan resep Ala Dini.
"Nanti aku pikirkan ,sambil ke luar dari dapur dan meletakkan ayam goreng itu di meja makan.
__ADS_1
Dini mengajak pangeran juga Bruce dan Yul untuk mencicipi makanan buatan Dini.
"Ini apa namanya ?," tanya pangeran.
"Kentucky! ," jawab Dini.
"Kentuk ... Hahaha ... Mereka semua ketawa merasa lucu dengan nama itu.
"Ayo dicoba_in ," ujar Dini.
Pangeran yang diam saja membuat Dini gemas melihatnya ,dengan tidak sabaran Dini mengambilkan ayam itu untuk pangeran.
"Oh ... Pangeran kaget lihat Dini melayaninya.
Pangeran seperti tersirap kecantikan wajah Dini yang seperti pinang di belah dua dengan Istrinya yang suka juga melayani pangeran saat makan bersama.
Pangeran flash back dengan ratu waktu beliau masih hidup ,sewaktu ratu ingin menyuapi pangeran.
"Lup ...,tiba tiba lamunannya terhenti karena sudah ada potongan ayam di bibirnya tanpa sadar.
Ternyata Dini iseng ,karena melihat pangeran malah ngelamun ,sehingga Dini masukan potongan ayam tersebut.
Boyke tertawa terkekeh melihatnya ,akhirnya semua ikut tertawa lagi,dan pangeran terpaksa mengunyah ayam tersebut.
"Makanya jangan melamun saja !," ujar Dini.
▪️
Di rumah pak Bram ada kekurangan tenaga kerja ,pak Bram adalah CiO di perusahaan Dini ,sehingga meminta Direktur utamanya memilihkan pegawai terbaik untuk mengurus Kebutuhan CiO,dan harus mau tidak boleh membantah ,beliau sangat tegas orangnya dan jarang bicara.
Besok paginya Dini ke kantor ,Saat itu Dini sedang membuat teh bersama Mira.
"Hei selamat ya kamu terpilih menjadi pegawai terbaik lagi bulan ini ," ucap pak Johan.
"Aku! ... Aku sambil menunjuk dengan jarinya.
"He eh ... Iya kamu Din !
"Oh ... Terus karena kamu terpilih lagi ,kamu dipilih sebagai sekretaris pribadi CEO," ucap pak Johan.
Karena Dini dianggap bagus kerjanya.
"Hah ... Dini dan Mira sontak terkejut.
"CEO! ... serentak ucapkan.
Dini langsung maju ,dan menolaknya .
"Pak johan aku tidak mau dipindah ,pilih saja yang lain pak,saya sudah happy di sini ," ujar Dini sambil memegang lengan pak Johan memohon.
Din,ini bukan aturan aku perusahaan ini punyanya pak Bram jadi terserah beliau ,kamu tidak bisa menolaknya.
"Tapi aku tidak mau dipindah pak ,"ucap Dini.
"Kalau kamu tidak mau pindah ,kamu harus keluar dari perusahaan ini,kamu akan kehilangan pekerjaan kamu pikirkan ya ? ,kasih kabar aku nanti sore paling lambat.
"Karena pak Bram sedang cari pegawai segera tidak mau berlama - lama menunggu," ungkap pak Johan.
Pak Johan menatap Dini sedikit kecewa ,dan meninggalkan ruangan itu.
Mira dan Dini saling menatap sedih ,bingung perasaan kalut dibenak Dini.
__ADS_1
Mira sangat sedih karena harus berpisah dengan Dini teman seperjuangan.
Dini menggandeng tangan Mira mereka kembali ke bangku kerja mereka.
Dini tak bisa konsentrasi dia harus membuat keputusan juga hari ini.
"Baiklah aku terima ,semoga aku bisa jalani semua ini.
"Mir ! ... Mir ...
Mira yang dipanggil tidak mendengar ,pikirannya entah ke mana.
Mir! ...
Dini menggeser kursinya ke tempat Mira.
"Mir! tenang saja nanti kalau bisa aku akan ajak kamu ke sana kalau aku sudah ada celahnya ," ujar Dini.
"Asyik kita bisa bersama lagi,sambil menggenggam tangan sahabatnya itu.
"Jangan sedih ya sayangku ," ucap Dini sambil mencubit pipi sahabatnya itu.
Kita masih bisa ketemu di weekend dan WA.
Mira mengangguk setuju dengan menghapus air matanya,menatap kepergian sahabatnya itu.
Hari itu juga Dini ke rumah CEO ,ternyata luas sekali rumahnya ,aku harus urus apa di sini ya ?Menatap rumah seluas itu ,rumahnya saja sudah besar ,Dini coba menenangkan hatinya memasuki rumah itu .
Satpam di depan rumah menatapnya tajam.
"Mau ketemu ,pak Bram !," ucap Dini.
"Anda siapa ya ?,"tanya satpam.
"Aku Dini !," ucap Dini.
Sebentar ,sepertinya foto Dini sudah ada di daftar tamu ,sehingga tidak dalam hitungan menit pintu pagar itu terbuka sendiri tampa disentuh.
Dini berjalan masuk sendiri ke pekarangan rumah itu sambil berputar - putar kagum dengan pekarangannya yang luas seperti istana .
Dini dikagetkan lagi dengan pintu yang terbuka sendiri dan terlihat dua pelayan yang sudah menunggunya.
"Silakan masuk kak ,Dini melangkah maju ke ruangan tengah terlihat lelaki tua yang sedang menatap lukisan membelakangi Dini.
"Siapa yang di belakang saya? ,dengan suara berat bariton .
Dini tersentak kaget mendengar suara yang begitu datar dan berat itu.
"Saya ... Sa ... ya Dini pak !
Dini merasa takut merinding mendengar suaranya saja ,gimana orangnya?
Begitu bapak tua itu berbalik badan memandang Dini.
Bapak tua yang berkumis tebal dan menaruh alat kaca pembesar di matanya ,memandang sangar ke arah Dini.
"Hufk ... Dini tidak segala menelan saliva_nya hingga cekukan.
______------_______
Pembaca setiaku tersayang ,siapa pak Bram ini apa hubungannya dengan cerita ini ,yah lanjut bacanya pasti nanti tahu.
__ADS_1