Kesatria Bulan

Kesatria Bulan
Chapter 3 : Perihal Nama


__ADS_3

Pagi ini, setelah selesai sarapan, Lahar dan kedua anak yang semalam ia bawa itu kini sudah siap pergi menuju tempat tinggal salah satu rekan Lahar di guild tempatnya bekerja itu. Letak rumah rekannya itu cukup jauh dari tempatnya tinggal ini. Butuh waktu sekitar 2 jam dengan berjalan kaki. Setelah semuanya siap, mereka bertiga pun berpamitan pada Jack (ayah Lahar).


"Kami berangkat dulu," ucap Lahar.


"Makasih atas tumpangannya tuan Jack. Semoga anda mendapat kebaikan yang setimpal atau bahkan lebih dari apa yang telah anda lakukan," ucap Dylan.


"Hahahahaha sudahlah jangan terlalu kaku anak kecil. Jika besok kalian bertemu dengan ku di jalan atau dimana pun itu, jangan lupa kalian sapa aku yah. Hal itu akan jauh lebih membuat ku lebih senang dari pada ucapan kalian barusan itu," ucap Jack yang tak lupa memasang senyum lebar di wajahnya itu.


Setelah itu, Lahar, Dylan, dan Josh memulai perjalanan mereka menuju ke tempat tinggal salah seorang rekannya itu. Lahar tidak bisa berjalan terlalu cepat seperti biasanya, ia kini harus menyesuaikan kecepatan langkah kakinya itu dengan kecepatan langkah kaki kedua anak yang ada dibelakangnya itu.


Pagi ini, cuaca di kota Hert sangat lah cerah. Salju yang semalam turun, kini sudah berangsur-angsur menipis dan tidak setebal seperti saat hujan semalam. Kota Hert sendiri adalah nama kota dimana Lahar dan Jack tinggal. Lahar lahir dan besar di kota ini. Selama 15 tahun hidupnya, Lahar belum pernah sekalipun pergi dari kota tempat kelahirannya ini.


***


Akhirnya, setelah 2 jam perjalanan, Lahar dan dua anak kecil itu sampai di tempat tinggal rekan Lahar di guild. Nama rekannya itu adalah Frenk Jie. Dia adalah salah satu orang yang paling senior di guild tempat mereka bekerja itu. Usia Frenk Jie sendiri adalah 40 tahun.


Frenk Jie memiliki perawakan yang kekar dan besar. Tinggi badannya sekitar 190 cm. Rambutnya mowhak dan bewarna hitam. Ia juga selalu terlihat menggunakan kacamata hitam dan sebuah rokok yang selalu menempel di mulutnya itu. Ia adalah perokok yang sangat aktif.


Kekuatan elemen dari Frenk Jie adalah elemen tanah. Selain itu, ia juga mahir dalam menggunakan senjata api seperti Pistol, AK47, Bazooka, Shotgun, dan lain-lain. Dari semua senjata api yang ada, hanya satu yang tidak bisa ia kuasai yaitu Sniper.

__ADS_1


Selain bekerja di guild, Frenk Jie juga mengurus sebuah panti asuhan. Itulah kenapa Lahar membawanya kemari.


"Tok tok tok. Tok tok tok," Lahar membunyikan pintu depan tempat tinggal Frenk Jie yang cukup luas itu.


Tak lama berselang, Frenk Jie akhirnya keluar.


"Oh si anak baru yah, ada apa kau datang kemari?" ucap Frenk Jie saat pertama kali membuka pintu depan.


"Hallo paman Frenk. Maaf mengganggu hari libur mu. Kemaren malam, saat aku dalam perjalanan pulang, aku bertemu dengan mereka berdua," ucap Lahar sambil menunjuk Dylan dan Josh yang berdiri dengan tenang di belakangnya.


"Maksud mu dua anak kecil di belakang mu itu yah? Terus apa lagi?" tanya Frenk Jie lagi.


"Jadi, maksud ku datang kemari adalah jika paman berkenan, maukah paman merawat kedua anak kecil ini? Mereka bilang mereka berasal dari kota Lyn," jelas Lahar lagi.


"Iya mereka bilang butuh waktu sekitar 3 minggu untuk sampai ke kota ini menggunakan kereta kuda," jawab Lahar lagi.


"Aku tidak menyangkanya mereka datang dari tempat jauh seperti itu. Terus apa yang membawa mereka sampai bisa sampai di kota ini," tanya Frenk Jie lagi.


"Mereka bercerita bahwa mereka telah dibeli oleh orang yang badannya agak gemuk, rambutnya pirang, bajunya berkilauan, dan ia memakai kacamata dengan satu lensa. Dari ciri-ciri yang dikatakan mereka itu, aku menduga bahwa mereka sudah dibeli oleh salah seorang bangsawan dan mereka dipaksa untuk bekerja untuk mereka. Saat aku bertemu mereka semalam, salah satu anak ini sedang berjualan korek api dipinggir jalan saat sedang turun salju," jelas Lahar lagi.

__ADS_1


"Lagi-lagi para bangsawan yah? Mereka sepertinya tidak pernah lelah membuat para rakyat kecil ini menderita. Ya sudah, soal mereka berdua serahkan saja pada. Oiya ngomong-ngomong kau tidak pergi ke guild?" tanya Frenk Jie lagi.


"Tidak, aku sepertinya mau libur juga hari ini. Ada hal yang harus aku lakukan," ucap Lahar dengan tatapan serius.


"Hahaha jangan bilang kau akan menghajar bangsawan? Jika memang seperti itu, aku sarankan lebih baik jangan. Sebisa mungkin hindari kontak dengan para bedebah itu jika hidup mu ingin tentram hahahaha," ucap Frenk Jie.


"Mana mungkin aku melakukan hal bodoh seperti itu. Lagi pula aku juga sudah malas berurusan dengan para bedebah itu, kecuali jika mereka sudah benar-benar melakukan hal yang kelewatan, maka aku tidak akan tinggal diam," ucap Lahar yang masih memasang wajah serius.


"Hahahaha, Hallo adik kecil siapa nama kalian? Perkenalkan nama paman Frenk Jie, mulai sekarang paman lah yang akan mengurus kalian. Di dalam rumah paman ini, kalian juga akan bertemu dengan saudara-saudara baru kalian. Jadi, berbaurlah dengan baik yah," ucap Frenk Jie yang meskipun mempunyai badan yang kekar dan besar, akan tetapi ia sangat menyayangi anak kecil.


"Ya sudah paman aku mau pamit dulu. Terima kasih karena sudah bersedia merawat mereka berdua. Aku juga meminta maaf karena telah datang ke sini tiba-tiba," ucap Lahar.


"Tidak apa-apa. Paman malah senang jika kau juga sangat peduli pada orang lain, khususnya para anak kecil yang tidak berdosa ini. Hati-hati di jalan yah," ucap Frenk Jie.


"Baik paman. Dylan, Josh, kakak juga mengucapkan pamit pada kalian. Jaga diri kalian baik-baik yah. Sampai jumpa lagi," ucap Lahar yang langsung berbalik dan mulai pergi meninggalkan kediaman Frenk Jie tersebut.


Di sini, setiap orang pada umumnya memiliki nama keluarga atau nama depan. Seperti contoh Frenk Jie. Frenk adalah nama keluarga, sementara Jie adalah nama belakangnya. Untuk orang yang baru kenal dan belum terlalu akrab biasanya mereka akan memanggil orang tersebut dengan nama keluarga mereka. Dan jika sudah akrab, mereka akan memanggilnya dengan nama belakang mereka.


Lahar sendiri memiliki nama depan Onirion. Jadi, nama lengkap Lahar adalah Onirion Lahar. Begitu juga dengan Jack (ayah Lahar) nama lengkapnya adalah Onirion Jack. Khusus untuk Jack, jarang sekali orang yang mengetahui nama depannya, begitu juga dengan Lahar. Jadi, kebanyakan orang memanggil mereka berdua langsung dengan nama belakang mereka yaitu Jack dan Lahar.

__ADS_1


***


Bersambung.


__ADS_2