Kesatria Bulan

Kesatria Bulan
Chapter 6 : Misi Pengawalan


__ADS_3

Hari ini, Lahar tengah menjalani misi untuk mengawal pengiriman barang antar saudagar. Saat ini, ia menjalankan misinya itu yang ia dapatkan dari guild, bersama dengan 3 rekannya yang lain.


Rekan yang pertama adalah Fred. Nama lengkapnya adalah Genm Fred. Ia berusia 20 tahun dan kekuatannya adalah elemen tanah. Sama seperti Lahar, Fred juga menggunakan sebuah pedang selain dari pada kekuatan elemen tanahnya itu. Tinggi badannya sekitar 176 cm. Rambutnya bewarna oranye menyala dan pendek. Matanya bewarna biru, dan kulitnya berwarna putih. Badannya sedang, tidak gemuk dan tidak juga kurus.


Rekan yang kedua adalah Ocra. Nama lengkapnya adalah Coro Ocra. Usianya 18 tahun dan kekuatannya adalah elemen api sama seperti Lahar. Selain menggunakan elemen api, Ocra juga terlihat selalu membawa panah yang selalu menempel di punggungnya itu. Rambutnya panjang, dan warnanya hitam pekat sama seperti lahar. Matanya bewarna merah dan tubuhnya terlihat relatif kurus untuk orang yang tingginya sekitar 181 cm itu.


Rekan yang terakhir yang ikut dalam misi ini adalah Rin. Nama lengkapnya Watanabe Rin. Rin adalah satu-satunya perempuan yang ikut dalam misi kali ini. Kekuatannya adalah elemen air. Sejauh ini, Rin hanya menggunakan elemen air sebagai kekuatan utamanya. Ia terlihat tidak menggunakan senjata apa pun. Usia Rin hampir sama dengan Lahar, tapi lebih tua sekitar 1 tahun. Usianya adalah 16 tahun. Rambutnya lurus panjang dan bewarna merah. Tinggi badannya sekitar 163 cm. Sementara itu bola matanya bewarna hitam.


Sementara itu lahar sendiri memiliki tinggi sekitar 168 cm dan tentu saja masih akan terus bertumbuh seiring dengan pertambahan usianya. Rambutnya bewarna hitam pekat. Bola matanya juga bewarna hitam. Lahar sendiri memiliki bentuk badan yang lumayan kekar. Badannya juga terisi tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus.


Perjalanan yang akan mereka tempuh akan memakan waktu sekitar 1 hari penuh. Saat ini, mereka baru melewati seperempat perjalanan dan saat ini mereka tengah beristirahat untuk mengisi kembali tenaga para pekerja dan para kuda yang bertugas untuk membawa barang dagangan yang jumlahnya sangat banyak itu.


Ngomong-ngomong ini adalah pertama kalinya Lahar mendapatkan misi untuk mengawal sebuah pengiriman. Karena pengiriman barang hari ini juga merupakan pengiriman antar kota, ini adalah kali pertama bagi lahar meninggalkan kotanya. Selama ini, selama 15 tahun ia hidup di dunia ini, ia selalu berada di kota Hert, kota dimana ia dilahirkan dan dibesarkan.


"Oi anak baru, ngomong-ngomong ini misi pertama mu mengawal sebuah barang dagangan yah?" Genm Fred.


"Iya benar senior Genm," jawab Lahar dengan sopan. Lahar selalu memanggil orang lain dengan nama depan mereka karena Lahar merasa tidak bisa akrab dengan siapa pun. Maka dari itu, ia selalu memanggil mereka dengan nama depan mereka. Selain itu, memanggil orang lain dengan nama depan juga adalah kondisi formal dan sopan.

__ADS_1


"Hahaha memanggilku dengan sebutan itu, jangan terlalu kaku begitu, panggil saja aku Fred," timpal Genm Fred.


"Maaf senior, tapi saya memang lebih nyaman memanggil orang lain dengan nama depan mereka. Itu juga merupakan kebiasaan saya," jawab Lahar.


"Yah kalau sudah seperti itu, terserah kau sajalah hahahaha," Genm Fred.


***


Setelah selesai beristirahat, mereka dan rombongan pembawa barang yang terdiri dari 6 orang kuris yang mana setiap 2 kurir bertanggung jawab untuk mengemudikan kereta kuda yang ukurannya sangat besar pun kembali melanjutkan perjalanan. Selain itu, awak kereta kuda yang jumlahnya sekitar 15 orang itu juga ikut dalam rombongan. Berarti total semua yang sedang dalam perjalan ini ada 25 orang termasuk Lahar dan 3 rekannya. Kini mereka semua telah kembali melanjutkan perjalanan mereka.


Sebentar lagi, rombongan itu akan melewati hutan Krimin, hutan yang terkenal dengan para perampoknya yang sangat beringas. Perampok di situ, terkenal tidak ambil kompromi dan bisa saja langsung menghabisi nyawa para korbannya.


Meskipun sering terjadi pencurian, penodongan, perampasan, akan tetapi entah kenapa para petinggi kerajaan tidak pernah bertindak dan terkesan membiarkan para pencuri tersebut berbuat sesukanya. Oleh karena itu, kebanyakan saudagar atau pedagang ini lebih memilih jasa para guild untuk membantu mereka. Selain itu, biaya yang harus dikeluarkan juga jauh lebih murah dari pada jika harus menyewa anggota pengaman kerajaan yang tergolong sangat mahal.


"Bersiaplah, sebentar lagi kita akan memasuki daerah rawan perampokan," teriak Genm Fred dari arah depan.


"Siap," jawab para rekannya yang lain dengan tegas.

__ADS_1


Akhirnya, kini mereka semua telah memasuki daerah hutan Krimin. Hutan yang dipenuhi oleh pepohonan yang tinggi menjulang dan juga tebing-tebing yang curam. Karena saat ini masih musim dingin, kini dari langit mulai turun butir-butir salju kecil dengan perlahan.


Awalnya tidak ada yang aneh dengan hujan salju itu, akan tetapi semakin lama hujan salju itu turun, semakin lambat juga laju para kereta kuda yang baru saja beristirahat itu. Mereka semua pun mulai heran dan bertanya-tanya kenapa gerangan kuda-kuda ini terlihat lemas dan juga mengantuk.


Hingga pada suatu titik, kuda-kuda itu pun kini sudah tidak kuat lagi berdiri dan seketika langsung tertidur begitu saja ditengah jalan yang sudah dipenuhi salju itu. Para kuris dan awak kereta kuda pun kini terlihat begitu kebingungan dan cemas.


"Waduh ini kenapa tuan? Kok kuda-kuda ini tiba-tiba saja berhenti dan langsung tertidur begini," tanya salah seorang kurir.


"Aku akan mengatakannya tapi tolong jangan cemas yah. Sepetinya, sebentar lagi kita akan dikepung," ucap Genm Fred dengan serius.


"Haaa dikepung tuan?" ucap kurir itu lagi dengan raut wajah yang menunjukkan kecemasan. Kini, anggota rombongan yang lain pun mulai merasa semakin cemas. Mereka kini berkumpul menjadi satu dan menunggu di kereta nomer dua. Sementara itu, Lahar dan rekan-rekannya Seperi sudah bersiap-siap dan menunggu akan kedatangan perampok yang mempunyai kekuatan salju itu.


"Sepertinya, para perampok ini akan lebih kuat dari pada hanya sekedar perampok rendahan. Mereka bahkan mempunya orang yang punya kekuatan salju yang tidak terdeteksi oleh ku ini. Tak kusangka, salju yang aku kira merupakan salju biasa ini, ternyata adalah sebuah sihir yang mana bisa membuat hewan cepat merasa lelah dan lalu tertidur. Aku jadi semakin penasaran, kenapa dia tidak sekalian menggunakan kekuatannya itu untuk melumpuhkan manusianya juga yah? Mereka ini sungguh menarik sekali," ucap Genm Fred yang memang ditugaskan untuk memimpin misi pengawalan kali ini.


***


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2