King Mafia My Husband

King Mafia My Husband
Chapter 1


__ADS_3

Brrraaakkkk!!!!


Suara pintu kamar terdengar dibanting seseorang yang baru saja masuk ke kamar tersebut, wajahnya yang kesal menunjukkan betapa marahnya dia saat ini. Lelaki rupawan itu menghela nafas berat untuk mengendalikan anarahnya yang bisa sewaktu-waktu meledak & menghancurkan apa saja yang di depannya.


"*Apa?!"


"Khun, saya hendak melaporkan misi yang khun berikan*" kata seseorang dibalik pintu tersebut. Ketika suara pintu dibuka terlihatlah seorang lelaki rupawan yang dingin nan datar.


"*Katakan"


"Kami telah menghancurkan gedung & barang bukti didalamnya sesuai dengan perintah khun*" jelasnya sambil memberi hormat pada majikannya.


"Jika begitu, cari jejak dari orang-orang yang ada dalam gedung tersebut. Aku ingin membasmi mereka sampai ke akar-akarnya" ucap pria rupawan itu dengan senyum iblisnya.


Bawahan yang diketahui sebagai orang kepercayaannya itu langsung menunduk & menjalankan perintah tuannya tersebut.


"Pho, mae, p' .. dendam kalian sudah terbalaskan. Kalian sudah bisa beristirahat dengan tenang sekarang" kata pria tersebut dengan tersenyum, tapi bukan lagi senyum iblis seperti biasanya.


Ddrrrrtttt .. drrrtttt


"Khun Mew" suara sesrorang di telepon


"Jadi"

__ADS_1


"*Khun Mew, saya menemukan salah satu keluarga yang bekerja di perusahaan tersebut, tapi tidak ikut tewas dalam peledakan gedung tersebut"


"Aku ingin data informasi tentang hal itu di tanganku malam ini*" titah Mew.


"Baik khun"


Setelah telepon ditutup, Mew meraih laptopnya untuk membaca email masuk yang berisikan informasi dari karyawan gedung yang telah dia ledakkan tadi pagi. Polisi maupun agen khusus tidak menaruh curiga pada Mew, karena dia selalu bermain dengan rapi & bersih.


Setelah berkutat lama didepan laptop, Mew mendapatkan kiriman data lengkap dengan potret keluarga yang begitu ceria. 3 orang yang seharusnya mati dalam peledakan tersebut. Akhirnya Mew pergi dengan senyuman iblisnya menuju sebuah kompleks elit di daerah Bangkok.


'Ibu, aku takut, takut dengan Alpha-Alpha diluar sana yang menatapku dengan pandangan menjijikkan. Aku ingin bersama kalian' batin seorang pemuda.


Dengan pandangan kosong & air mata yang terus menetes di pipinya yang gembul, pemuda itu melangkah mendekati balkon. Ketika dia hendak mengakhiri hidupnya, mendadak dia merasakan panas di sekujur tubuhnya. Seketika dia menjadi lemas akibat suhu tubuhnya meningkat begitu saja.


Heat yang mendadak datang membuatnya kewalahan, meskipun untuk sekedar berdiri. Ketakutannya terjadi. Dia didera heat yang hebat saat ibunya tidak berada disampingnya, meskipun dia sudah menyiapkan obat pereda heat, akan tetapi jika dia bergerak 1 inchi saja, persiapannya akan percuma.


"Cari sampai dapat & bawa dia ke hadapanku sekarang" ucap Mew pada semua anak buahnya.


Mereka berpencar ke semua penjuru rumah & tidak menemukan siapapun kecuali seorang penjaga Beta yang dibawa ke hadapan Mew. Mew tidak menyukai bau dari beta itu, karena baunya tidak menyenangkan bagi seorang Alpha dominan seperti dia. Sampai sekarang Mew belum menemukan bau yang membuatnya nyaman.


"Dimana mereka?" Tanya Mew dengan menatap Beta itu tajam.


"Jika anda yang seorang Alpha mencari khun, sampai mati pun aku tak akan bicara" jawab Beta itu dengan suara mantap.

__ADS_1


"Nyawamu tidak berharga. Kau mati ato tidak, tidak ada yang perduli & itu bukan urusanku" tegas Mew.


"*A*ku tidak akan menghianati majikanku" jawab Beta itu dengan lirih.


"Tidak. Sampai mereka mati di tanganku" ucap Mew dengan senyum iblis tercetak di wajahnya.


"Apa maksud anda? Orang tua khun sudah lama meninggal sejak khun berumur 18 tahun, tepatnya 3 tahun yang lalu. Dibantai oleh orang yang tak dikenal. Jadi kematian mana yang anda bicarakan?" teriak penjaga tersebut.


"APA?!" Mew terbelalak kaget. Pasalnya 3 tahun yang lalu keluarganya juga dibantai oleh orang yang tak dikenal, yang diketahui sebagai pemilik perusahaan yang dia musnahkan. Tapi menurut informasi yang dia terima, bukan keluarga ini yang membantai keluarganya. Keluarga ini hanya pegawai biasa di perusahaan tersebut. Apa kali ini Mew salah perhitungan?????


Saat Mew tengah sibuk dengan pemikirannya, lamunannya dibuyarkan oleh anak buahnya yang melaporkan kalo mereka mencium bau feromon seorang omega diatas.


Dengan cepat Mew keatas & melesat masuk ke ruangan yang dimaksud anak buahnya.


"Tunggu!!! Anda tidak bisa masuk sembarangan ke kamar tuan muda" teriak Beta itu dengan suara lantang.


"Diam di tempatmu" ucap Mew yang dengan Alpha dominan langsung membuat ruangan itu seketika hancur, lalu menembak Omega itu.


Tanpa pikir panjang Mew melangkahkan kaki jenjangnya keatas mencari Omega tersebut & dengan pelan menuju bau feromon yang tersebar di lantai atas. Anak buahnya yang kebanyakan Alpha, Mew memerintahkan agar mereka berjaga dibawah.


Sampai di lantai atas, Mew mencium bau feromon yang menenangkan, tapi tidak memabukkan. Seperti harum vanilla bercampur floral, jika sudah diguyur hujan.


Tanpa sadar amarah Mew perlahan mereda & melupakan niat awalnya yang datang ke rumah itu. Mew pun berdiri didepan kamar & menghirup aroma itu dalam-dalam.

__ADS_1


Meskipun Mew adalah Alpha dominan, tapi dia bisa menahan rut & nafsunya terhadap Omega lain. karena dia pernah mengikuti pelatihan yang hampir membuatnya mati, karena terlalu menahan hasratnya sendiri.


Karena rasa penasaran, Mew pun mencoba untuk membuka pintu kamar, tapi dikunci dari dalam. Lalu Mew tidak hilang akal. Dia mendobrak pintu kamar tersebut & saat pintu kayu dengan nuansa kehitaman tersebut hancur, terlihatlah sosok pemuda yang berperawakan mungil, tingginya hanya sebatas dadanya saja berusaha meraih pagar balkon. Heatnya membuat ruangan itu dipenuhi dengan bau feromon nya.


__ADS_2