
Selama berhari-hari menjaga Mew di mansion nya, Kana terus memantau Jade di hp nya. Terkadang Kana terlihat ketawa sendiri membayangkan penderitaan yang dialami Jade di basement, dimana tali pengikat Jade hanya berjarak 10 meter dari ranjang tempat dia tidur. Tidak ada kamar mandi yang tersedia untuk Jade. Jadinya Jade sembarang buang air kecil dan (maaf kata) buang air besar.
"Hmm ... apakah mae sudah merasakan apa yang Kana rasakan selama ini? Hmm ... masih kurang keanya ya. Tapi apa ya?" pikir Kana sambil melihat ke layar hp nya, kemudian dia tersenyum nakal.
"Sayang, kenapa kamu tersenyum seperti itu?" tanya Mew saat keluar dari kamar mandi.
"Gak p'. Kana menang saat main game. Jadi senang dong" bohong Kana.
"Oh. Kana disini ngurusi p', bagaimana dengan Jade? Dia baik-baik saja kan?" tanya Mew.
"Baik p'. Kana sudah ijin kok dari mae. Mae bilang gak pa-pa" bohong Kana sambil menggandeng Mew kembali ke tempat tidur.
'Kana sudah pintar berbohong sekarang dan bahkan aku tidak tahu apakah ucapannya benar ato bohong. Kana ... apa yang sebenarnya terjadi padamu, sayang' gumam Mew sambil memandang sendu pada Mew.
"P', ada yang salah dengan Kana? Kenapa p' melihat Kana seperti itu?" tanya Kana.
"Gak. P' hanya sedang memikirkan kira-kira saat melamar Kana nanti cocoknya dimana? Pantai ato resto" jawab Mew.
"P' Mew..." ujar Kana yang wajahnya sudah memerah.
"Hmm ... Kana bisa malu juga ternyata" canda Mew.
"Memangnya Kana tidak tahu malu ya p'!!" kesal Kana sambil mempoutkan bibirnya.
"Gak sayang. P' K̄hxthos̄ʹ na" ucap Mew menghibur Kana.
"P' Mew jahat. Kana benci p' Mew" jawab Kana sambil menutup dirinya dengan selimut yang membuat Mew menggelengkan kepalanya.
Keesokan harinya karena merasa dirinya sudah membaik, Mew pun kembali ke kantor setelah mengantar Kana pulang ke mansion nya. Sesampainya Mew di kantor, Perth memberikan map yang berisi semua informasi mengenai Kana.
"Aku rasa pacar p' yang 1 ini benar-benar psycho" ujar Perth saat menyerahkan map yang berisi informasi tentang Kana.
__ADS_1
"Apa maksudmu?" tanya Mew keheranan.
"P' lihat saja sendiri apa yang kumaksud" jawab Perth menunjuk map tersebut.
"Ini ... ini info tentang Kana yang kuminta bukan?" tanya Mew saat melihat isi map tersebut.
"Iya. Sebenarnya 1 hari sesudah p' terluka info itu sudah ada. Tapi tidak mungkin kalo aku menyerahkannya pada p' bukan? Kana pasti meradang kalo dia tahu p' menyelidiki latar belakangnya" jawab Mew.
"Benar juga" ucap Mew.
"Apa p' tahu Jade diletakkan dimana?" tanya Perth.
"Dimana?" Tanya Mew.
"Di basement. Jade diikat di ranjang tanpa makan dan minum. Juga tidak ada kamar mandi disana. Sepertinya p' Kana mau membuat Jade menderita lahir dan batin" jawab Perth.
"Apakah ini merupakan suatu pembalasan?" tanya Mew.
"Darimana p' tahu?" tanya Perth.
"Ternyata p' cukup mengerti tentang pacar p' yang 1 ini" kagum Perth sambil memberikan 2 jempol pada Mew.
"Katakan padaku" pinta Mew.
"Jadi Jade ini bukanlah ibu kandung dari Kana. Dia adalah istri kedua yang diambil oleh tuan Traitipattanapong 2 tahun setelah kematian istrinya pertamanya. Hubungan Jade dengan ibu Kana adalah saudara sepupu. Tuan Traitipattanapong menjadikan Jade istrinya merupakan amanat dari istri pertamanya sebelum meninggal. Jade juga sangat menyayangi Kana dan mereka sangat cocok makanya tuan traitipattanapong langsung menikah dengan Jade. Setelah itu Jade mulai mengeluarkan sifat aslinya yang selalu menyiksa Kana persis seperti apa yang dilakukan Kana pada Jade." cerita Perth.
"Kana mengurung Jade di basement apa itu juga pernah dilakukan Jade padanya?" tanya Mew.
"Bingo. Bahkan Jade memaksanya untuk memakan dan meminum kotorannya sendiri. Apa mungkin ini juga yang akan dilakukan Kana pada Jade?" tanya Perth.
"Bisa jadi. Sekarang kita lihat saja cctv nya." pinta Mew yang langsung membuka cctv di laptop nya.
__ADS_1
Terlihat kalo Kana sedang berada di kamarnya. Lalu tiba-tiba dia berjalan kearah basement sambil memakai sarung tangan dan masker. Saat membuka pintu basement, Kana pun turun ke bawah dengan sangat hati-hati sekali karena banyak kotoran dan air seni di sekitaran tangga.
"Halo mae. Apa kabarmu selama beberapa hari aku tinggalkan? Rindu pada anakmu ini?" tanya Kana.
"Dasar anak setan. Setelah apa yang kamu lakukan padaku, kamu masih berani menanyakan kabarku. SIALAN?!" maki Jade.
"Ssstttt ... jangan begitu mae. Masih bagus Kana hanya mengurung mae disini, bukan dipenjara." ujar Kana.
"Lebih bagus aku dipenjara sama polisi daripada dipenjara sama anak setan seperti kamu!!" jawab Jade.
"Hmmmm ... baiklah." ujar Kana sambil duduk di samping tempat tidur Jade sambil mempoutkan bibirnya. Kemudian Kana mengambil kotoran Jade dan memaksanya untuk makan.
"Aaahhhhh ... aaahhhh APA YANG KAMU LAKUKAN? I-INI........."
"BUKANKAH MAE INGIN MERASAKAN DIPENJARA BUKAN? SEKARANG KANA MEMBUAT MAE MERASAKAN BAGAIMANA DIPENJARA. JADI MAE HARUS MAKAN KOTORAN MAE SENDIRI. AYO DIMAKAN!!" ujar Kana sambil memaksa Jade memakan kotoran nya sendiri.
"Hentikan Kana. Mae mohon." ucap Jade memohon.
"Bagaimana? Enak? Malam ini mae makan itu ya." jawab Kana sambil berlalu pergi.
"Aaaaahhhhhhhh ...... DASAR ANAK SIALAN. BIARKAN SAJA AKU MATI DARIPADA HARUS MENERIMA PENYIKSAAN SEPERTI INI!!" teriak Jade.
Kana yang sudah berada diatas langsung membuang masker dan sarung tangannya kemudian masuk ke kamar dan menangis keras di pojokan kamarnya sambil memandang foto Mew yang dia jadikan sebagai wallpaper di hp nya. Kana terus memandang foto Mew dan meminta maaf pada Mew jika seandainya Mew tahu kalo dia tidaklah sesempurna yang dipikir. Kana bahagia saat Mew akan melamarnya, tapi kemudian dia berpikir Mew pasti akan meninggalkannya jika tahu kalo dia adalah seorang psycho.
Karena takut terjadi sesuatu pada Kana, Mew pun menyetir mobil dengan kecepatan tinggi menuju mansion Kana. Mew sempat menelepon Kana tapi tidak diangkatnya karena Kana sudah berencana untuk pisah dari Mew sementara waktu sampai Kana bisa membuat Jade merasakan apa yang dirasakannya.
Sesampainya di mansion Kana, Mew masuk ke mansion dan mencari Kana di kamarnya. Terlihat Kana menangis keras di kamarnya dan Mew langsung memeluk kesayangannya itu.
"P', bawa Kana pergi dari sini." pinta Kana.
"Iya sayang. Ayo kita ke mansion p' saja." ajak Mew yang langsung membopong tubuh kurus Kana menuju mobilnya.
__ADS_1
Dalam perjalanan ke rumah Mew, tidak ada pembicaraan apapun diantara mereka. Sampai di mansion Mew, mereka pun turun dari mobil menuju kamar. Di kamar, Kana mendusel manja pada Mew sambil terus menciumi dadanya sampai ke perutnya dan terakhir bekas luka dari tembakan yang dialami Mew juga dicium oleh Kana. Kana pun beringsut sampai ke bawah dan kemudian melakukan blow job. Mew yang kaget itu merasakan kenikmatan dan terus mendesah.
Hanya dalam beberapa kali Kana melakukan blow job, ****** Mew langsung memenuhi mulut Kana. Setelah merasakan kepuasan, Mew pun membalikkan tubuh Kana dan menciumi tubuh Kana serta memberikan tanda di area yang nampak maupun tidak. Batang Mew juga bergesekan dengan batang Kana sehingga membuat Kana terus mendesah. Tanpa aba-aba Mew langsung memasukkan batangnya sehingga menembus poros terdalam Kana dan itu dilakukan Mew sampai puas dan akhirnya mereka pun tertidur karena kelelahan.