
"Kana, apa kamu sudah lupa padaku? Aku Manaow. Kita berteman sejak kecilnya." tanya Manaow.
"Tentu saja aku masih ingat. Kamu terlihat cantik." puji Kana.
"Terima kasih. oh ya, Jade di tampung di panti sosial untuk saat ini. Kapan-kapan kita akan mengobrol tentang apa yang terjadi dengan Jade. Aku berharap kamu punya waktu untuk menceritakan semuanya." ujar Manaow.
"Tentu saja. Aku akan bersedia menceritakan semuanya." jawab Kana yang tahu kalo dia sudah tidak bisa menghindar dari hukum.
"Apa perlu dia didampingi pengacara?" tanya Mew dengan terus terang.
"Tidak usah p'. Aku dan Manaow hanya saling bercerita. Bukannya di interogasi" jawab Kana.
"P' hanya bercanda sayang" jawab Mew sambil membelai halus kepala Kana.
"Ya sudah kalian lanjutkanlah kencan kalian. Aku tidak akan mengganggu lagi" ucap Manaow berlalu pergi.
"Manaow, kenapa kamu tidak mengatakan kalo ibunya masih hidup?" tanya Ann.
"Tidak sekarang Ann. Aku akan mengatakannya kalo memang Kana terbukti tidak bersalah." jawab Manaow memandang kearah Kana dan Mew yang sedang bermesraan.
"Kenapa kamu memandangi mereka terus?" tanya Ann yang penasaran.
"Sepertinya Kana akan susah ditangkap jika dia terbukti secara sengaja berbuat hal kejam pada Jade." imbuh Manaow.
"Memangnya kenapa?" tanya Ann.
"Apa karena Mew melindunginya?" tanya Jaa.
"Benar. Mew rela melakukan apa saja untuk Kana. Lihat saja tadi sewaktu aku mengatakan pada Kana untuk mengajaknya mengobrol tentang Jade. Reaksi Mew malah menanyakan apakah Kana perlu didampingi pengacara ato tidak. Aku curiga Mew tahu apa yang dilakukan Kana pada Jade." jawab Manaow.
"Kalo memang benar Kana melakukan itu pada Jade, di 1 sisi Jade memang harus menerimanya karena itu adalah karmanya........"
"Tapi di sisi lain itu salah karena sudah hampir menghilangkan nyawa orang" ujar Manaow.
"Hukumannya berapa lama?" tanya Ann.
__ADS_1
"Seumur hidup." jawab Manaow.
"Manaow, apa kamu tega menghukum Kana seumur hidup?" tanya Ann.
"Aku harus tega Ann. Kecuali......."
"Kecuali apa?" tanya Ann.
"RA .. HA .. SI .. A" jawab Manaow yang membuat Ann kesal.
Selesai berjalan-jalan di night market, Mew dan Kana pun pulang kembali ke rumah. Dalam perjalanan pulang, Mew yang sedianya akan kembali ke Bangkok menjadi berpikir apa yang akan terjadi pada Kana jika dia tidak berada di sisinya. Mew takut kalo Kana bisa sewaktu-waktu ditangkap oleh Manaow karena perbuatannya pada Jade.
Disaat Manaow dan Ann sedang mengobrol, mendadak hp Ann berbunyi dari rumah sakit yang menerangkan kalo kesehatan ibu Kana mendadak drop dan dimasukkan ke ruang ICU oleh dokter yang berjaga di rumah sakit pada malam itu. Ann pun langsung menuju rumah sakit diantar Manaow. Sesampainya di rumah sakit, Ann langsung memasuki ruang ICU dan memeriksa keadaan ibu Kana. Sementara Manaow menunggu di depan ruang ICU.
"Bagaimana keadaan ibu?" tanya Manaow saat melihat Ann keluar dari ruang ICU.
"Parah. Bahkan sudah sangat parah. Ginjal dan hatinya sudah tidak berfungsi." jawab Ann sambil duduk di kursi panjang depan ruang ICU.
"Apa dia akan meninggal?" tanya Manaow.
"Kalo secara mendadak kukatakan ibu kandungnya masih hidup apa dia mau percaya padaku?" tanya Manaow.
"Yang penting kamu sudah mengatakan nya pada Kana, Manaow. Urusan belakangan dia mau percaya, mau tidak." jawab Ann.
"Baiklah. Besok aku akan ke rumahnya. Doakan saja kalo dia mau percaya padaku." ucap Manaow.
"Pokoknya besok kamu harus segera ke rumahnya. Karena ibunya sekarang boleh dikatakan sudah sekarat. Aku takut ibunya tidak akan bertahan lama." saran Ann.
"Iya Ann. Tapi apa yang terjadi pada mae Cony benar-benar mukjizat. Bagaimana mungkin orang yang sudah koma selama 20 tahun lebih mendadak sadar kembali?" heran Manaow.
"Iya. Itulah seorang ibu." jawab Ann.
"Aku banyak berhutang pada mae Cony. Kalo bukan dia yang mendonorkan 1 ginjal nya untukku, pasti sekarang aku sudah cuci darah dan tidak akan mungkin bisa menjadi polisi lagi." ujar Manaow.
"Iya. Bukan itu saja. Mae Cony juga dulu pernah memberikan sejumlah besar uang pada ibuku untuk sekolahku dan selebihnya untuk usaha" jawab Ann.
__ADS_1
"Mae Cony benar-benar malaikat. Tapi kenapa Jade malah menganggap nya tidak baik ya? Aku curiga apa yang dialami mae Cony ada hubungannya dengan Jade." curiga Manaow.
"Kenapa kamu tidak menyelidiki Jade? Apa Jade sampai sekarang belum bisa ditanyai?" Tanya Ann.
"Aku sudah menyuruh Fiat kesana" jawab Manaow.
"Kenapa tidak kamu saja?" tanya Ann mengernyitkan 2 alisnya.
"Aku takut setelah aku tahu kebenarannya, aku bisa memukulnya, Ann. Jadi baik nya aku mengutus Fiat kesana." jawab Manaow.
"Hmm ... bukannya aku mau mengganggu penyelidikanmu, tapi bolehkah aku yang bertanya padanya?" tanya Ann.
"Jangan katakan kalo kamu mau menanyakan dimana keberadaan paman Fatty." tebak Manaow.
"Kamu sudah tahu jawabnya, Manaow. Hanya dia yang tahu dimana keberadaan ayahku." jawab Ann.
"Jade sudah menimbulkan banyak masalah di masa lalunya." ucap Manaow.
"Benar dan pastinya dia sudah membunuh siapa saja yang tidak disukainya. Hanya saja tidak punya bukti untuk memenjarakannya." kesal Ann.
"Ann, kamu tahu kalo selama 20 tahun lebih aku selalu berusaha mencari keberadaan paman Fatty bukan. Hanya saja kita perlu kesabaran lebih extra lagi." ucap Manaow menenangkan Ann.
"Aku tahu kamu sudah berusaha keras untuk mencari keberadaan ayahku dan aku sangat berterima kasih untuk itu. Tapi kekesalan di hatiku pada Jade benar-benar membuatku ingin membunuhnya. Aku lebih rela Jade dihukum seumur hidup daripada Kana." jawab Ann.
"Ann, Kana belum terbukti bersalah dan tidak mungkin kalo aku memenjarakannya." imbuh Manaow.
"Jika dia terbukti bersalah pun, jangan menghukum nya. Anggap saja kalo dia membela diri ato apalah itu." bisik Ann.
"Ann, jangan berpikir yang tidak-tidak ok? Sekarang aku mau kembali ke kantor." ucap Manaow.
"Apa kamu tidak mau makan? Tadi di night market kamu belum makan sama sekali." tawar Ann.
"Sudah tidak lapar lagi. Lebih baik aku kembali ke kantor dan membongkar kasus yang pernah melibatkan Jade dulu." jawab Manaow sambil berlalu meninggalkan Ann.
Dalam perjalanan kembali ke kantor polisi, Manaow pun mendadak berbalik arah ke panti sosial dengan tujuan untuk mendengar hasil interogasi Jade. Sesampainya di panti, Manaow disambut kepala panti yang langsung mengarahkan Manaow ke ruang kerjanya. Lalu Manaow pun membuka pintunya sedikit dan terdengar kalo Fiat tengah mengobrol dengan Jade. Ada sebuah pengakuan yang keluar dari mulut Jade dan membuat Manaow dan kepala panti terkaget-kaget. Semua itu sangat berhubungan dengan keluarga Kana dan keluarga Manaow.
__ADS_1