King Of Possessive

King Of Possessive
18.


__ADS_3

Cahaya mulai terbit disebelah timur, burung-burung mulai bersiul diatas pepohonan tanpa diduga-duga ternyata ada seorang gadis juga yang tertidur diatas pohon tersebut. Dia yang masih mengenakan baju pelayan itu tertidur pulas dibatang pohon yang cukup tinggi. Matanya mulai terbuka.


'Ahhh, ternyata ini sudah pagi'


Aku mulai turun kebawah dan kakiku menappakan ditanah. Berjalan terus entah kemana, yang penting aku harus menemui setidaknya kendaraan yang lewat disini.


"Aku harus kemana? Disini bahkan tidak ada tanda-tanda kehidupan,"


"Perutku sangat lapar tak mungkin aku terus berjalan tanpa makanan sedikitpun,"


"Huaa, bunda, ayah, Zain tolongg!!"


Berteriak terus berteriak hanya itu yang kuperbuat. Dan bodohnya aku jika anak buah Kenrick mengetahui suaraku maka mereka dengan cepat akan menangkapku.


"Nyonyaa,"


Aku yang mulai berjalan itu mendadak terhenti kepalaku menengok asal sumber suara dan ternyata iyah, anak buahnya berhasil menemukanku. Tanpa bersuara aku langsung berlari.


"Nyonya kumohon nyonya segera kembali jika tidak tuan akan marah besar,"

__ADS_1


"JANGANN KEJAR AKU, KUMOHON BIARKAN AKU PERGII, JIKA DIA MENEMUKANKU MAKA AKAN MUSTAHIL AKU UNTUK KELUAR DARI SANA,"


Dughhh


"Akhhhh, kakiku"


Barusan ada benda yang keras memukul kakiku, saat kulihat dia memegang sebuah kayu ditangannya. Dengan raut wajah yang jelas jelas marah dia mulai menarik tanganku dengan kasar.


"Tolongg lepas, kakiku sangat sakit,"


"CUKUPP ZAHWAA! KAU BENAR BENAR SUDAH KETERLALUAN,"


Dia menghempaskanku diujung mobilnya dengan keras, sampai ujung kepalaku mengenai dinding mobilnya dan mengeluarkan cairan amis.


"Awhhh,"


"Jikaa cara lembut tidak bisa untuk menjinakanmu maka dengan cara inilah kau bisa menurutt,"


"Tidakk aku tidak akan pernah menuruti kata-katamu,"

__ADS_1


Plakkk


Plakkk


Dia menamparku dua kali sampai aku tersungkur kebawah, sudut bibirku juga mengeluarkan darah. Aku mengelap darahku menatapnya dengan amarah yang mengguncang diriku. Kini wajah dan seluruh tubuhku benar-benar sangat tragis baju yang dipenuhi dengan debu dan wajah penuh darah.


"MONSTERR,"


"Bangunn, Aku bukan hanya monster baby tapi lebih daripada itu dan semua itu akan kau dapatkan setelah kita sampai kerumah."


Dia langsung memanggulku seperti biasanya membawaku kemobilnya dan membantingku dengan kasar ketempat duduk didepan.


"TOLONGG ADA MONSTERR DISINI TOLONG AKUUU"


"Diamm, kau tahu ini adalah kawasan milikku dan tidak ada orang lain selain kita bahkan sangat mustahil untukmu bisa keluar dari sini karena jarak dari sini kekota benar-benar jauh,"


"Tolong kumohonn jangan lakukan ini aku adalah istrinya, aku ingin kembali kerumahku, Zain sangat membutuhkanku."


Dia mengambil borgol dibalik jasnya, aku menatap horor benda itu. Tanganku dikunci pergerakannya oleh tangannya dan diborgol olehnya.

__ADS_1


"Hukumanmu sudah menunggumu baby Zua, nikmatilah pemandangan diluar ini karena sebentar lagi itu semua tidak akan kau nikmati lagi."


__ADS_2