
Setelah selesai Kenrick melajukan ferrarinya dengan cepat, tak peduli dengan orang-orang yang melihatnya. setelah sampai dimansion, ia membiarkan mobilnya diparkirkan sembarang dan memasuki kediaman mansionnya.
"Jack, dimana mereka?"Pengawal pribadinya tunduk setelah melihat kedatangan tuannya.
"Mereka berada ditempat yang tuan perintahkan."
Kenrick tersenyum kecut karena sebentar lagi ia akan memulai permainan yang sudah sebulan ia tak melakukannya. Ia langsung bergegas menuju ruangan bawah tanah tempat dimana 3 wanita itu berada.
Ruangan yang penuh dengan bau amis itu dihuni oleh 3 wanita yang sedang di ikat kaki dan tangannya. Kini keadaan mereka tak lagi cantik ataupun seperti sedia kala. Rambut mereka yang berantakan kulit mereka yang pucat dan dingin dan wajah mereka yang lesu.
Kemudian ada hentakan kaki yang menunjukkan bahwa ada seseorang yang akan menuju ruangan itu, raut wajah mereka ketakutan akan kedatangan orang yang menculiknya.
"Hallo ladies! Bagaimana keadaan kalian?"
Bariton suara yang membuat siapa saja merinding mendengarnya termasuk ketiga wanita itu, jantung mereka berdegup sangat kencang.
"Argghh, kau benar-benar serigala berbulu domba wajahmu tak mengartikan bahwa kau adalah seorang monster,"
"Aku tak percaya bahwa kau iblis berwajah malaikat,"
"Untuk apa kau menculik kami!"
Lontaran demi lontaran dituju oleh Kenrick tapi pria itu hanya tersenyum sinis memandang tiga wanita yang sudah berani menghinanya.
"Benarkah aku seorang monster?"
"Dan kau juga menyebutku iblis berwajah malaikat?"ucapnya menunjuk para wanita itu.
"Maka baiklah aku akan menunjukkan sisi iblisku sebenarnya pada kalian!"
"Jack tunjukkan padaku video mereka pada saat menghina gadisku!"titah Kenrick dengan tegas.
Jack mengangguk dan mengambil sebuah laptop yang berisi video cctv dikampus pada saat mereka menghina Zahwa. Jack menyerahkan pada tuannya.
Sementara Kenrick mengalihkan laptop itu pada ketiga wanita itu dengan wajah yang santai.
"Sepertinya ada yang lagi deket nih ama dosen baru,"
__ADS_1
"Kayanya dia gak tau malu yah udah kecantolan sana sini setelah Zain pasti dosen itu juga dia embat,"
"Dasar sobat gurun bisanya cuma manfaatin sih Zain aja biar bisa di traktirin plus dianter kemana-mana pake mobil sportnya,"
"Iyah ihh, kegatelan banget sih jadi cewe, gak malu apa ama pakaiannya ama jilbabnya, jadi perempuan punya malu sedikit napa!"
"Kalo gw jadi dia sih pasti malu banget lah, gila aja seorang perempuan gak punya harga diri."
"Dasar ****** gak tahu diri!"
Kenrick menutup layar monitor tersebut dengan cepat, meluapkan kemarahannya dengan senyuman yang menandakan bahwa ia akan memulai permainannya.
Wajah para wanita itu menunduk malu dan gelisah terhadap video mereka yang memperlihatkan penghinaan yang tak ada hentinya.
"Apa hubunganmu dengan sobat gurun itu!"ucap salah satu dari mereka.
Plak
Setelah menamparnya, Kenrick menarik rambut wanita itu dengan kasar dan membenturkan wajahnya ke meja, keluarlah bunyi suara yang menggema akibat benturan yang sangat keras. Wanita itu mengerang kesakitan dibuatnya.
"Kau bilang apa? Sobat gurun apa kau tidak melihat dirimu sendiri kau memamerkan lekuk tubuhmu seperti ****** liar yang tidak punya harga diri!"
Dengan cepat pengawal pribadinya menyerahkan alat-alat yang sangat membahayakan bagi seseorang. Pengawal pribadinya itu tidak terkejut karena dia sudah tahu sifat asli tuannya.
Kenrick memperlihatkan beberapa alat berbahaya pada gadis yang ia bentak.
"Kau ingin pilih yang mana? belati kecil atau pisau dapur?"ucapnya.
"Oh yah, aku lupa nama kalian!"
Kenrick berdiri dibelakang mereka sambil berjalan memutari satu persatu dari mereka dengan santai.
"Pertama-tama kau gadis cerewet yang suka sekali menyebut gadisku dengan sobat gurun! Aku ingin kau menyebut namamu dengan keras!"
"Apa?"
"Aku hitung sampe tiga jika mulutmu tak bersuara, maka belati kecil ini akan menggores kulitmu sampai terkelupas!"
__ADS_1
Wanita bergidik ngeri dengan perkataannya lantas ia berbicara dengan gugup.
"SATU,"
"Angelinaa Mersiana,"
Kenrick tersenyum puas mendengarnya berbicara dengan gugup, sebenarnya ia sudah tahu nama mereka hanya saja dia ingin bermain-main sedikit.
"Angel! Kau memang tidak akan mendapatkan belati itu tapi kau akan mendapatkan cambukan yang akan diberikan dari pengawalku!"
Di tangan Jack sudah ada cambukan yang siap untuk dimainkan. Angel melihatnya dengan wajah yang sangat ketakutan luar biasa. Sementara temannya yang disamping melihat dengan tatapan yang sangat resah karena sebentar lagi giliran mereka yang mendapatkan hukuman darinya.
"Cambuk dia sebanyak 40 kali! Dan berikan dia pada Wolfie!"
"Apaa! Tidak kumohon maafkan aku, aku tidak akan menghina gadismu lagi! Kumohon lepaskan aku,"
Kenrick hanya menatapnya dengan santai menjentikan jarinya pada pengawal pribadinya yang menandakan bahwa ia tak mau melihatnya lagi. Jack menurut membawa Angel dengan kasar keruangan sebelah dan mencambuknya dengan keras.
"Sekarang giliran kalian berdua!"
Kedua wanita itu menggeleng ketakutan mendengar perkataan Kenrick.
"Kalian berdua hanya menghina sedikit, tapi itu tetap membuatku muak mendengarnya!"
"Tolong tuan kumohon maafkan kami! Kami akan melakukan apapun asalkan tuan mau melepaskan kami!"Mereka memohon sambil menatap Kenrick dengan sendu.
"Baiklah aku tidak akan menghabisi kalian,"
"Jack berikan dia air panas dan jadikan dia ****** diklub malam dekat sini jangan sampai dia melarikan diri !"
"Tidak! Jangan aku tidak mau menjadi ******! Biarkan kami pergi dari sini,"
Kenrick pergi meninggalkan mereka yang terus menjerit ketakutan, ia tersenyum puas dengan yang dilakukannya tadi. Tidak ada rasa belas kasihan diwajah tampannya melainkan rasa senang yang terpampang diwajahnya. Sebenarnya ini hanya permulaan kecil pria keji itu hanya menghabisinya dengan mudah bukan dari tangannya sendiri. tapi biarlah mungkin dia tak ingin mengotori tangannya dengan darah orang yang tidak berguna.
Oh damn! Dia telah menghabiskan waktu bersama tiga wanita yang tidak tahu diri itu sampai melupakan untuk bertemu dengan gadisnya.
Jika Zahwa mengetahui sifat aslinya itu maka bukan hanya menjauhinya pasti dia akan ketakutan jika melihat wajahnya.
__ADS_1
-------
Jangan lupa vote dan koment❤