King Of Possessive

King Of Possessive
2. Hadiah dari siapa?


__ADS_3

Ketika sudah sampai diapartementku aku melihat ada sebuket bunga tulip putih yang ada didepan pintu apartemenku dan anehnya ini adalah bungan favoriteku.


Kepalaku menengok kekanan dan kiri melihat siapa yang mengantar ini tapi tak ditemukan orang satupun.


"Siapa yang mengirimnya?"


"Akhh sudahlah lebih baik aku bawa kedalam saja, kalo nanti orangnya minta balikin aku tak perlu repot-repot."


Langsung kututup pintu apartementku rapat-rapat membawa bunga itu dengan hati-hati menaruhnya dikamarku.


Dreett


Ponselku berbunyi, lantas aku ambil ditasku melihat siapa kontak tidak bernama.


"Hallo,"


"Bagaimana dengan hadiahku sayang?"


"Maaf ini siapa?"


"Pemilikmu!"

__ADS_1


"Tidak pasti anda salah sambung!"


Titt


Langsung kuputuskan sambungan itu memijit kepalaku yang sangat pusing dan merebahkan tubuhku dikasur. Mataku terlolos dari sebuket bunga tersebut aku langsung mengambilnya dan mengacak ngacak bunga itu membuangnya ketempat sampah.


***


"Gadisku benar-benar lucu, aku hanya mengirim hadiah untuknya tapi raut wajahnya seperti mendapatkan bom saja"


"Sepertinya akan sangat seru jika aku memasuki kehidupan perkuliahannya agar senantiasa selalu mengawasinya dari jarak dekat,"


Tangannya beralih menghubungi seseorang.


Dia langsung memutuskannya melempar ponselnya kesembarang tempat melanjutkan minumannya dengan santai.


"Baby Zua, karena kau aku harus memasuki dunia sekolah lagi dan kali ini akulah yang menjadi dosenmu!"


"Tapi tidak apa-apa ini semua kulakukan demi mendapatkanmu sayang,"


Pria itu tersenyum kecut karena sebentar lagi ia akan bertemu dengan gadisnya ditempat kuliahnya. Ini kedua kalinya ia menjadi salah satu warga disekolah bukan menjadi mahasiswa lagi seperti ia lakukan dijakarta saat bersama gadis itu tapi menjadi dosennya.

__ADS_1


Ia masih mengingat saat pertama pria itu bertemu gadisnya ditempat kuliah yang dulu. Saat itu gadisnya adalah juniornya. Mengingat saat gadis itu mencuri perhatiannya dengan bakatnya yang bisa bermain biola waktu acara kampusnya. Saat itu juga pria kebangsaan eropa itu mulai menyukainya mendengar setiap bait nada yang dikeluarkan merdu oleh gesekan-gesekan tangan indahnya.


Flashback


Perkumpulan mahasiswa dan mahasiswi yang sedang menyiapkan segala sesuatu untuk kebutuhan acara. Sementara Kenrick masih saja bermain dengan laptopnya.


Dan bunyi dari alunan biola yang sangat merdu menghentikan pergerakan dari tangan seorang pria bermata hijau pinus itu.


"Suara yang sangat indah,"


Ia menutup layar monitor itu dan mulai berjalan kearah sumber suara merdu yang dihasilkan dari biola.


Sampailah ia dikeramaian yang sedang menonton pertunjukan dari seorang gadis berhijab yang sedang memainkan biola ditangannya.


Matanya yang sangat indah ditambah dengan bulu mata lentik perpaduan dengan orang asia, bibir ranumnya yang tersenyum bak bidadari turun dan tangannya yang sangat indah memainkan biola dengan nada-nada yang sangat merdu.


"Sangat cantik,"


"Kau milikku baby, suatu saat nanti kau akan selalu memainkan alat musik itu disampingku."


__________________

__ADS_1


Jangan lupa vote dan koment❤


__ADS_2