King Of Possessive

King Of Possessive
9. Tiga wanita menghilang?


__ADS_3

Suasana kampus terasa berbeda banyak orang yang berkumpul dimading, aku yang hanya melihat mereka pun penasaran apa yang membuat satu kampus heboh. Berjalan ke arah gerombolan tersebut.


"Lihat 3 wanita dikampus kita menghilang,"


"Ya tuhan ini benar-benar kasus yang mengerikan, dimana tiga orang itu?"


"Aku jadi takut sekarang jika keluar sendirian,"


"Apa dia dibunuh oleh mafia?"


"Jangan jangan disekitar kita ada seorang pembunuh yang berkeliaran, bagaimana kalau dia ternyata adalah mahasiswa disini,"


"Kita harus berhati-hati lagi,"


Rasa ketakutan jelas terpampang diwajah mahasiswa dan mahasiswi yang baru saja melihat kabar bahwa ada tiga wanita menghilang dari kemarin. Bahkan polisi tak berhasil menemukan siapa pelaku dibalik ini semua, jejaknya bahkan tak pernah ditemukan. Hanya ada foto terakhir kali mereka pergi dari kampus setelah itu keluarganya bahkan tak bertemu dengannya saat mereka pulang dari kampus.


"Maaf, siapa tiga wanita yang telah hilang?"tanyaku kepada salah satu orang yang berada dimading.


"Dia Angel dan kawan-kawannya,"


Mataku membesar mendengar perkataannya, jangan bilang dia adalah perempuan yang telah menghinaku saat itu. Apa jangan jangan ini ada hubungannya denganku.


Oh tidak! Aku tidak pernah dendam kepada mereka, lalu siapa yang melakukan ini, benar aku ingat betul saat kejadian itu dia Angel dan temannya. Aku pergi ke kelas dengan wajah yang linglung dan jelas ini benar benar membingungkan ini membuatku yang merasa bersalah.


Mengikuti kegiatan belajar tapi pikiranku kalang kabut entah kemana memikirkan nasib tiga wanita itu yang tiba-tiba hilang.


"Aku harus selidiki ini,"


••••


Sementara pria yang sedang menikmati segelas wine ditangannya asyik menonton berita hilangnya tiga mahasiswi dikampus yang ia tempati bersama dengan wanita pujaannya.


"Mereka memang sangat bodoh, tidak akan ada yang bisa menangkapku apalagi sampai menemukanku,"


"Aku telah bergerak lebih cepat daripada kalian,"


"Bahkan jasad wanita itu telah terkubur didalam perut wolfieku! Hahaha,"bagaikan iblis yang senang diatas penderitaan seseorang yang hanya menyakitinya dengan perkataan.


Kenrick terus saja tertawa saat ia melontarkan kata-katanya dibawah pengaruh minuman itu. Psychopath itu sama sekali tidak ada rasa belas kasihan kepada manusia yang sudah berani mengusiknya dan menghina gadisnya. Kampus, tidak dia hanya masuk kampus sesuka hatinya saja. Bahkan dia bisa saja membeli kampus tersebut, tapi ia urungkan niat itu karena niatnya hanyalah untuk menarik perhatian wanita idamannya.

__ADS_1


"Aku sudah lama sekali tinggal disini dan meninggalkan pekerjaanku,"


"JACK,"teriaknya.


Tak lama kemudian Jack datang dengan kepala tertunduk.


"Iyah tuan,"


"Kau awasi perusahaanku di New York! "


"Tapi bagaimana dengan tuan disini!"tanya Jack.


"Aku akan tangani ini semua, kau hanya perlu mengikuti perintahku!"


"Baik tuan."ucap Jack dan pergi keluar ruangannya. Sementara Kenrick melanjutkan minumannya dengan tenang.


•••


Sepulangnya aku menyelidiki dengan mencari tahu bagaimana kronologi hilangnya mereka sehabis pulang dari kampus. Aku terus memikirkan cara bagaimana menemukan foto terakhir mereka.


"bagaimana jika aku ke ruang cctv dikampus pasti aku akan menemukan keberadaan terakhir kali mereka,"


"Maaf pak! Saya bisa mencari tahu keberadaan teman saya tidak, soalnya dari kemarin dia tak masuk pak!"ucapku memasang wajah yang memohon.


"Baik neng, tapi buruan takutnya atasan bapak marah-marah,"


"Siip pak,"


Penjaga tersebut langsung mengantarkanku keruangan yang dipenuhi komputer komputer pada cctv yang hampir dipasang disudut sampai gerbang depan kampus. Penjaganya hanya memberitahu dan keluar kembali meninggalkanku sendirian, karena aku yang memintanya agar bisa mencari tahu tentang mereka.


Jari jemariku terus mengotak ngatik komputer dan mencari tentang tanggal, waktu dan tempat yang angel dan kawannya bersama. Keluarlah rekaman video saat mereka bersama-sama menggunakan pakaian yang sama saat menghinaku dan sedang tertawa ketika berjalan ke arah gerbang depan untuk pulang kerumahnya masing-masing.


Kreekk...


Rekaman itu berhenti sampai saat mereka di depan gerbang depang kampus, ada apa ini? layar komputer seperti rusak dan ini ulah cctv yang tidak berfungsi.


Bukan ini pasti telah dihapus secara bersamaan dan ini jelas disengaja. Mengapa, mengapa rekaman saat mereka berada didepan gerbang dihapus, pasti ada sesuatu yang disembunyikan oleh penjahat tersebut.


Aku mengulangi saat mereka berjalan kearah gerbang dan terus mengamati setiap gerak gerik mereka dan objek yang ada didekatnya. Kejanggalan berada dimataku tertuju pada sebuah mobil yang dari tadi didepan gerbang.

__ADS_1


Itu seperti mobil mahal tapi jarang sekali orang mempunyai mobil itu.


terlintas diotakku jelas patut dicurigai, karena mobil itu sedari tadi berhenti didepan gerbang.


Mobil dengan warna silver itu membuatku terus bertanya-tanya, setelah kuamati betul-betul mobil itu belum pernah ada dikampus ini dan tidak pernah dipakai oleh mahasiswa dan mahasiswi disini.


"Baiklah karena mobil ini jarang sekali orang memakainya, karena harganya mungkin terlalu mahal jadi mudah menemukan mobil tersebut,"


"Bagaimana pun caranya aku harus menemukan Angel dan kawannya, aku tak mau terjadi apa-apa. Mereka memang menghinaku, tapi ini bukan berarti aku harus membalasnya dengan kejahatan,"


Aku mematikan semuanya dan berlanjut keluar ruangan dengan tenang agar tak dicurigai bahwa aku tadi berbohong kepada penjaga tersebut.


"Terima kasih pak, sekarang saya sudah menemukan keberadaan temen saya,"


"Baik neng, sama-sama"


Aku berjalan dengan santai keluar dari kampus, tapi dari tadi seperti ada yang mengikutiku dari belakang. Jalanku semakin terburu-buru dan terus berjalan dengan keadaan tenang. Dan suara hentakan kaki mulai terdengar jelas ditelingaku, aku mulai berlari kakiku rasanya menggetar hebat saat mendengar langkah kaki semakin mendekat kearahku.


Keringatku mulai muncul diseluruh wajahku, aku berlari ke arah hutan dekat kampus. Bodohnya aku bisa sampai berjalan kesini, mengapa tidak kearah jalanan ramai. Tapi ini sudah terlanjur, dia semakin berlari kencang dan aku menubruk ranting kayu yang membuatku jatuh terlentang.


"Jangan kumohon jangan mendekat!"teriakku.


Dia memakai jubah hitam serta masker diwajahnya agar tak terlihat wajah aslinya. Aku semakin ketakutan setengah mati, dia membawa pisau serta kain yang biasa dilakukan oleh penculik.


"SIAPA KAU?"


"MENGAPA KAU INGIN MEMBUNUHKU?"


Dia menyipitkan wajahnya dan mulai tertawa melihatku. "KAU BILANG MEMBUNUHMU? TIDAK SAYANG, AKU AKAN MEMBUATMU MENDERITA SAMA SEPERTI KEKASIHMU YANG MEMBUNUH PACARKU!"ucapnya dengan tegas.


"TIDAK! AKU TIDAK MEMILIKI KEKASIH!"


"KITA LIHAT SETELAH AKU MENYIKSAMU!"Dia berjalan kearahku dan mulai menangkap tubuhku dengan tangannya.


Dengan kesempatan ku injak kakinya sampai dia meringis kesakitan dan pergi kejalanan yang ramai, tapi itu mustahil saat aku menabrak sebuah batu yang besar dan membuat kepalaku terbentur mengeluarkan cairan amis dikeningku. Kepalaku berputar sangat hebat membuat tubuhku jatuh dan kegelapan mulai menghampiriku. Terakhir yang kulihat adalah orang itu mulai mengangkat tubuhku dan membawa pergi.


.......................................................................


Jadi gimana ceritanya seru gak?

__ADS_1


__ADS_2