Kingdom Of Heaven

Kingdom Of Heaven
Dua Kubu


__ADS_3

“Ngomong-ngomong soal kau dan Clarissa. Aku benar-benar minta maaf, Sebenarnya aku sudah merahasiakannya dari Queen namun entah darimana. Dia sudah mengetahui nya.” Ucapku memohon maaf.


“Tidak mengapa Prince. Sebenarnya kamu tidak bersalah hanya saja Qlarion yang terlalu curiga”


“Namun bagaimanapun itu aku tetap merasa bersalah King” Aku pun beranjak berdiri dan berbalik menghadap King.


“Kalau begitu aku masih ada urusan lain King. Aku mohon pamit” Aku pun bergegas mencair setelah mengatakan itu.


“Hmm, Setelah ini giliran Clarissa!” Batinku? sembari menyeringai


...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...


“Hmm, Jadi maksudmu perempuan itu sangat berbahaya ?” Tanya Azusa setelah aku jelaskan mengenai betapa mencurigakannya perempuan itu.


“Ya, Bisa-bisa Kerajaan kita ini akan terpecah-belah karena perempuan itu!! Menurutku perempuan itu memiliki asal-usul yang misterius dan dia bisa saja membuat Kerajaan yang damai ini menjadi perang saudara. Keber- pihakkannya K. Zetto kepadanya yang pasti diikuti adik-adiknya dan G. Arrai pada Q. Qlarion akan memberi pengaruh besar pada para prajurit dan itu akan menimbulkan perpecahan.” Jelasku panjang lebar.


“Jadi jangan terhasut jika perempuan itu berpura-pura baik padamu. Ok?” Lanjutku karena takut jika Clarissa adalah ahli tipu muslihat.


“Tenang saja suamiku. Aku tidak sepolos itu!” Ucapnya meyakinkanku.


''semoga setelah ini kau tidak salah paham Azusa'' Ucapku dalam hati. Lalu mereka berdua tidur di malam yang tenang.

__ADS_1


...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...


Pagi itu aku melihat Clarissa sedang memeras susu Domba, lalu akupun mendatangi nya.


“Helo...Im Prince Al Fatih, Hmm, Bagaimana aku memanggilmu ya?” Dia nampak terkejut.


“Ah, Halo juga silahkan panggil Clarissa saja” Jawabnya.


“Baiklah..Clarissa apakah kamu menyukai King?” Ujarku memastikan.


“A..a...ah so..soal itu aku menyukai nya tapi dia sudah memiliki istri !!” ''Ugh polos sekali'' Kataku dalam hati.


“Kalau cuma karena itu kau tidak berani...”Aku sengaja mengambil jeda agar dia penasaran.


“Karena itu akan aku beritahu bagaimana caranya merebut hati K. Zetto!” Lanjutku yang langsung membuat pipinya merona.


“Apakah bisa, Cepat katakan caranya!!” Clarissa terlihat begitu bersemangat dan antusias.


''Saatnya mengeluarkan jurus pamungkas yang mungkin akan membuat kami lebih mudah bertahan hidup di hutan houyya baciu ini.'' Aku tersenyum sinis sembari berkata dalam hati.


“Beritahu semua hal yang kau tahu kepada King Zetto”

__ADS_1


“Tunggu mengapa kamu mengatakan ini semua apakah kamu ada di pihakku. Karena banyak yang berada di pihak Qlarion”


''Hah, Dia mengucap nama Queen dengan sembarangan'' Ujarku dalam hati.


“Tentu saja aku ada di pihakmu dan jika kamu ingin memiliki banyak pendukung maka hasutlah orang-orang disekitar K.Zetto” Kataku penuh percaya diri.


''Hmm, Dasar gadis polos mana mungkin aku akan berpihak denganmu yang tidak jelas asal-usul nya'' Batinku licik ya aku memanglah master akal bulus. Hingga tiba saat-saat yang ditakutkan Prince. Saat itu tanpa mereka sadari Princess melihat mereka berduaan.


“Dasar! Clarissa, wanita tidak tahu diri!!” Ucapnya lirih namun penuh kemarahan. Lalu dia beranjak pergi.


...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...


Saat matahari sudah beranjak keatas membuat bayangan tepat dibawah jasad pertanda bahwa hari sudah siang. Di sebuah tenda tampak Prince yang sedang duduk bersila dengan pedang di samping lehernya.


“Apa yang sedang kau bicarakan dengan Clarissa?!” Tanya Princess dingin.


“Princess...”Bahkan sebelum Prince menyelesaikan kalimatnya.


“Apa yang kamu bicarakan dengan Clarissa, Bukankah kamu sendiri yang berkata padaku jangan mudah terhasut oleh kebaikan wanita tidak tahu diri itu!!” Kali ini Princess Azusa berteriak.


“Sepertinya takdir tidak memperbolehkan ku menyimpan rencana sendiri” Kata P. Al Fatih lirih.

__ADS_1


“Hmm, Rencana apa maksudmu?!” Kali ini nada suara P. Azusa mulai melunak dan menjadi datar seperti semula.


“Ternyata ini arti dari peribahasa 'Orang yang hebat pasti ada wanita yang hebat pula dibelakangnya' Ternyata maksudnya harus selalu membagi rahasia dengan istrinya agar bisa membantu. Baiklah Azusa akan kujelaskan rencanaku.


__ADS_2