Kingdom Of Heaven

Kingdom Of Heaven
Sambutan Yang Meriah


__ADS_3

Akhirnya konvoi itu berhenti di depan sebuah kastil. Kastil tersebut bercorak abad pertengahan di Eropa. Memiliki 4 menara di sekelilingnya dan di pagari oleh dinding bercat hitam yang di puncaknya terdapat jeruji besi runcing bagaikan tombak yang ditancapkan dalam dinding. Dan di kelilingi oleh jurang yang berfungsi seperti parit dan jembatan untuk menyeberang. Seperti nama nya kastil tersebut berwarna hitam dan nampak seperti sarang drakula. Disana para penjaganya berpakaian baju zirah berwarna hitam dan lambang salib putih di dadanya seperti kesatria Hospitaller.


Pintu kastil pun terbuka, Berderap keluar ratusan prajurit membentuk sebuah barisan, Barisan itu tersibak dan keluarlah seorang pria yang menunggang kuda dengan perawakan yang gagah, di wajahnya terdapat kumis yang melintang hingga pipi dan memiliki janggut yang sudah memutih. Dia memakai pakaian kebesaran yang berwarna hitam dan mahkota yang berhiaskan perak Di kepalanya


''Jayalah Kingdom Of Black dan Rajanya'' Ucap Para Prajurit dan penjaga secara serentak. Para bangsawan KOH pun keluar dari kereta.


“Wahai Para Tamuku, Selamat datang di Kerajaanku, Kingdom Of Black. Aku adalah King Alex II Kami sudah mempersiapkan penyambutan yang sangat meriah untuk kalian semua, Selamat menyaksikan!!” Ucap pria


“Sepertinya mereka akan mengadakan parade penyambutan” bisik G.Arrai kepada Colonel Anna.


“Kurasa juga begitu” Jawab C.Anna. Mereka melihat ratusan prajurit dengan seragam yang berbeda-beda berbaris rapi dengan membawa berbagai perlengkapan . Lalu mereka melakukan atraksi dan pertunjukan dari menari, yel-yel, slogan kebanggaan hingga kemampuan khusus yang membuat orang manapun terpukau seperti drama koreografi duel di atas jeruji runcing dinding dan terbang layang sembari baku tembak dengan crossbow diatas jurang. Setelah Parade Penyambutan dan Atraksi selesai.

__ADS_1


“Kami telah menyiapkan kamar untuk kalian beristirahat dan mengundang kalian untuk jamuan makan bersama nanti malam, Pelayan segera bawa mereka ke kamar mereka!!” Perintah King Alex.


Saat mereka memasuki gerbang kastil suasananya jauh lebih menyeramkan daripada tampilan luarnya. Berbagai patung monster menjadi penghias halaman kastil tersebut, Banyak pohon yang berbentuk tanda tanya di tanam di halaman kastil menambah suasana yang semakin mencekam. Namun saat mereka memasuki kastil tersebut pemandangannya jauh berbeda. Di dalam kastil tersebut terdapat banyak lukisan-lukisan indah di langit-langitnya, Juga mozaik-mozaik pada jendelanya. Dan juga patung para raja mereka. Lalu mereka menaiki tangga dan melewati balkon yang sangat panjang dengan kamar yang berjejer-jejer di sampingnya.


“Para Tamu, Ini kuncinya kamar kalian semua ada disini. Silahkan cocokkan mata kunci yang kuberikan ke masing-masing kamar” Jelas pelayan tersebut sembari memberikan kunci ke masing-masing Bangsawan KOH. Setelah itu pelayan tersebut pun pergi meninggalkan Para Bangsawan KOH dalam kebingungan.


“Jadi kita disuruh mencari kamar kita sendiri!Keterlaluan, mentang-mentang kita tersesat” Gerutu A.F Zilver.


“Haah, Mau bagaimana lagi, Kita memang tidak punya pamor dan kekuasaan disini” Ucap K. Zetto sembari menghela napas.


''Ya, Ayoo!!'' Jawab Duo Zura. Lalu mereka mulai mencocokkan mata kunci dengan kepala kunci yang terpasang dekat gagang pintu.

__ADS_1


“Akhirnya ketemu!!” Teriak M. Kaito, Lalu M. Silver Black dan M. Idzhar juga mencoba mata kunci mereka dengan kepala kunci milik M.Kaito dan ternyata berbeda.


“Yahh berbeda, Masa kita harus berpisah sih?” Keluh M. Idzhar.


“Punyaku dan Fazzura juga beda!!” Teriak M. Jazzura.


“Eh, Aku juga beda!!” Ucap M. Azzura kaget.


“Tunggu, Setelah Aku hitung kamar di sepanjang balkon ini hanya berjumlah enam, namun mengapa pelayan tadi memberikan kunci kepada masing-masing dari kita yang berjumlah empat belas!!” Kata P. Al Fatih curiga.


“Berarti seharusnya, satu kamar ada yang berdua atau bertiga, coba kita cocokkan mata kunci kita semua lalu kita saling tukarkan agar sama dengan pasangan atau sahabat kita” Sambung G. Arrai.

__ADS_1


“Tapi Arrai, Semua mata kunci ini sama!” Kata C. Anna yang setelah mereka cocokkan ternyata semua mata kunci itu terlihat tidak memiliki perbedaan.


“Hmm, Berarti mau tidak mau kita harus mencocokkan mata kunci dengan kepalanya di masing-masing pintu” Ucap N. Scouth. Lalu setelah mereka cocokkan Al Fatih dengan Anna, Arrai dengan Idzhar, Kaito dengan Fazzura. Jazzura dengan Zilver, Azusa dengan Qlarion dan Zetto dengan Scouth. Lalu mereka saling menukarkan mata kunci sesuai dengan pasangan dan sahabat mereka.


__ADS_2