Kingdom Of Heaven

Kingdom Of Heaven
Anna


__ADS_3

Di ruang bawah tanah Kingdom Of Black. Craszyor datang menghadap King Alex.


“King!—aku telah menangkap salah satu dari mereka.” Ujarnya sembari melempar G. Arrai yang tergeletak lemah tidak berdaya.


“Siapa dia?”


“Namanya Arrai—General Kingdom Of Heaven. Dia sudah memiliki pasangan seorang Colonel Kingdom Of Heaven, Namanya Anna. Keduanya pemberani dan keras kepala.” Kata Craszyor menjelaskan.


“Bagus, Selanjutnya aku ingin kamu menangkap Assassins sialan, yang menyebabkan luka beracun di bahuku!!” Perintah K. Alex.


“Siap yang mulia!”


...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...


Wanita itu diam termenung. Dirinya masih syok berat akibat kejadian paling menyakitkan yang pernah dialaminya.


''Tok-tok-tok''. Terdengar suara pintu diketuk. Wanita tersebut bangkit dan perlahan melangkah menuju pintu. Tampak seorang wanita dengan jilbab berwarna biru es yang membalut kepalanya dan memakai pakaian khas military Kingdom Of Heaven.


“Colonel, Engkau di tunggu King dan Queen di kamarnya.” Ucap wanita tersebut. Hati Colonel berdesir—apa yang diinginkan King dan Queen hingga harus mengundangnya di kamar mereka. Namun Colonel bersegera menghilangkan ekspresi pucatnya yang sepertinya tidak disadari oleh wanita tersebut.


“Baik-baik M. Jazzura...Aku akan bergegas menuju kesana, Biarkan aku bersiap terlebih dahulu.” Ucap C. Anna. Setelah membasuh mukanya dan memakai atribut lengkap. Anna bergegas menuju kamar King dan Queen dengan dikawal oleh Jazzura.


“King-Queen, Aku telah membawa Colonel Anna.” Lapor Jazzura.


“Baiklah Jazzura, Engkau boleh pergi sekarang dan jangan lupa untuk menutup pintunya.” Perintah Queen Qlarion ramah


“Siap Queen, Aku permisi dulu.” Setelah Jazzura pergi dan menutup pintunya. Seketika ekspresi muka King dan Queen berubah drastis.


“Colonel Anna, Aku ingin bertanya, Kemana kalian saat jamuan makan?!” Tanya King Zetto dengan ekspresi datar.


“Anna, Kemana Arrai?, Mengapa hanya kau yang disini?” Tanya Queen.

__ADS_1


“Emm...King..Queen, Izinkan aku untuk menceritakan semuanya terlebih dahulu.” Muka Anna pucat dan keringat dingin membasahi kerudungnya.


“Anna!, Apakah kalian tidak pernah berpikir bahwa tindakan kalian itu mencoreng kehormatan Kingdom Of Heaven?, Terlebih kami selaku Raja dan Ratu kalian!!” Queen mulai lepas kendali atas emosinya.


“Kemarin Prince yang mengobrak-abrik perkemahan. Kini kamu yang menjatuhkan harga diri kami.” Kata K. Zetto dingin.


“Maaf King-Queen, Aku hanya menuruti Arrai sebagai suamiku—”


“Lalu kini ia dimana?!” Tanya Q. Qlarion ketus.


“Arrai ditangkap oleh seorang pria bernama Craszyor. Ia memiliki kekuatan yang sangat mengerikan. Ia bisa mengubah kastil ini menjadi Istana dan taman menjadi lautan. Lalu juga bisa memunculkan pasukan terus-menerus. Setiap kami mengalahkan salah satu prajurit miliknya, Maka prajurit itu akan membuyar. Dan Arrai mengorbankan dirinya agar aku dapat melarikan diri. Mungkin aku tidak akan melihatnya lagi untuk selamanya.“ Anna menitikkan air mata yang buru-buru di hapusnya. Penjelasan C. Anna membuat King dan Queen terdiam. Mereka tidak menyangka bahwa hal seperti itu akan menimpa mereka.


“Baiklah Anna—kami paham perasaan dan penderitaanmu, Akan tetapi kamu tetap harus dihukum.” Queen Qlarion bangkit dan menepuk pundak Colonel. Sedangkan King Zetto tetap diam dengan ekspresi datarnya.


“Sekarang kembalilah ke kamarmu! Kami akan memikirkan hukuman yang pantas untukmu.” Q. Qlarion bangkit dan berbalik membelakangi Anna.


“Baiklah King-Queen, Aku minta maaf atas segalanya.” Colonel Anna bergegas meninggalkan kamar King dan Queen.


...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...


“Iya dan kusarankan tujuan pertama kalian adalah perpustakaan. Carilah informasi sebanyak- banyaknya. Ingatlah untuk tetap waspada dan bersama.”


“Siap Prince, Kami mohon undur diri untuk menjalankan tugas.” Kata M. Idzhar, M. Kaito dan M. Silver Black secara serentak.


...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...


Aku sudah tidak dapat berpikir lagi, Satu-satunya hal yang ingin kulakukan adalah pergi menuju kakakku dan menumpahkan segalanya kepada- nya. Aku menuju kamar kakakku, Princess Azusa. Setibanya disana kuketuk pintu pelan hingga perlahan pintu itu terbuka dan muncul sosok kakakku.


“Eh—Anna, Ada apa?, Mengapa matamu sembab?, Apa yang terjadi?, Ceritakan semuanya kepadaku!!” Princess Azusa memberondong Colonel Anna dengan pertanyaan.


“Kakak...Maukah engkau menemaniku tidur di kamarku nanti malam?” Ucapku memohon.

__ADS_1


“Eh, Bukankah ada Arrai?”


“Di..Dia...Dia sepertinya tidak akan kem—” Aku tidak kuasa menahan tangisku lagi. Kakakku langsung membekapku dan membiarkanku menangis di dalam pelukannya.


“Sudah Anna, Jangan sedih..Nanti aku ikut sedih. Baiklah, Sekarang aku akan izin kepada Al Fatih dengan meninggalkan surat. Lalu kamu akan menceritakan segalanya kepadaku di kamarmu nanti. Jangan ada yang ditutup-tutupi.”


“Terimakasih kak, Engkau memang kakak paling baik dan perhatian dari semuanya.” Ucapku lirih sembari terisak. Lalu kakakku mengangkat kepalaku dan mengusap air mataku. Setelah itu ia mengambil secarik surat dan menulis beberapa kalimat, Lalu menaruh surat tersebut di meja dan mengunci pintu dari luar.


“Ayo Anna, Kita pergi sekarang.” Ajaknya. Aku pun mengangguk pelan dan mengikuti langkahnya. Setibanya kami di kamarku. Kuceritakan segalanya, Berawal dari ajakan Arrai untuk menjelajah kastil dan berhenti di taman, Hingga kedatangan Craszyor yang memiliki kekuatan mengerikan dan pengorbanan Arrai untukku. Lalu aku juga menceritakan kemarahan King dan Queen yang saat ini masih memikirkan hukuman untukku.


“Tenanglah dik, In syaa Allah mulai sekarang kakak akan bersamamu untuk menjagamu sampai Arrai diselamatkan.”


“Sabarlah, Karena Allah senantiasa bersama orang yang sabar.” Nasihat kakakku seakan seperti air segar yang memadamkan api kesedihan didalam hatiku.


“Insya Allah, Kakak akan menemanimu dalam menjalankan hukuman apapun yang akan menimpamu. Karena kamu adalah amanah Ayah dan Bunda sebelum kita pergi ke Kingdom Of Heaven.” Kakakku, Princess Azusa mengelus kepalaku dengan penuh kasih sayang. Membuatku rindu untuk bertemu kedua orang tuaku kembali. Lalu kepeluk kakakku sekali lagi. Di balas memelukku lebih erat.


...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...


Esok harinya, Terdengar suara ketukan di pintu kamarku lagi. Ketika aku beranjak bangkit untuk membuka—Kakakku buru-buru mencegahku, ''Biarkan aku yang membukanya'' katanya. Namun kali ini berbeda, ketika pintu terbuka, bukan hanya sosok Military Jazzura yang terlihat, Akan tetapi ada M. Azzura adik iparku, C. Fazzura dan King-Queen.


“Colonel Anna, Kami sudah memutuskan hukuman untukmu!, Kamu akan dikurung di kamar ini hingga kita menemukan cara untuk kembali dari sini.” Ucap Queen Qlarion tegas.


”Aku akan menemani adikku!“ Kata kakakku tidak kalah tegas.


“Maaf, Kamu tidak bisa Princess.” King Zetto dibelakang Queen ikut mengeluarkan suara.


“Aku bisa!” Kata Kakakku keras kepala.


“Princess!! Saat ini kami tidak turut meng- hukummu karena engkau adalah istri dari Prince Al Fatih.” Teriak King Zetto.


“Akan tetapi Anna adalah adikku, Menghukumnya sama saja dengan menghukumku.” Kakakku balas berteriak.

__ADS_1


“Baiklah Princess, aku sudah muak! jika itu yang engkau inginkan!! Triple Zura, Jaga Princess Azusa dan Colonel Anna!! Jangan biarkan mereka keluar dan dikeluarkan dari kamar ini.” Perintah Queen, Lalu King dan Queen beranjak pergi dan pintu kamar menutup.


__ADS_2