
General melesat dengan Liger, Disamping nya Zeeking ikut melaju kencang. Sejenak G.Arrai menyuruh Liger berhenti, dia melihat siluet dari sebuah bukit. Siluet seorang penunggang kuda. Dia bersegera mengaktifkan senjatanya, Dan melesat ke arah siluet itu. Ketika semakin dekat tampaklah bahwa siluet tadi adalah sosok berjubah putih yang tidak lain adalah...
“Assassins!!, Bukankah kelompok itu telah lama hilang karena serangan kaum barbar!” G.Arrai Bersegera menembak Assassins tersebut. Ketika Assassins itu menoleh, Sepatah kata terdengar.
''Eh'' lalu peluru hire Arrai menembus tubuhnya.
Namun General sangat terkejut ketika mendapati Assassins itu masih berdiri tegak. Tubuhnya tidak terluka sama sekali padahal jelas-jelas peluru itu menembus tubuhnya. Assassins itu seperti tidak sadar bahwa dia barusan ditembak oleh G.Arrai, Sebaliknya dia malah menyapa General muda tersebut. “Arrai?”
G. Arrai semakin terkejut ketika Assassins itu
mengetahui namanya. Sehingga dia meninju pipi Assassins tersebut sampai Assassins itu terjatuh dari kudanya hingga tudungnya terbuka. Sehingga terlihat bahwa dia adalah Prince Al Fatih.
“Eh Prince, Mengapa kamu ada disini?” Tanya G.Arrai terkejut.
“Tentu saja mencarimu!!” Prince menjawab dengan ketus.
“Ayo ikut denganku kita akan kembali!”
“Kembali kemana Prince?. Bukankah perkemahan kita telah hancur”General Arrai ragu-ragu. Dia curiga dengan sikap Prince yang tidak biasa.
“Ke suatu tempat. Sudahlah diam jangan banyak bertanya ikuti saja aku!” Kuda Prince bergerak melaju kencang dan diikuti dengan waspada oleh General dengan menaiki Phoenix.
“Eh Prince, Apakah anda marah padaku karena kutinju wajahmu tadi?” Tanya G.Arrai memastikan.
“Tidak ini memang sifat asliku!!”
''Sejak kapan Prince memiliki sifat yang menyebalkan seperti ini'' Batin Arrai.
“Lalu mengapa tadi sifatmu sangat ramah Prince?”
“Tadi aku terlalu senang karena misiku telah selesai hingga lupa mengubah ekspresi!!”Kali ini General Arrai benar-benar yakin kalau dia bukan Prince Al Fatih.
...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...
__ADS_1
Puluhan manusia berjubah yang menjaga tempat itu bergerak mendekati asal suara. Tidak terkecuali Clarissa dan sosok berjubah yang bersamanya. Ketika Prince mendengar derap langkah dia bergegas bersembunyi pada ceruk batu yang ada di sekitarnya. Prince sangat terkejut ketika mendapati Clarissa bersama sosok-sosok berjubah mengerikan.
“Clarissa, Tidak kusangka dugaanku benar!”Batin Al Fatih.
“Cari asal suara tadi jangan biarkan dia lolos!!” Perintah Clarissa kepada para penjaga.
“Jangan kemana-mana! karena aku sudah ada disini, Mata-mata!!” Prince keluar dari tempat persembunyiannya. Semua yang berada disana terkejut namun mereka tidak sekejut Clarissa.
“Al Fatih, Apa yang kau lakukan disini!!” Bentaknya.
“Ugh, Sayang sekali..Kepercayaan King dikhianati.” Kata Prince menyesal.
“Hei kutanya sekali lagi, Bagaimana kamu bisa menemukan tempat persembunyian kami?!”
“Kasihan sekali engkau King. Bahkan dia mengirimku kesini untuk menjemputmu karena dia sangat peduli padamu!” Kali ini Clarissa terdiam. Dia menelan ludah.
“Jadi kedatanganmu kesini untuk menjemputku?” Sebelum Prince menjawab terdengar suara yang menyurutkan niatnya.
“Itu nenekmu Clarissa dan astaga aku tidak menduga bahwa engkau adalah pewaris kelompok mengerikan ini. Tahu gitu sedari tadi harusnya kamu langsung kubunuh!!” Prince menghunus Zulfikar sang pedang legendarisnya.
“Kamu berani mengancam cucuku dihadapanku!!!, Sudah bosan hidup rupanya” Pertarungan hebat akan terjadi jika Prince tidak memutuskan untuk mencair dan keluar dari gua.
“Berani kamu lari?!!” Nenek tua itu hendak mengejar Prince Al Fatih jika Clarissa tidak dalam masalah. Air meluncur keluar dari bebatuan didalam gua. Air itu menenggelamkan Clarissa lalu membawa nya keluar gua. Nenek tua hendak menghilangkan air yang membawa Clarissa dengan sihirnya jika tidak datang sebuah air yang hendak menghantamnya dari samping.
Dan dengan sihirnya, air yang hendak meng- hantamnya itu menguap hilang. Namun ceruk- ceruk di gua tersebut memuncratkan air yang berubah wujud menjadi Prince palsu. Di tangan mereka tergenggam Zulfikar yang juga palsu karena mereka terbuat dari air.
Sekejap lorong-lorong di gua tersebut menjadi peperangan sengit. Para penjaga melawan Prince tiruan, Namun tiruan tetaplah tiruan. Mereka meniru Prince dari akalnya hingga fisiknya. Mereka meniru semuanya hingga benar-benar mirip Prince. Ingatan mereka pun sama dengan Prince kecuali kekuatan.
Mereka tidak mampu mengendalikan ataupun mengeluarkan air. Karena mereka sendiri berasal dari air, Itu bisa merusak wujud mereka. Namun jika hanya mencair atau merubah wujud mereka dapat melakukannya.
Sedangkan diluar sana Prince berhasil membawa Clarissa keluar dari gua. Dia bergegas membawa Clarissa menuju K. Zetto.
...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...
__ADS_1
Sampai saat ini Konvoi baik-baik saja hingga saat itu didepan mereka terlihat jembatan batu yang curam untuk memasuki sebuah gua yang sangat gelap. Itu sebuah gua yang pernah dilihat oleh G.Arrai dan P.Al Fatih. Saat mereka hendak melintasi jembatan itu Haq memutuskan untuk turun dan menemui K.Zetto.
“King didepan sana ada sebuah gua yang bertuliskan kalau ingin memasuki gua harus mengucapkan sandi atau menghacurkan semua halangan!!” Jelas Haq yang masih dikira oleh King sebagai Al Fatih.
“Baiklah Al Fatih coba dengarkanlah apa yang akan mereka ucapkan!!!” Perintah King. “Maaf King aku adalah Haq” Jelas Haq jujur bahwa dia hanyalah tiruan.
“Oh kamu tiruan ya. Al Fatih itu dia pasti memilih untuk menjalankan misi yang lain agar tidak hanya diam menjagaku...Dasar dia itu lebih suka yang menantang!!”
“Hmm, Baiklah King, aku mohon pamit” Ijin Haq.
...🏰KINGDOM OF HEAVEN🏰...
Saat itu Prince Henry yang sedang memimpin konvoi mengucapkan sandi dengan lirih. Sehingga tidak ada yang mendengar nya kecuali Haq dia saat itu merubah wujudnya menjadi embun di semak-semak yang tidak jauh dari situ.
“Deus vult! Jayalah Kingdom Of Black!” Seketika gua itu tenggelam menggantikan padang bunga yang sangat indah berada diatas gua tersebut. Namun di padang gua tersebut banyak sekali bertebaran Hypfly.
“Pasukan turunkan penutup mata di helm kalian!!!” Perintah Prince Henry. Sebelum konvoi itu bergerak melintasi padang bunga. Haq bersegera menemui King Zetto.
“King gua didepan kita tenggelam ke dalam tanah dan diatas nya terdapat padang bunga yang sangat indah!!. Tadi aku melihat Prince Henry memerintah para pengawalnya untuk menutup mata mereka. Sebaiknya anda juga melakukannya King!!.” Jelas Haq memberitahu Informasi terbaru. King yang heran akan hal itu melihat keluar melalui jendela, Alangkah terkejutnya ia saat melihat hypfly tersebar dimana-mana.
“Kupu-kupu itu!!...Para petinggi KOH tutuplah gorden yang ada didekat kalian. Jangan melihat simbol yang ada pada sayap kupu-kupu yang bertebaran di padang bunga ini!!” Perintah King tegas. Lalu semua yang berada di dalam kereta kuda bergegas melakukan hal yang di perintah kan oleh K.Zetto.
“Ada apa dengan simbol di sayap kupu-kupu yang cantik itu King?” Tanya AF. Zilver.
“Aku pernah terhipnotis oleh simbol itu ketika terkagum dengan keindahan kupu-kupu ini. Dan karena itulah Clarissa menemukanku yang sedang terjatuh disebuah lubang.” Kata King menjelaskan mendadak dia teringat dengan Clarissa. Dia bertanya-tanya apa kabarnya apakah Prince berhasil menjalankan misinya.
“Jadi kamu menghilang karena kupu-kupu itu Zetto?” Tanya Queen Qlarion teringat kejadian di padang bunga yang sebelumnya mereka lewati.
“Iya, dan saat itu aku sama sekali tidak tersadar hingga sebuah anak panah melesat hendak mengenaiku!” Jawab K.Zetto.
“Hah, Appaa?” Serentak semuanya terkejut.
“Sudahlah saat kita sampai nanti, In syaa Allah aku akan menceritakan semuanya.
__ADS_1